#RamadhanGuide (17)

Catat Lima Hal Ini Agar Ibadah Puasamu Tidak Sia-Sia

gomuslim.co.id – Puasa merupakan ibadah yang paling rahasia. Hanya Allah SWT dan yang menjalankan ibadah puasa yang mengetahuinya. Bulan suci Ramadhan adalah momen dimana umat Islam di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa.

Ada banyak ganjaran pahala dijanjikan Allah SWT bagi orang yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Namun, ada juga lho yang tidak mendapatkan apa-apa dari berpuasa kecuali lapar dan dahaga. Ini sebagaimana dalam sebuah hadits Nabi sebagai berikut:

Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar dan dahaga” (HR. Ath Thobroniy dalam Al Kabir dan sanadnya tidak mengapa. Syaikh Al Albani dalam Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084 mengatakan bahwa hadits ini shohih ligoirihi –yaitu shohih dilihat dari jalur lainnya-).

Sahabat gomuslim, pasti tidak mau rugi ya, berpuasa tapi tidak mendapat apa-apa termasuk pahala. Lantas, bagaimana supaya puasa kita berfaedah dan tidak sia-sia? Berikut gomuslim akan merangkum tipsnya untuk pembaca sekalian:

1. Luruskan Niat Puasa

Dalam Islam, niat merupakan tolak ukur awal seseorang sebelum beramal. Meluruskan dan memperbarui niat (tajdidun niyat) menjadi hal penting sebelum menjalankan ibadah puasa. Ketika niat sudah kuat, maka menjalankan puasa nantinya akan sungguh-sungguh, tidak malas-malasan.

Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits mengatakan bahwasannya setiap amal tergantung pada niat. Nah, kalau sahabat gomuslim mau puasanya tidak sia-sia, maka luruskan dulu niatnya hanya untuk Allah SWT.

Allah SWT berfirman dalam sebuah hadits Qudsi, "Maka puasa itu adalah karena Aku dan Aku sendiri yang akan memberikan balasannya" (HR Bukhari Muslim).

Kemudian Nabi Muhammad SAW dalam dalam sebuah hadits berkata: “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niat. Dan setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan….” (HR. Muslim)

2. Jaga Lisan

Selain menjaga perut dan kemaluan, seorang yang berpuasa juga wajib menjaga lisan dari perkataan dusta (bohong), ghibah (menggunjing), namimah (mengadu domba), dan sumpah palsu (hifdzul lisan). Semua ini harus benar-benar terjaga agar pahala puasa kita tidak terhapus karena lisan.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta malah mengamalkannya, maka Allah tidak butuh dari rasa lapar dan haus yang dia tahan.” (HR. Bukhari no. 1903).

Dalam hadist lain, ”Apabila seorang diantara kalian berpuasa maka janganlah ia berkata kotor, berteriak-teriak (bertengkar), dan bertindak bodoh. Jika ada orang yang mencela atau mengajaknya bertengkar maka katakanlah : ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa (dua kali)’ ” (HR. Bukhari dan Muslim)

3. Jaga Pandangan dan Pendengaran

Sahabat gomuslim, puasa itu ibarat latihan untuk menjadi orang bertakwa. Nah, untuk mencapai tujuan itu, penting bagi orang yang berpuasa untuk menjaga pandangan dan pendengaran. Menjaga mata dari melihat hal-hal yang tidak baik (ghodul bashar). Menjaga pendengaran dari mendengar yang haram (kafful sam'i).

Ini agar kita tidak mudah terjerumus ke dalam dosa dan puasa tidak sia-sia. Seperti kita tahu, mata adalah sahabat sekaligus penuntun bagi hati. Mata mentransfer berita-berita yang dilihatnya ke hati sehingga membuat pikiran berkelana karenanya.

Karena melihat secara bebas bisa menjadi faktor timbulnya keinginan dalam hati, maka syariat memerintahkan untuk menundukkan pandangan terhadap hal yang dikhawatirkan menimbulkan akibat buruk.

Allah Ta’ala berfirman, “Katakanlah kepada laki-laki yang beriman,’Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya. Yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.’” (QS. An-Nur [24] : 30).

Jabir bin ‘Abdillah menyampaikan petuah yang sangat bagus : “Seandainya kamu berpuasa maka hendaknya pendengaranmu, penglihatanmu dan lisanmu turut berpuasa dari dusta dan hal-hal haram serta janganlah kamu menyakiti tetangga. Bersikap tenang dan berwibawalah di hari puasamu. Janganlah kamu jadikan hari puasamu dan hari tidak berpuasamu sama saja.”

 

Baca juga:

Ini Makanan Sehat yang Wajib Dikonsumsi Saat Buka Puasa

 

4. Hidupkan Ramadhan dengan Amalan Kebaikan

Sahabat gomuslim, ada banyak amalan-amalan yang dicontohkan Rasulullah SAW ketika datang bulan suci Ramadhan (al-ihya ar-Ramadhan). Ramadhan adalah bulannya Alquran (syahrul Quran), maka kita hidupkan Ramadhan ini dengan membaca, menghafal, mengkaji, mengajarkan, dan mengamalkan Alquran tersebut.

Ramadhan adalah bulan puasa (syahrul shiyam), maka kita hidupkan Ramadhan dengan berpuasa dan menahan diri dari hal-hal yang diharamkan. Ramadhan adalah bulan kasih sayang (syahrul rahmah), maka kita hidupkan Ramadhan dengan saling menyayangi, saling memaafkan, dan saling memberi. Ramadhan pun adalah bulan amal (syahrul 'amal), maka kita hidupkan Ramadhan ini dengan amal-amal kebajikan.

5. Puasa Karena Iman dan Ikhlas

Ada ungkapan bahwa setinggi-tingginya amal adalah yang ikhlas. Berpuasa tanpa diiringi dengan keimanan dan keikhlasan menjadi sia-sia. Jika seseorang puasa namun tidak ikhlas, tidak karena Allah, ibadahnya tidak akan diterima.

Termasuk keutamaannya, hanya bisa didapatkan kalau didasari iman dan hanya mengharap balasan dari Allah. “Siapa saja yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap perhitungan (pahala) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Muttafaq ‘Alaih)

Ibnu Baththol rahimahullah mengatakan, “Yang dimaksud karena iman adalah membenarkan wajibnya puasa dan ganjaran dari Allah ketika seseorang berpuasa dan melaksanakan qiyam ramadhan.

Sedangkan yang dimaksud “ihtisaban” adalah menginginkan pahala Allah dengan puasa tersebut dan senantiasa mengharap wajah-Nya.” (Syarh Al Bukhari libni Baththol, 7: 22). Intinya, puasa yang dilandasi iman dan ikhlas itulah yang menuai balasan pengampunan dosa yang telah lalu.

Demikian lima hal yang perlu diperhatikan agar puasa kita tidak menjadi sia-sia. Semoga bulan Ramadhan ini menjadikan kita semakin bertakwa dan puasa kita diterima di sisi Allah SWT. Aamiin.

Wallahu’alam Bishawab

Sumber: Rumahsyo, Muslimafiyah, Bersama Dakwah, IZI. (foto:hellosehat)

 

 

Baca juga:

Jadi Amunisi Tubuh, Ini 8 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Saat Sahur

Komentar

    Tulis Komentar

    Kode Acak

    *Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top