#PanduanIbadah

Agar Hidup Seimbang Dunia dan Akhirat, Ini Tips Istiqomah Baca Alquran Walau Sibuk Kerja

gomuslim.co.id – Sahabat gomuslim, sesibuk apakah kita dalam beraktivitas? Sehingga kita melupakan kewajiban kita untuk membaca alquran. Tidak munafik, dalam keseharian, kita dapat berjam-jam melihat media sosial, betulkan? Kenapa kita tidak menjadikan waktu berjam-jam yang kita gunakan itu untuk media sosial itu, untuk membaca Alquran?

Sangat disayang, jika ternyata Alquran yang penuh dengan keberkahan itu kita abaikan karena kepentingan pekerjaan, al-Quran dianggap tidak lebih penting dari pekerjaan,  Na’udzubillah.

Dijelaskan dalam hadist Riwayat Tirmidzi tentang manusia yang tidak pernah membaca Quran: “Sesungguhnya orang yang tidak ada dalam dirinya sesuatupun dari al-Quran laksana sebuah rumah yang runtuh.”

Padahal, seandainya Keberkahan al-Quran itu ditampakkan mungkin  yang bisa kita lihat adalah keberkahan itu  megalir kesemua arah, tidak hanya berupa pahala yang dijanjikan pada pembacanya, tapi reaksi berkah yang didapat dari al-Quran itu mengalir juga keurusan dunia kita, termasuk urusan pekerjaan kita. Allah berfirman;

“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian dari rizqi yang kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi.” (QS: Fathir [35]: 29)

Sahabat, tahu nggak?  sangat  beruntung sekali mereka yang masih bisa meluangkan sebagian waktunya untuk membaca alqurn, mengejar target untuk menyelesaikan satu juz dalam sehari, maka bagi merekalah keberkahan itu tertuang, berkah dalam keluarganya, pekerjaannya, dan berkah pada semuanya.

Kenapa bisa beruntung?

Jawabannya sudah sangat jelas, dibaca saja Alquran itu mendatangkan keuntungan, apalagi jika sampai diamalkan. Efek positifnya sangat berpengaruh besar terhadap hidup manusia.

Sahabat, Alquran dapat menjadi syafaat di akhirat kelak, bahkan, Alquran dapat menjadi penyelamat hidup kita di akhirat kelak.

Dalam Hadist Riwayat Muslim dijelaskan: “Bacalah al-Quran sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat menjadi syafaat (penolong) bagi pembacanya.”.

Lalu, bagaimana cara kita menyeimbangkan antara pekerjaan kita dengan membaca Alquran? 

Simak tips berikut ini:

 

Cintai Alquran

Ya betul, Alquran sebagai pedoman hidup kita patut kita cintai. Jadikan Alquran sebagai Pengganti smartphone yang kita miliki. Maksudnya, kita akan kebingungan, panik jika dalam melaksanakan aktivitas, smartphone tertinggal, betulkan? Nah, Alquran  juga harus demikian, panik, bingung jika Alquran tidak kita bawa. Padahal yang kita ketahui, Alquran menjadi syafaat kita kelak di Akhirat nanti.

 

Bawa Alquran Setiap Hari

Bawalah Alquran kecil ke manapun kamu pergi. Kalau selama ini kita tidak penah lepas dari smartphone, kenapa tidak kita coba berlakukan hal itu terhadap kitab suci kita ini. Kalau biasanya kita menunggu bis atau kereta dengan bermain game di smartphone atau berselancar di dunia maya, kenapa tidak kita ganti dengan membaca Alquran.

Atau sahabat, simplenya. Aplikasi dalam Smartphone saat ini ada yang berbasis alquran. Hal demikian termasuk sesuatu yang dapat membantu kita untuk mempermudah membaca Alquran. Kita ganti kebutuhan media sosial dengan kebutuhan membaca Alquran.

Target Harian

Sahabat, jadikan Alquran sebagai target harian kita. Berapa lembar atau surat atau ayat yang kit abaca setiap harinya. Dalam beraktivitas, kita melakukan shalat lima waktu dalam sehari, biasanya saat adzan dikumandangkan, kita mendapatkan waktu sekitar 10 menit untuk iqomah. Selepas shalat dua rakaat sunnah, kita dapat pergunakan dengan membaca Alquran.

Selain itu sahabat, kita juga dapat menggunakan waktu kita 30 menit hingga 1 jam selepas shalat subuh. Usahakan untuk memiliki target harian setiap harinya. Pastikan kita dalam menyelesaikan 1 juz dalam 1 hari

Atau bagikan saja setiap selepas shalat. Misalnya masing-masing setelah shalat subuh dua lembar, kemudian, apabila kita pengguna kendaraan kereta atau bus yang duduk manis saja sebagai penumpang, kita dapat alokasikan waktu kita untuk membaca Alquran. Dengan cara seperti itu kita bisa dengan mudah dan cepat khatam Alquran.

 

Disiplin

Untuk memperlancar bacaan quran serta fasih dalam melafadzkannya, kita butuh disiplin dalam melaksanakannya. Bahkan, dari disiplin itulah, akan adanya ghiroh kebutuhan untuk terus menerus membaca Alquran.

Sahabat gomuslim, demikian penulis dapat menyampaikan sedikit tips kita bisa balance antara dunia dengan akhirat. Semoga Allah melindungi kita serta memberikan kita syafaat di akhirat kelak. Aamiin yaa Robbal 'alamiin. (hmz/gomuslim)

 

 Wallahu A'lam Bishowwab

 

Sumber:

-Hasil wawancara dengan Ustadz Suwandi pada Selasa, (01/10/2019) sebagai pendiri yayasan Al Amanah yang bergerak di bidang Dakwah dan Pendidikan, serta Sosial. Beliau juga sebagai seorang Dosen di Universitas Bina Sarana Informasika. Saat ini, Beliau berdakwah di wilayah Bekasi.

-Yang disampaikan ustad Suwandi melalui Quran dan Hadist dikembangkan dalam artikel oleh penulis gomuslim.


Back to Top