Makin Meriah dan Transparan, Musabaqah Tilawatil Quran 2016 di NTB Gunakan Aplikasi e-MTQ

(gomuslim). Event  Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nasional yang ke XXVI akan berlangsung  di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Juli sampai Agustus 2016 mendatang. Lomba membaca Alquran ini akan berpusat di Arena Utama Islamic Center di Kota Mataram yang juga akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI pada (30/07/2016). MTQN) XXVI di NTB ini akan dikemas dengan model baru seiring diberlakukannya e-MTQ. Aplikasi online ini lahir dari semangat menghadirkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan MTQ. Sebab, selain sebagai syiar Islam, MTQ juga menjadi momentum silaturahim kebangsaan dalam bingkai NKRI.

Ditegaskan Mentri Agama (Menag)  Lukman Hakim Saifuddin, komitmen reformasi harus tetap dijaga, salah satunya melalui hadirnya inovasi-inovasi perbaikan penyelenggaraan MTQ. Menurutnya, kelemahan yang selama ini terjadi dalam tata kelola penyelenggaraan MTQ harus diperbaiki, salah satunya melalui optimalisasi e-MTQ ini. Meski baru diterapkan tahun 2016 ini, Menag optimis dapat berjalan lancar. Baginya, setiap perubahan dibutuhkan lebih dari sekedar komitmen, tetapi juga kerjasama.

Seperti dilansir dari publikasi resmi Kementrian Agama (Kemenag), aplikasi e-MTQ telah didesain untuk dapat menyeleksi NIK sebagai identitas primer. Sebagai contoh, bagi NIK yang tidak sesuai dengan ketentuan, maka sistem akan langsung mendeteksi dan melakukan pemblokiran. Sistem dengan sendirinya akan mempublikasikan hasil pendeteksian NIK dalam dua format, yaitu PDF dan MS excel. Bukan hanya sistem deteksi NIK, e-MTQ juga dapat diakses oleh publik secara luas.

e-MTQ lahir untuk memfasilitasi publik agar dapat mengakses seluruh proses persiapan dan pelaksanaan MTQN secara transparan dan akuntabel. Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag menjelaskan bagi masyarakat yang ingin melihat dan berpartisipasi, cukup mengakses alamat: http://simpenais.kemenag.go.id/mtq/ dan pilih nama provinsi yang dituju. Sistem akan menyajikan data peserta mencakup Nama, NIK, Usia, Cabang Perlombaan dan Foto. Jika ditemukan data peserta yang tidak valid atau terindikasi adanya pemalsuan, dapat mengirimkan datanya melalui emal: simpenais@kemenag.go.id. Seluruh aduan harus dilengkapi dengan data pendukung yang otentik.

Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Nasional XXVI Tahun 2016 siap digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 28 Juli – 7 Agustus 2016. Sebanyak 7 cabang dan 18 golongan, akan memeriahkan event MTQ dua tahunan ini. Terdapat satu lomba baru pada gelaran MTQN tahun ini, yaitu Khat Kontemporer yang sebelumnya telah dieksibisikan pada MTQXXV tahun 2014 di Kota Batam Kepulauan Riau.

Berbagai kegiatan pun sudah disiapkan dalam rangkaian pembukaan MTQN XXVI, seperti Pawai Ta’aruf dan Malam Ta’aruf (29 Juli 2016), Pelantikan Dewan Hakim (30 Juli 2016), dan Pembukaan Pameran (30 Juli 2016). MTQN XXVI akan diikuti oleh 34 Provinsi dengan total 1.496 peserta. Ada 7 cabang dengan 18 golongan yang akan dilombakan.

Pemilihan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah Penyelenggaraan MTQ Nasional XXVI Tahun 2016 atas hasil keputusan MUNAS LPTQ Tahun 2016 di Kota Bandung, Jawa Barat. Menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Nasional Tahun 2016, bukan barang baru bagi Nusa Tenggara Barat karena sebelumnya pernah menjadi tuan rumah event yang sama tahun 1973. Sekalipun demikian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berbenah mempersiapkan acara dengan lebih matang.

Adapun lokasi-lokasi yang menjadi tempat epnyelenggaraan MYQ Nasional di NTB ini adalah Islamic Center Nusa Tenggara Barat (Cabang Tilawah Alquran Golongan Qira'at Sab'ah dan Golongan Dewasa), Aula Rinjani BKD dan Diklat Provinsi NTB (Cabang Tilawah Alquran Golongan Tartil dan Cacat Netra), Masjid Agung Praya, Lombok Tengah (Cabang Tilawah Alquran Golongan Anak-anak dan Remaja), Bencingah Kantor Bupati Lombok Barat (Cabang Hifzh Alquran Golongan 1 Juz Tilawah dan 5 Juz Tilawah), Pondok Pesantren Al Aziziyah Kapek, Gunung Sari (Cabang Hifz Alquran golongan 10 Juz dan 20 Juz), Taman Budaya Mataram (Cabang Hifz Al Quran Golongan 30 Juz dan Tafsir Alquran Bahasa Arab), Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB (Cabang Tafsir Alquran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris), Aula Bank Indonesia Perwakilan NTB (Cabang Fahmil Quran), Madrasah Aliyah Negeri 2 Mataram (Cabang Syarhil Quran), Gedung Graha Bhakti Praja NTB (Cabang Khath Alquran), dan Gedung Irigasi Pengairan PU NTB (Cabang Musabaqah Menulis Ilmiah Alquran). (fau/dbs)


Back to Top