#MuslimLifestyle

Siwak, Sunnah Membersihkan Gigi dan Mulut

gomuslim.co.id – Rasulullah SAW bersabda: “Kalau tidak karena akan memberatkan umatku, maka akan kuper perintah mereka untuk bersiwak setiap akan wudhu.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits lain, Nabi bersabda: “Bersiwak itu membersihkan mulut dan merupakan sesuatu yang mendatangkan ridha Rabb.” (HR. Bukhari dan An Nasa’i).

Membersihkan gigi dan mulut merupakan sunnah bagi seorang muslim. Sekarang, kita sudah terbantu dengan hadirnya sikat gigi, pasta gigi dan obat kumur. Nah bagaimana dengan zaman dahulu sebelum ada peralatan tadi?

Dalam Islam, kita mengenal istilah siwak. Siwak merupakan salah satu sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Siwak atau miswak sering disebut pohon arak oleh bangsa Arab. Siwak merupakan akar dari pohon salvadora Persia yang digunakan untuk membersihkan gigi, gusi dan mulut.

Siwak telah digunakan lebih dari 7000 tahun. Berbeda dengan sikat gigi biasa, siwak merupakan gabungan dari sikat gigi dan pasta gigi yang memiliki sifat antibakteri. Salvadora Persia memiliki fungsi sebagai anti-urolithiatik, akar dan pohon dahan ini sudah lama digunakan untuk membersihkan gigi secara alamiah,sebagaimana di dalam dahannya terdapat serat yang lembut.

Penggunaan siwak ini tersebar di seluruh penduduk muslim didunia. Siwak telah menjadi entitas umum dan budaya di Negara-negara muslim.

Kapan waktu bersiwak?

  1. Ketika gigi mulai berwarna kuning
  2. Ketika akan berwudhu
  3. Ketika akan mengaji
  4. Ketika akan membaca taawudz
  5. Ketika akan berdzikir
  6. Ketika membaca hadist
  7. Ketika melaksanakan shalat

Tata cara menggunakan miswak atau siwak

Setelah kita mengetahui apa itu siwak, pasti dalam benak kita berfikir gimana sih cara menggunakan nya?

Pertama, kita ambil batang atau cabang siwak lalu dipotong berukuran pensil dengan panjang 15-20 cm,stik kayu ini dapat kita persiapkan dari akar, tangkai dan ranting atau batang tanamanya.untuk stick yang ukuran nya 1cm dapat digigit dengan mudah.dan memberikan tekanan yang tidak merusak gigi.

Selanjutnya, kulit stik miswak ini dihilangkan atau dibuang. Yang kita gunakan hanya pada ujung stik nya saja.

Siwak yang kering jika kita pakai akan merusak gigi dan cara mengatasinya kita rendam stik miswak dalam air segar selama 1 hari, air rendaman juga bias kita pakai untuk berkumur-kumur

Bagian ujung miswak yang sudah hilang kita gigit kita kunyah sampai terurai seperti berus.

Bagian sudah seperti berus kita gosokan pada gigi dengan pelan-pelan,selain gigi  bisa juga digunakan untuk membersihkan lidah

Manfaat Siwak

Siwak termasuk sunnah yang paling sering dan yang paling senang dilakukan oleh Rasulullah SAW. Siwak merupakan pekerjaan yang ringan namun memiliki faedah yang banyak baik bersifat keduniaan yaitu berupa kebersihan mulut, sehat dan putihnya gigi, menghilangkan bau mulut, dan lain-lain.

Bahkan, organisasi kesehatan dunia (WHO) juga merekomendasikan siwak untuk membersihkan gigi dan mulut secara alami, karena didalam siwak terdapat banyak zat seperti, luoride, abrasive, antiseptic dan enzim inhibitor yang bermanfaat untuk kesehatan mulut dan gusi kita.

 

Baca juga:

Berpahala Rumah di Surga, Begini Ketentuan Shalat Sunnah Rawatib

 

Dalam laporan U.S. National Library of Medicine, Hassan Suliman Halawany (2012) menuliskan kandungan kimia yang ada dalam siwak. Hasan menyebutkan hasil penelitian AlLafi and Ababneh (1995) soal siwak.

Hasil penelitian itu menunjukkan kandungan mineral alami siwak, yakni antibacterial acids seperti astringents, abrasive dan detergents yang bisa membunuh bakteri dan mencegah infeksi.

Kandungan lainnya seperti klorida, fluoride, silika, sulfur, vitamin c, trimethyl amine, salvadorine, tannins, pottasium, sodium bicarbonate berfungsi untuk membersihkan gigi, memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi.

Berikut manfaat dari bersiwak:

1. Mencegah pembusukan dan gigi berlubang

2. Membersihkan plak

3. Mengatasi bau mulut

4. Melawan pertumbuhan bakteri jahat

5. Melindungi dan memperkuat gusi

6. Anti-karsinogenik dan analgesik

7. Menyegarkan mulut

8. Terjangkau dan efektif

9. Menyaring suara

10. Menajamkan mata

11. Menyehatkan pencernaan

12. Membantu proses melembuatkan makanan

 

Sumber:

WHO, 1984, Prevention Methods and Programmes for Oral Health. Report of a WHO Expert Committee Technical Report Series 713

Hello Sehat, Muslimah, Al Manhaj, Dbs 

 

Baca juga:

Muslim Travelers, Ini Tips Wisata Halal di Taiwan


Back to Top