Lembaga Pembuat Kiswah Antar Sampel Selimut Kakbah Ke Pengurus Masjid Haramain

(gomuslim). Direktur Departemen Pembuatan Kiswah Muhammad bin Abdullah Bajudah beserta jajarannya mendatangi kantor Ketua Umum Pengurus  Masjid Haramaian guna menunjukkan hasil tentunan baru dari kain sutra yang akan dijadikan sebagai penutup Kakbah yang kerap disebut kiswah.

Sebagaimana yang dilansir dari gph.gov.sa, Bajudah datang dengan membawa sampel kain tenun yang diproduksi oleh Lembaga Pabrik Kiswah yang telah diberi sulaman benang perak dan emas bahkan proses produksinya pun dikerjakan oleh tenaga kerja khusus dan terlatih terlebih pada bagian hizam kiswah yang banyak dihiasi dengan sulaman kaligrafi yang indah.

Ketua Pengurus Masjid Haramain Abdurrahman As Sudais menyambut gembira hasil produksi kain tenun untuk kiswah Kakbah yang baru ini, karena pada sampel yang ditunjukkan terdapat ornamen baru yang disulam pada permukaan selimut Kakbah tersebut. Sejatinya Sudais telah memberikan arahan kepada pihak Lembaga Pembuat Kiswah agar mengembangkan dan tetap berinovasi dengan memproduksi kiswah yang lebih baik dari sebelumnya.

Atas dasar arahan ini, maka Pihak Lembaga Pembuat Kiswah pun meningkatkan kinerja pegawai yang bekerja di pabrik kiswah demi tercapainya harapan baik yang diinginkan oleh seluruh pihak. Selain itu upaya efisiensi dalam pembuatan kiswah masih terus diupayakan, meski demikian tidak mengurangi kualitas dan kemewahan yang dipancarkan dari kain penutup Kakbah ini. 

Dalam proses pembuatan kiswah, tidak sedikit biaya yang dikeluarkan Pihak Kerajaan Arab Saudi. Namun hal itu merupakan suatu keistimewaan dan kebanggaan tersendiri bagi umat Islam dalam rangka memelihara bangunan Kakbah dan menghiasnya. Maka demi meningkatkan efisiensi produksi, Departemen pabrik kiswah pun akan meng-upgrade mesin tenun yang lebih canggih, serta memperhatikan manajemen pegawai guna meningkatkan kemampuan menenun. Sehingga waktu kerja yang dibutuhkan lebih cepat dibanding menggunakan alat tenun yang lama.

Pada Senin, (30/5/2016), Bajudah memberikan pejelasan mengenai durasi pembuatan kiswah yang memakan waktu sekitar 9 bulan kerja. Lamanya proses peroduksi ini karena penyulaman benang emas dan perak masih dilakukan dengan cara tradisional pada bagian hizam Kakbah. Hizam kakbah yang dimaksud adalah kain pengikat Kakbah yang diberi sulaman kaligrafi dari benang emas dan perak. Sulaman tersebut dikerjakan oleh 60 orang pegawai terlatih dan sebagian dari mereka merupakan kaderisasi pegawai, di mana keterampilan ini diwariskan kepada anak-anak penyulam tersebut. (fh/gph.gov)

Baca juga:

Direktur Umum Pabrik Kiswah Kakbah Ungkap Rahasia di Balik Lamanya Pembuatan Kiswah


Back to Top