#RamadhanGuide (23)

Tips Puasa bagi Ibu Hamil

gomuslim.co.id – Hukum berpuasa bagi setiap Muslim pada Ramadhan adalah wajib. Utamanya, bagi mereka yang sudah memasuki masa baligh, berakal, tidak sedang dalam perjalanan (musafir), tidak sakit.

Karena Ibadah puasa wajib ini merupakan ibadah yang hanya bisa dijalankan satu kali dalam setahun. Tak heran, banyak muslim yang tidak ingin melewatkan kesempatan beribadah ini, tak terkecuali ibu hamil. Walaupun ibu hamil membutuhkan banyak nutrisi untuk menunjang perkembangan dan pertumbuhan bayinya, namun ibu hamil yang sehat masih diperbolehkan untuk menjalankan ibadah puasa. 

Wanita hamil memiliki dua pilihan ketika memasuki bulan Ramadan. Mereka boleh menjalankan ibadah puasa atau meninggalkannya jika tak mampu. Sebagai gantinya ibu hamil tersebut harus membayar fidyah, yakni memberi makan orang miskin dengan takaran satu hari mengkonsumsi makanan, contohnya apabila dalam satu hari 3 kali makan dengan menu Ayam Bakar, maka harga ayam bakar tersebut dijadikan rupiah dan dikalikan dengan tiga kali dirinya makan dalam satu hari tersebut.

Di awal kehamilan biasanya ibu hamil memilih untuk tetap berpuasa. Sebelum berpuasa alangkah baiknya kamu berkonsultasi dulu ke dokter serta mengikuti beberapa tips di bawah ini.

1. Cukupi kebutuhan cairan tubuh

Perbanyaklah minum air putih saat sahur maupun berbuka agar tubuhmu tak merasa dehidrasi di siang harinya. Normalnya kebutuhan air minum minimal 8 gelas sehari. Kamu dapat membaginya dengan 4 gelas saat sahur dan 4 gelas ketika berbuka. Jauhilah minuman dingin karena dapat mengurangi kinerja lambung. Kurangi juga minuman manis saat sahur agar tubuh tak mudah lemas dan lapar saat berpuasa.

2. Konsumsi makanan kaya nutrisi

Makanlah makanan bergizi ketika sahur dan berbuka untuk mencukupi kebutuhan janin serta menjaga kesehatan ibu saat berpuasa. Seimbangjuga porsi makanan. Lebih baik porsi sedikit tapi sering daripada sekali tapi terlalu banyak.

Karena itu, ibu hamil harus lebih memerhatikan asupan makanan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi saat puasa. Beberapa hal yang mungkin membantu Anda dalam menjalankan puasa saat hamil adalah:

  • Pastikan ada sumber karbohidrat (nasi, mie, kentang), protein hewani (ikan, daging, ayam), protein nabati (tahu, tempe, kacang-kacangan), sayuran, dan buah-buahan di piring Anda saat buka puasa dan sahur.
  • Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan, setidaknya 5 porsi per hari, untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral Anda, terutama zat besi, asam folat, vitamin A, kalsium, dan lainnya.
  • Kurangi makanan dengan kadar gula tinggi. Makanan ini dapat membuat Anda cepat kenyang, tapi juga membuat Anda cepat lapar setelahnya. Biasanya makanan dengan kadar gula tinggi juga tidak mengandung banyak nutrisi penting.
  • Perbanyak asupan cairan Anda, air putih merupakan yang terbaik. Anda juga bisa mendapatkannya dari susu dan jus buah, yang juga mengandung banyak nutrisi penting.
  • Kurangi konsumsi kopi, teh, dan minuman bersoda untuk membantu mempertahankan hidrasi tubuh Anda saat puasa. Sebaliknya, minum air kelapa muda dapat membantu mempertahankan hidrasi dan mencegah kelelahan saat puasa.

3. Hindari makanan pedas dan berlemak

Hindarilah makanan pedas dan berlemak yang berdampak buruk pada kondisi tubuhmu. Makanan pedas dapat mempengaruhi perubahan hormon, menimbulkan rasa mulas serta memicu rasa mual dan muntah. Sedangkan makanan berlemak dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh serta kesehatan ibu dan calon bayi. Gantilah dengan makanan berserat dan karbohidrat yang memiliki kualitas tinggi.

4. Minum susu ibu hamil saat buka dan sahur

Jangan lupa untuk meminum susu ibu hamil untuk menjaga perkembangan janin dan mengurangi risiko anemia pada ibu hamil. Jika biasanya kamu mengonsumsinya pada pagi dan malam hari, maka gantilah dengan meminum segelas susu hangat saat sahur dan berbuka. Seimbangkan pula dengan banyak meminum air putih.

5. Mengkonsumsi vitamin

Ibu hamil juga membutuhkan makanan yang mengandung vitamin untuk menjaga vitalitas tubuh. Berkonsultasilah ke dokter terlebih dahulu untuk memutuskan vitamin mana yang cocok bagi tubuh dan kesehatan janinmu. Sehingga vitamin yang dikonsumsi dapat bermanfaat secara maksimal serta mengurangi risiko obat-obatan pada ibu hamil.

6. Istirahatlah yang cukup

Saat berpuasa cukupkan istirahatmu. Jangan melakukan aktivitas yang terlalu berat sehingga menyebabkan tubuhmu kelelahan. Ketika tubuh dalam kondisi stabil, hal ini juga berdampak pada kesehatan janin dan tubuhmu. Hindari pula hal-hal yang bisa membuatmu tertekan atau stres agar kamu dapat menjalankan puasa dengan nyaman.

7. Batalkan puasa jika kondisi tubuh memburuk

Apabila tubuhmu terlalu lemas dan kamu merasa tak sanggup menjalani puasa di siang harinya, jangan memaksakan diri untuk melanjutkan puasa. Terlebih jika keadaan itu dibarengi dengan gejala seperti pusing, perut mulas, muntah-muntah, keringat dingin, dan kondisi buruk lainnya. Segeralah pergi ke dokter jika kamu tak bisa mengatasinya sendiri.

Sahabat Muslimah gomuslim yang di Rahmati Allah, sebelum menjalankan ibadah puasa, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda terlebih dahulu. Tanyakan pada dokter Anda apakah kondisi Anda memungkinkan untuk menjalankan puasa? Dokter akan mempertimbangkan kondisi kesehatan dan tahap kehamilan Anda untuk menentukan apakah tubuh Anda mampu untuk puasa atau tidak. 

Semoga Allah memberikan kelancaran, kesehatan dan kebaikan bagi sahabat muslimah gomuslim yang sudah memiliki niat baik dalam meraih Ridho-Nya. Aamiin yaa Robbal’alamiin.

Wallahualam bissawab

(hmz/hellosehat/khazanah/muslimah/doktersehat/islam/dakwah)


Back to Top