Muslim Travelers, Ini Tips Wisata Halal di Taiwan

gomuslim.co.id – Taiwan merupakan salah satu Negara yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, termasuk dari Indonesia. Hal ini karena Taiwan mempunyai banyak destinasi wisata yang eksotis dan menarik untuk dijelajah.

Namun, bagaimana jika pelancong muslim ingin liburan di pulau Formosa ini? mudahkah mendapat makanan halal dan tempat ibadah? Tenang, sekarang pemerintah Taiwan sedang gencar menghadirkan pariwisata ramah muslim.

Menurut Iman Adipurnama, Ph.D, salah satu pengagas aplikasi Halal Taiwan, saat ini kebijakan pemerintah setempat berfokus untuk mendatangkan turis dari Asia Tenggara yang kebanyakan muslim. Dengan kebijakan ini, otomatis pihak dinas pariwisata Taiwan dan pemerintah lokal juga mulai gencar membuat wisata halal.

Tahun lalu, Walikota Taipei sempat masuk iklan di salah satu restoran halal untuk promo muslim friendly. “Jadi untuk sekarang ini, untuk orang-orang yang pengen coba ke Taiwan merasakan gimana muslim friendly tourism Taiwan emang lagi bagus. Bahkan, beberapa travel agent yang ke Taiwan sendiri ada yang nawarin muslim friendly travelling, katanya.

Berikut gomuslim akan berbagi tips liburan, khususnya agar aman saat mengonsumsi kuliner di Taiwan:

1. Tulis Pantangan Makanan dengan Huruf Mandarin

Sebagai muslim, tentu kita harus menjaga diri agar tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang diharamkan. Nah, ketika ada di Taiwan dan kamu tidak bisa berbahasa mandarin, kamu bisa tulis di kertas ukuran kecil bahwa kamu muslim dan tidak memakan yang mengandung babi atau meminum alcohol. Tulis dalam bentuk aksara mandarin.

Kertas ini bisa kamu pakai saat berkunjung ke night market atau hendak membeli sesuatu untuk dikonsumsi. Penjual nanti akan paham dengan maksud dari tulisan itu.

2. Pahami Karakter Huruf Mandarin

Kebanyakan produk di toko-toko di Taiwan menggunakan aksara mandarin. Kalau kamu hendak membeli sesuatu dan ingin tahu kandungan bahan-bahannya, tidak ada salahnya jika mempelajari karakter huruf mandarin lewat google. Misal kata babi, alkohol dan lainnya.      

Jika masih bingung, kamu juga bisa install beberapa aplikasi mandarin untuk membantu. Salah satunya Pleko. Di aplikasi ini, ketika dimasukan kata-kata tadi, otomatis akan muncul karakter huruf mandarinnya.

Lain halnya jika belanja di supermarket. Di Taipei misalnya, sudah banyak daging halal (sapid an kambing) impor dari Malaysia, Indonesia, Thailand, Australia dan New Zealand. Hanya untuk daging ayam masih agak susah. Namun, di beberapa tempat sudah ada peternakan sekaligus pemotongan ayam yang tersertifikasi halal. 

3. Install Aplikasi Halal Taiwan (Halal.TW)

Aplikasi Halal Taiwan ini dijamin akan sangat membantu kamu para pelancong muslim saat di sana. Selain tersedia dalam empat bahasa (Mandarin, Inggris, Indonesia, Melayu), aplikasi ini juga menghadirkan beragam informasi yang cukup lengkap karena diambil dari data Chinese Muslim Association (CMA) Taiwan.  

Beberapa fitur yang tersedia pada aplikasi ini diantaranya info tempat Halal terdekat di peta, melakukan panggilan atau cek rute perjalanan langsung dari HP, cari kuliner Halal (restoran, toko, kafe), cari hotel dan tempat wisata, cari masjid dan tempat Islami di Taiwan, saring hasil pencarian berdasarkan kota dan stasiun (MRT, TRA, HSR).

 

Baca juga:

Ini Aplikasi Halal Taiwan Karya Anak Bangsa

 

Aplikasi ini menggunakan teknologi sinkronisasi lokal, yang mana data akan disimpan ke dalam media penyimpanan lokal di HP pengguna. Artinya, pengguna tidak harus selalu tersambung ke Internet untuk menggunakan aplikasi. Setiap perubahan yang pengguna lakukan selama tidak tersambung ke Internet akan disetor saat sudah kembali tersambung.

4. Kunjungi Masjid

Jika kamu ingin tahu tentang perkembangan muslim di Taiwan, datanglah ke Masjid pada hari Jumat. Setelah shalat Jumat, biasanya ada pertemuan singkat dan makan bersama.

Saat ini diperkirakan sebanyak 20 sampai 40 ribu orang Taiwan beragama Islam, dan untuk warga negara asing yang berada di Taiwan sekitar 200 ribu orang beragama Islam.

Taiwan memiliki 7 masjid yang tersebar dari utara sampai selatan, dan terletak di wilayah metropolitan. Salah satu masjid tertua berada di Taipei, yang selesai dibangun tahun 1960, merupakan tempat ibadah yang paling terkenal dan penting bagi muslim Taiwan.

Ketujuh masjid tersebut yakni Masjid Taipei, Masjid Kebudayaan Taipei, Masjid Longgang di Taoyuan City, Masjid At-Taqwa di Taoyuan City, Masjid Taichung, Masjid Tainan dan Masjid Kaohsiung.

5. Cari Tahu Kondisi Iklim dan Cuaca Taiwan

Sebelum berangkat ke Taiwan, usahakan kamu mencari tahu tentang iklim dan cuaca di sana. Ini akan mempermudah kamu dalam menyiapkan kostum yang dibawa.

Taiwan terletak di daerah subtropis, dengan 4 musim, bagian utara dan selatan mempunyai karakter iklim yang berbeda, suhu rata-rata setiap tahun sekitar 22 derajat, suhu musim dingin rata-rata 12-17 derajat, sedangkan di musim panas bisa mencapai diatas 30 derajat.

Selain itu, bagian selatan Taiwan lebih dekat dengan iklim tropis, suhu cuaca lebih tinggi dibandingkan dengan bagian utara Taiwan, perubahan suhu di musim dingin dan musim panas juga lebih kecil di bandingkan dengan bagian utara. (njs)

 

Baca juga:

Hari Keempat di Taiwan, Jelajah Desa Pelangi sampai Landmark Unik di Taipei

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top