Inilah Rekomendasi Hotel Terbaik Untuk Turis Muslim

(gomuslim). Baru-baru ini, sebuah perusahaan management hotel yang berbasis di Baar, Switzerland mendapatkan penghargaan sebagai Best Hotel Group untuk para wisatawan muslim. Adalah Movenpick Hotels & Resorts yang telah diakui sebagai pionir dalam industri perjalanan wisata halal dunia oleh Salam Standard, sebuah referensi hotel online khusus untuk turis muslim yang berkantor di Malaysia.

Movenpick Hotels & Resorts menjadi pemenang dalam kategori Best Hotel Group. Penghargaan oleh Salam Standard ini diberikan kepada grup hotel, destinasi, bandara, dan event yang mengalami perkembangan sangat bagus di industri wisata halal. Movenpick Hotels & Resorts ini adalah satu dari delapan pemenang Salam Standard yang dipilih oleh panel juri yang terdiri dari para ahli di industri wisata halal. Hotel ini sduah membuka cabang hampiur di seluruh dunia, dengan kantor pusat berada di Switzerland, untuk wilayah Timur Tengah di Dubai, dan untuk di wilayah Asia berada di Bangkok, Thailand. Movenpick Hotels & Resorts juga sudah membuka cabang di Indonesia, tepatnya berada di Jimbaran, Bali.

"Semua pemenang ini merupakan pionir dalam industri wisata halal dunia, yang menawarkan produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan khusus para wisatawan muslim. Kami menghargai apa yang dilakukan oleh Movenpick Hotels & Resorts untuk memberikan pilihan kepada turis muslim sehingga mereka merasa berada di rumah, " jelas Faeez Fadhlillah pendiri Salam Standard, seperti dilansir dari VenueMagz.

Selain itu, para pemenang Salam Standard telah memenuhi beberapa kriteria, seperti ketersediaan dan pelayanan bagi muslim, serta pengenalan konsep halal secara lokal maupun internasional. Movenpick Hotels & Resorts sendiri dikenal telah memberikan fasilitas dan layanan yang ramah turis muslim di hotelnya di seluruh dunia. Hal tersebut sejalan dengan visi Movenpick untuk melayani para tamu dengan sangat serius dan memastikan kenyamanan mereka.

Salam Standard sendiri adalah referensi online yang memberikan informasi mengenai kebutuhan dan fasilitas bagi wisatawan muslim yang tersedia di hotel dan resor di seluruh dunia. Sejak diluncurkan pada Oktober 2015 lalu, sudah lebih dari 20.000 properti telah tercantum dalam Salam Standard, termasuk beberapa hotel milik Movenpick Hotels & Resorts.

Saat Arabian Travel Market (ATM) berlangsung pada Mei 2016 lalu di Dubai, Fadhlillah meluncurkan sister company dari Salam Standard, yaitu Tripfez. Tripfez adalah situs pemesanan perjalanan dan review online khusus untuk wisatawan muslim yang menampilkan 200.000 hotel dan resor di seluruh dunia, termasuk 20.000 properti dengan kelengkapan khusus untuk muslim sesuai dengan Salam Standard.  Informasi semacam ini dikhususkan bagi wisatawan muslim yang, menurut penelitian Thomson Reuters, mengeluarkan uang lebih dari US$142 miliar pada tahun 2014. Kata Fadhlillah, pengeluaran sebesar itu, yang diperkirakan meningkat menjadi lebih dari US$233 miliar pada 2020, merupakan 25 persen dari total pengeluaran di bidang pariwisata. Karena itu, sangat dibutuhkan layanan dan fasilitas yang sesuai dengan karakteristik wisatawan muslim tersebut sehingga mereka tidak kesulitan untuk berwisata ke luar negeri.

"Dua program kami, yaitu Salam Standard dan Tripfez berusaha untuk mengakui tumbuhnya pasar wisata halal dan wisatawan muslim yang jumlahnya sangat besar tersebut," tambah Fadhlillah.

Salam Standard merupakan alat untuk memberi informasi kepada wisatawan muslim untuk memilih akomodasi yang sesuai kaidah Islam. Sampai saat ini, lebih dari 20.000 properti hotel di seluruh dunia telah bergabung dengan Salam Standar, seperti jaringan hotel AccorHotels, Movenpick Hotels & Resorts, Rotana Hotels & Resorts, Anantara Hotels & Resorts, dan Rixos Hotels. Di Indonesia, jaringan hotel Archipelago Hotel, Tauzia Hotel Management, dan Berjaya Hotels & Resorts juga telah bergabung dengan Salam Standard.

Standar tersebut dibagi menjadi tiga kategori, yaitu Perunggu, Perak, dan Emas. Penetapan ketiga kategori tersebut tergantung dari amenities dan pelayanan yang diberikan oleh setiap hotel tersebut. Misalnya, untuk kategori Perunggu, hotel tersebut harus menyediakan sajadah dan petunjuk arah kiblat di setiap kamar. Untuk kategori Perak, pihak hotel harus menyediakan daftar restoran halal yang ada di sekitar hotel, serta tidak boleh ada minuman beralkohol di mini bar setiap kamar. Sementara itu, hotel dengan kategori Emas wajib memiliki sertifikat makanan halal dari lembaga sertifikasi yang diakui. (fau/dbs)


Back to Top