HIJUP Berpartisipasi dalam Startup World Cup 2017

(gomuslim).  Peningkatan pesat kelahiran startup-startup di dunia semakin tak terbendung. Sedangkan di Indonesia, startup-startup tak kalah tumbuh pesat dengan konsentrasi bidang usaha yang variatif. Melihat fenomena tersebut, perusahaan modal ventura yang berbasis di Silicon Valley, Amerika Serikat, Fenox Venture Capital (Fenox VC) menyelenggarakan babak penyisihan regional pertama dari rangkaian acara dunia untuk para startup dunia bertajuk: Startup World Cup 2017 (SWC). Dalam rangkaian acara tersebut, CEO HIJUP Diajeng Lestari menjadi satu-satunya perwakilan founder startup Asia Tenggara untuk berbagi pengalaman terkait seluk beluk membangun HIJUP pada acara Startup World Cup Indonesia Media Kick Off yang bertempat di Conclave pada Jumat (22/07/2016) bersama dengan Kepala BEKRAF RI Triawan Munaf dan Kepala Startup World Cup 2017, General Partner, dan CEO Fenox VC Anis Uzzaman.

Aniz Uzzaman dalam pembukaannya mengatakan acara ini akan diselenggarakan di 14 negara untuk mencari perusahaan Teknologi Informasi (TI) yang paling menjanjikan di dunia. SWC merupakan konferensi dan kompetisi global yang akan diselenggarakan di Indonesia, Jepang, Cina, Israel, Australia, Republik Ceko, India, Chili, Inggris, Afrika Selatan, Taiwan, dan Amerika Serikat (Texas, Boston, dan Silicon Valley). Pemenang regional akan berkompetisi di babak final yang akan berlangsung di Silicon Valley, Amerika Serikat pada 24 Maret 2017 dan mendapatkan kesempatan memenangkan 1.000.000 dollar Amerika Serikat (14 miliar Rupiah) dalam bentuk investasi dan hadiah lainnya.

Pada diskusi tersebut, Diajeng berbagi pengalamannya bahwa dua elemen terpenting dalam membangun startup adalah sumber daya manusia dan modal.

“Saya memulai  HIJUP dengan sebuah ruangan sebesar 2x3 meter persegi pada tahun 2011 dengan dukungan penuh dari suami saya Achmad Zaky yang telah membangun Bukalapak terlebih dahulu. Lima tahun sudah saya bersama HIJUP dan saya merasa dua elemen paling penting yang harus sangat diperhatikan di setiap startup adalah human capital. Human and capital, “ jelas ibu satu anak ini.

Dengan beragam ajang nasional dan internasional yang ada sekarang untuk para starup, Diajeng berharap startup-startup di Indonesia kian potensial dan dapat semakin bersaing dan ikut andil mewakili Indonesia di SWC serta turut mendukung perkembangan ekonomi Indonesia.

“Saya juga baru pulang dari Google Launchpad Accelerator bootcamp selama kurang lebih 3 minggu. Namun ilmu yang saya dapatkan di sana serasa kuliah dua tahun. Sharing knowledge menjadi penting untuk men-support para pelaku startup, khususnya di Indonesia. Bagaimana setiap startup bisa membuka peluang lapangan kerja yang begitu besar di Indonesia”, tutup Diajeng.

HIJUP didirikan oleh Diajeng Lestari pada tahun 2011 di Jakarta. Dengan konsep online mall, HIJUP menyediakan berbagai macam produk terbaik karya desainer fashion muslimah Indonesia seperti kerudung, atasan (top), rok (skirt), celana (pants), luaran (outer), dress, abaya hingga aksesoris dan alat shalat. Sejak awal berdiri, HIJUP berperan sebagai perantara antara para desainer dengan calon pembeli di seluruh dunia. Melalui HIJUP, para desainer dapat meningkatkan keuntungan dengan lebih efisien, sementara calon pembeli lebih mudah mencari produk yang mereka inginkan. HIJUP secara konsisten berkontribusi dalam mengembangkan pasar lokal muslim.

Berkembangnya pasar ini bertepatan dengan pesatnya pengaruh tren berhijab di dunia. Saat ini lebih dari 200 tenant lokal telah bergabung di HIJUP. Brand busana muslim yang tergabung dalam HIJUP adalah brand yang sudah melalui proses kurasi dan memenuhi kriteria 3K yaitu kreatif, kualitas, dan karakter. Saat ini HIJUP memiliki lebih dari 13 juta unique visitors. Sekitar 20% di antaranya berasal dari luar Indonesia seperti Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, India, Moroko, Algeria, Australia, dan Inggris.

Adapun, SWC Indonesia akan dimulai dengan roadshow ke enam kota besar di Indonesia, yaitu Yogyakarta, Balikpapan, Bandung, Medan, Surabaya, dan Makassar. Diajeng yang terpilih sebagai salah satu mentor dalam roadshow ini akan mengawali SWC di kota Yogyakarta pada Minggu, (24/07/2016).(fau/hijup)

  


Back to Top