#HalalOnTheStreet: Gerakan Ajak Masyarakat Peduli Kuliner Halal

(gomuslim). Demi meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap konsumsi produk halal, berbagai lembaga membuat sebuah gerakan. Kampanye yang bernama #HalalOnTheStreet ini adalah sebuah gerakan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap kuliner halal.

Hal ini juga berkaitan dengan, ketidaktahuan dan ketidakpedulian bisa menjadi indikasi para pedagang di pinggiran jalan atau yang keliling di tempat  beraktifitas atau rumah tinggal yang masih banyak yang menggunakan bahan-bahan tidak halal dalam proses produksi barang daganga mereka. Sebagai konsumen, masyarakat Indonesia tanpa sadar ternyata sering mengkonsumsi produk makanan atau minuman olahan yang mengandung bahan-bahan tidak halal. Kondisi ini terjadi akibat masih kurangnya kepedulian dan minimnya informasi terhadap tingkat kehalalan disetiap bahan yang digunakan dalam proses pembuatan produk-produk tersebut.

Karena dasar pemikiran tersebut, dapurhalal sebagai lembaga penyedia informasi kuliner halal di Indonesia bekerjasama dengan para pejuang halal lainnya berinisiatif untuk melakukan gerakan sosial dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap kuliner halal dengan mengangkat tema #HalalOnTheStreet - Berani Bertanya. Gerakan yang sudah aktif sejak 2015  ini mempunyai beberapa visi dan misi, di antaranya adalah  masyarakat Indonesia peduli halal di tahun 2025, menyebar informasi tentang kuliner halal keseluruh elemen masyarakat, mewujudkan masyarakat Indonesia yang peduli terhadap kuliner halal baik sebagai produsen maupun konsumen.

Sebagaimana publikasi dari dapurhalal, sudah banyak kegiatan yang dilakukan dalam menyebarkan paham #HalalOnTheStreet ini, di antaranya mensosialisasikan penggunaan bahan-bahan halal kepada seluruh masyarakat, membina para pelaku bisnis kuliner untuk menggunakan bahan-bahan yang halal dalam proses produksinya, dan engajak masyarakat untuk terlibat aktif mendukung kampanye #HalalOnTheStreet.

Salah satu kampanye yang aktif dilakukan gerakan ini di media social adalah gerakan yang  bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk tidak menjual atau mengkonsumsi makanan yang mengandung Angciu. Oleh beberapa orang Angciu ini dipercaya sebagai penguat rasa dan melezatkan masakan. Angciu kini banyak digunakan oleh para pedagang sea food, khususnya untuk kuliner Chinese food sampai ke pedagang gerobak nasi goring di pinggir jalan. Entah siapa yang memulai hingga banyak sekali pedagang yang sangat loyal untuk menggunakan Angciu ini. Namun ketika masakan ber-Angciu ini dinikmati oleh konsumen Muslim maka hukumnya menjadi HARAM untuk dikonsumsi. Kandungan alkohol dalam Angciu adalah sekitar 15%.

Bentuk kegiatan kampanye #NoAngciu yang akan dilakukan untuk saat ini adalah: menyebar flyer tentang #NoAngciu ke masyarakat umum, dan pembagian T-Shirt #NoAngciu untuk pedagang nasi goreng dan seafood pinggir jalan.

 Tahun ini, dapurhalal dan tim inisiator #HalalOnTheStreet akan menyiapkan kampanye-kampanye lain dalam waktu dekat. Untuk mendukung kegiatan ini, mereka juga membuka donasi  untuk kampanye #HalalOnTheStreet dengan mentransfer uang donasi ke rekening Bank Muamalat, Nomor Rekening: 307.002.9348 a.n. Muhammad Qadrie Tawakal. Selain dapurhalal, gerakan ini juga didukung oleh Lembaga Pemerintah LPPOM MUI, Indonesia Halal Chef Association, Hasanah Catering, Tripon Halal, dan lainnya.

dapurhalal sendiri adalah sebuah ruang berbagi informasi dan interaksi para pelaku dan pemerhati kuliner halal di Indonesia. Halal yang dimaksud adalah dari sisi bahan yang digunakan dan proses pengolahannya. (fau/dbs) 


Back to Top