#RamadhanGuide (27)

Ini Tips Kuat Puasa Saat Mudik

gomuslim.co.id – Mudik, adalah aktivitas yang tidak terlepaskan bagi umat muslim khususnya yang ada di Indonesia. Karena banyaknya masyarakat yang berpindah ke lain daerah untuk merantau, aktivitas mudik untuk bertemu saudara dan kerabat menjadi sebuah hal yang ditunggu-tunggu.

Namun, saat mudik tentu bertepatan dengan ibadah puasa. Dalam kajian ilmu fiqih, diperbolehkan bagi pemudik atau seseorang yang melakukan perjalanan jauh/safar untuk mengqoshor shalat yaitu meringkas shalat yang berjumlah empat raka’at (Dzuhur, ‘Ashar dan ‘Isya’) menjadi dua raka’at. Mengqoshor shalat di sini hukumnya wajib sebagaimana hadits dari ‘Aisyah, yang diriwayatkan Bukhari no. 350 dan Muslim no. 685.

“Dulu shalat diwajibkan dua raka’at dua raka’at ketika tidak bersafar dan ketika bersafar. Kewajiban shalat dua raka’at dua raka’at ini masih berlaku ketika safar. Namun jumlah raka’atnya ditambah ketika tidak bersafar.”

Mengqoshor shalat tetap boleh dilakukan walaupun safar yang dilakukan penuh kemudahan.  Keringanan qoshor shalat itu ada karena melakukan safar dan bukan karena alasan mendapat kesulitan. Sebagaimana Hadits yang diriwayatkan Abu Daud, At Tirmidzi, An Nasa-i dan Ibnu Majah.

 “Allah ‘azza wa jalla melepaskan dari musafir separuh shalat.”

Dalam hadits ini qashar shalat dikaitkan dengan safar dan bukan dikaitkan dengan kesulitan. Sehingga walaupun safar yang ditempuh penuh kemudahan, tetap masih diperbolehkan untuk mengqoshor shalat.

Sementara, keringanan lain bagi pemudik yakni diperbolehkannya tidak berpuasa jika mengalami kesulitan untuk berpuasa ketika safar. Dalam hadits yang diriwayatkan HR. Bukhari no. 1946 dan Muslim no. 1115 Jabir bin ‘Abdillah mengatakan,

 “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika bersafar melihat orang yang berdesak-desakan. Lalu ada seseorang yang diberi naungan. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Siapa ini?” Orang-orang pun mengatakan, “Ini adalah orang yang sedang berpuasa.” Kemudian Nabi saw bersabda, “Bukanlah suatu yang baik jika seseorang berpuasa ketika dia bersafar”.

Artinya dikatakan tidak baik berpuasa ketika safar karena ketika itu adalah kondisi yang menyulitkan.

Namun apabila tidak mendapati kesulitan untuk berpuasa ketika safar, maka puasa ketika itu lebih afdhol karena lebih cepat terlepasnya kewajiban. Begitu pula hal ini lebih mudah dilakukan karena berpuasa dengan orang banyak tentu lebih menyenangkan daripada berpuasa sendiri nantinya.

Nah, untuk sahabat gomuslim yang ingin tetap kuat puasa demi mengejar keutaman-keutamaan bulan Ramadhan, simak tips agar berpuasa saat mudik tetap kuat dan fresh berikut ini:

 

1. Pilih Rute/Armada Bis Paling Aman

Sejak awal, kamu harus teliti memilih rute perjalanan agar mudikmu aman dan nyaman. Namun, bagi sahabat gomuslim yang menumpang angkutan umum, sebaiknya memilih armada bus yang nyaman supaya aman terkendali di perjalanan.


2.Pilih Waktu Mudik Yang Tepat

Salah satu penyebab utama badan lemas saat sedang mudik adalah teriknya paparan sinar matahari. Apalagi kalau sahabat gomuslim menggunakan bus umum yang tidak memiliki AC. Dari siang sampai sore kamu akan kepanasan sehingga mau tidak mau harus minum agar kondisi tubuh tidak turun.

Agar kondisi seperti ini tidak terjadi, ada beberapa waktu mudik yang cukup disarankan. Kalau jarak tempat mudiknya jauh lebih baik berangkat malam hari. Berangkat malam akan membuat kamu nyaman dan tidak mendapatkan matahari yang terik selama lebih dari 12 jam.

Untuk kamu yang membawa kendaraan pribadi,usahakan  lebih baik berangkat pagi hari setelah shalat Subuh. Udara pagi masih segar hingga 5-6 jam. Jadi, saat berada di jalanan, Anda tidak akan terpanggang di dalam bus terlalu lama.

3. Penuhi Asupan Nutrisi dan Cairan

Buat kamu yang cenderung asal memilih makanan berbuka atau sahur, kini saatnya untuk lebih aware dan peduli takaran asupan yang harus kamu makan. Saat sahur usahakan untuk makan makanan yang kalorinya mencapai 600-700 kalori atau satu pertiga total kalori harian.

Asupan cairan dan nutrisi yang cukup dapat membantu tubuhmu tetap fit dan menjaga konsentrasimu selama perjalanan. Penuhi selalu kebutuhan air putih harian sebanyak 8 gelas arau 2 liter. Saat sahur tetap minum 2-3 gelas air selanjutnya saat berbuka puasa bisa minum sisanya. Kalau perlu, tambahkan multivitamin di menu sahurmu.

4. Membawa perbekalan yang cukup

Kalau sahabat gomuslim melakukan perjalanan saat malam hari, kita terpaksa makan sahur di dalam bus. Nah, agar kebutuhan sahur tetap terpenuhi bawalah perbekalan seperti aneka roti atau kue kering, buah segar, kurma, dan air yang cukup.

Kalau kebetulan bus yang membawa kamu berhenti sejenak di rest area, sempatkan membeli nasi kotak atau makanan yang memberikan rasa kenyang. Jangan hanya minum air saat sahur karena bisa berbahaya.

5. Istirahat yang cukup

Apa pun yang terjadi, tetaplah istirahat yang cukup di dalam kendaraan. Karena kamu butuh tidur, jangan lupa memasang alarm. Dengan begitu kamu bisa turun di tempat yang tepat dan tidak kebablasan. Kalau bisa jangan pergi mudik sendirian. Lebih baik dengan banyak orang sehingga bisa saling menjaga barang dan bergantian untuk tidur.

Terakhir, pastikan kamu menjaga bawang bawaan agar jangan sampai ada yang tertinggal ya. Selamat Mudik Sahabat gomuslim!

 

Sumber: Kitab Misykatul Masobih/dbs

 

Baca juga:

Mudik Aman dan Nyaman, Ini Tipsnya


Back to Top