Departemen Studi Statistik Saudi: Tingkat Kepuasan Jemaah Umrah Tahun Ini Capai 98 Persen

(gomuslim). Musim umrah bulan Ramadhan telah berlalu, namun selama berlangsungnya musim umrah Ramadhan tersebut, Dewan Kepengurusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi mengadakan survei terkait kepuasan atau kerelaan jemaah terhadap sistem manajemen  kerja petugas yang ditempatkan di Masjidil Haram untuk melayani tamu Allah.

Survei tersebut mengarah kepada empat hal yakni, sistem keseluruhan manajemen, ketertiban Masjidil Haram, layanan informasi dan kecepatan tanggapan petugas terhadap keluhan jemaah. Survey yang dilakukan ini bertujuan sebagai bahan studi evaluasi kerja bagi segenap pihak yang berwenang untuk mengatur ketertiban dan layanan di Masjidil Haram. Pada musim umrah di bulan Ramadhan tahun ini tercatat sekitar 6 juta lebih jemaah yang datang dari luar Arab Saudi, tentunya pengaturan sekian banyaknya jemaah tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah. Maka demi meningkatkan kualitas layanan, dilakukanlah survei tingkat kepuasan jemaah.

Kegiatan survei kepuasan jemaah ini dilakukan oleh Departemen Studi Statistik setempat dan dalam kegiatan tersebut dinyatakan bahwa kepuasan jemaah umrah terhadap kinerja pengurus Masjidil Haram dan Masjid Nabawi meningkat. Direktur Lembaga Statistik Abdul Hamid bin Said Al Maliki menyatakan bahwa data yang dikumpulkan ini dijadikan sebagai perbandingan atas kepuasan jemaah pria dan wanita selama 40 tahun terakhir.

jkgkjhkh

Dari 2.000 jemaah yang berada di Masjidil Haram, tercatat 98% menyatakan rela dengan layanan yang diberikan oleh petugas, 96,7% menyatakan rela dengan sistem pengorganisasian dan sistem aturan yang ditetapkan, 90,3% menyatakan rela dengan layanan terkait informasi, peringatan dan pengarahan dari manajeman kepengurusan Masjidil Haram, selanjutnya yang terakhir tercatat 97,1% menyatakan rela terhadap kerjasama petugas terkait kesigapan dalam menanggapai keluhan jemaah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif di mana Badan Statistik mengambil 2.000 sampel jemaah secara acak dengan menyebarkan kertas kuisioner di Halaman masjidil Haram, lingkaran tawaf, jalur sa’i dan area shalat.

Data statistik yang berasal dari survei lapangan dibuat atas permintaan langsung Dewan Kepengurusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi terkait dengan tingkat kepuasan jemaah terhadap petugas yang menjalankan sistem manajemen di Masjidil Haram. Selanjutnya hasil survey ini akan menjadi masukan penting sebagai bahan evaluasi manjaemen Masjidil Haram di kemudian hari.

Meski data statistik menyatakan bahwa kepuasan jemaah meningkat terhadap manajemen kepengurusan Masjidil Haram, namun banyak hal yang masih perlu terus ditingkatkan dan diperbaiki. Data statistik bukanlah sebagai acuan utama yang dapat dinyatakan mewakili aspirasi seluruh jemaah, pasalnya pada musim umrah Ramadhan belum lama ini, pengawasan masih tergolong lemah sehingga ada saja oknum spekulan yang memanfaatkan momentum keramaian di Masjidil Haram seperti menaikkan tarif sewa kursi roda yang mencapai dua kali lipat tanpa ada tindakan cepat dan tegas dari petugas. (fh/almadina)


Back to Top