Musim Umrah Ramadhan, Pemuda Mekkah Terlibat untuk Tertibkan Kondisi Keramaian Masjidil Haram

Meskipun kota Mekkah dan Madinah tengah mengalami musim panas, namun dua kota ini tetap ramai dikunjungi, bukan karena kemegahannya namun karena sejarah titik tumbuhnya Islam berada di sana. Ketika Masjidil Haram dan Masjid Nabawi makin ramai dikunjungi banyak orang, tentunya ketertiban harus dijaga agar terciptanya suasana yang aman dan nyaman. Namun kerumunan jemaah terbilang sangat banyak, bahkan di Masjidil Haram mencapai 900 ribu jemaah sedangkan di Masjid Nabawi mencapai 500 ribu.

Dengan demikian maka total jemaah diprediksi sekitar 1-1,4 juta orang tiap harinya yang melakukan ibadah di Masjid Haramian (Masjidil Haram dan Masjid Nabawi). Jumlah manusia sebanyak itu berkumpul dalam dua tempat berbeda, hal ini dapat membahayakan jika tidak ada penertiban dari petugas keamanan tertentu. Sebelum memasuki bulan suci Ramadhan tepatnya pada (04/06/2016), Pemerintah Arab Saudi telah mengerahkan 30 ribu lebih tentara yang ditugaskan untuk mengamankan dan menjaga ketertiban di Masjidil Haram. (baca: 30 Ribu Tentara Bergerak ke Masjidil Haram, Ada Apa?)

Kondisi seperti ini sama artinya dengan 1 orang petugas keamanan mengatur 30 orang jemaah, maka dari itu banyak pemuda di Mekkah dari mulai pelajar, pramuka sampai organisasi pemuda di Mekkah tergerak untuk membantu tugas Asykar dalam menertibkan dan melayani jemaah umrah di Masjidil Haram.

jflkasjdfl

Hari ini beberapa pelajar di Mekkah secara sukarela datang ke Masjidil Haram mengenakan kaos sekolah sebagai identitas bahwa mereka adalah pelajar, mereka datang membantu petugas untuk membagikan air Zamzam dan tisu. Mereka dibekali semacam tas kuning yang berisi botol air minum, banyak jemaah yang mengambil air dan tisu yang mereka bagikan secara cuma-cuma. 

Pada sisi lain, organisasi pemuda yang mengatasnamakan “Syabab Mekkah” kemarin terjun ke Masjidil Haram untuk membantu petugas asykar dalam penanggulanagan keramaian jemaah. Organisasi yang dibentuk 10 lalu yang lalu ini adalah organisasi nonprofit yang bergerak dalam kegiatan sosial termasuk apa yang telah dikerjakan di Masjidil Haram kemarin. “Para anggota  merupakan orang yang telah terdidik mengenai pentingnya pekerjaan dan mereka membatu jemaah umarah tanpa mengaharapkan imbalan materi,” ungkap salah seorang anggota Syabab Makkah seperti yang dikutip dari Saudi Gazzette, Selasa, (14/06/2016).

Membantu jemaah umrah di bulan Ramadhan ini merupakan anugrah tersendiri bagi anggota Syabab Makkah menurut mereka hal ini dapat melupakan rasa lapar dan haus ketika puasa seperti yang dialami Ahmed Al Shari, “Saya bisa melupakan beratnya menjalankan ibadah puasa ketika saya membantu jemaah Umrah di Masjidil Haram,” ujar Ahmed.

Sementara itu keterpanggilan hati pemuda Mekkah dalam membantu jemaah umrah tidak hanya terbatas dari kalangan  pelajar dan organisasi pemuda setempat. Gerakan Pramuka yang banyak tersebar di beberapa negara juga turut andil dalam membantu jemaah saat musim umrah maupun haji. Mereka ditempatkan di titik-titik strategis dengan menjalankan tugasnya masing-masing dari mengurai kepadatan jemaah sampai membantu jemaah yang sakit.

iuytoiu

Dewan Pengurus Masjidi Haram sejatinya telah membuka pintu bagi para pemuda yang ikhlas membantu para asykar, pada Senin, (13/06/2016) Ketua Umum Pengurus Masjid Haramain Syeikh Abdurrahman As Sudais menerima delegasi anggota Pramuka Mekkah di Kantor Dewan Pengurus Masjid Haramain, pada pertemuan itu Sudais memberikan apresiasi terhadap tindakan anggota Pramuka yang kerap membantu kesulitan jemaah di Masjidil Haram.

Berdasarkan informasi yang dipublikasikan oleh gph.gov.sa, tercatat 500 orang anggota Pramuka dan 50 komandan regu telah masuk Masjidil Haram pada bulan Ramadhan ini. Kiprah dan partisipasi mereka menjadi inspirasi bagi pemuda lainnya, maka tak heran belakangan ini banyak pemuda yang turut membantu jemaah  secara sukarela di Masjidil Haram ketika musim haji dan umrah. Gerakan membantu masyarakat atau jemaah dari kalangan pemuda merupakan  tindakan mulia yang semestinya dikerjakan oleh kalangan muda-mudi seluruh dunia. (fh)

kijligik


Back to Top