Empat Muslimah Amerika Ini Kenalkan Islam Lewat Puisi

(gomuslim). Baru-baru ini, empat murid sekolah menengah atas asal Burlington, Amerika Serikat ikut berpartisipasi dalam International Youth Poetry Festival Brave News Voices di Washington DC dengan mengangkat identitas mereka sebagai muslim Amerika.

Mereka tergabung dalam sebuah tim bernama Muslim Girls Making Change (MGMC) yang menampilkan pembacaan puisi beserta koreografi. Penampilan puisi mereka dinilai sangat menggembirakan dan penuh semangat dalam menyampaikan pesan-pesan melalui puisi secara bergantian. MGMC adalah sebuah grup yang beranggotakan empat siswi SMA yang menyampaikan pendapat mereka melalui gaya puisi secara bergantian tentang banyak hal, di antaranya tentang menjadi seorang muslim Amerika, menjadi perempuan, dan menjadi generasi pertama di Amerika. Mereka adalah para remaja putri yang berpikir tentang masa kecil mereka, dan melakukan imajinasi tentang masa depan.

Muslim Girls Making Change beranggotakan: Balkisa Abdikadir, Hawa Adam, Kiran Waqar, dan Lena Ginawi. Melalui karya puisi mereka, empat muslimah muda ini menggunakkan puisi sebagai kendaraan untuk membahas isu-isu dan peristiwa dalam hidup mereka, khususnya tentang banyak identitas Muslim Amerika mereka.

Dalam salah satu puisi mereka yang berjudul Chameleon, Kiran Waqar dan Hawa Adam membahas kesulitan mereka tentang  identitas ras, agama, etnis dan nationality mereka, yang kadang-kadang membuat mereka merasa bertentangan. Selain puisi tersebut, MGMC juga menampilkan banyak puisi lain dengan judul: Wake Up America, American Dream, Speak, You Are White, dan masih banyak lainnya.

“Di sekolah menengah, saya ingin menjadi seorang gadis biasa saja. Saya tidak ingin orang menjadi banyak bertanya kepada saya, tentang Islam, tentang hijab yang saya pakai atau atau bahkan mengakui fakta bahwa saya berbeda dari mereka. Sejak saya masuk kelas 10 dan memakai hijab, sekarang saya sedikit lebih nyaman dengan  dengan tatapan, pertanyaan-pertanyaan dan penolakan yang justru mendorong saya untuk mulai belajar lebih banyak tentang Islam, “ jelas Kiran Waqar, seperti dilansir dari publikasi HuffingtonPost.

Para muslimah muda ini berharap puisi mereka bisa  mendidik orang tentang sharing pengalaman menjadi Muslim Amerika dan menghilangkan ketakutan yang salah dari non-Muslim terhadap Islam. Tapi, kata mereka, salah satu tantangan terbesar adalah fakta bahwa mereka berempat adalah teman baik.  Hal tersebut bisa membantu mereka dalam menuangkan ide-ide untuk menulis puisi bersama. Selain itu, tantangan lainnya adalah mereka mengaku tema puisi yang diangkat memang cenderung tidak popular, tapi mereka tetap percaya diri melakukannya.

Grup ini berkembang setelah terlibat dengan Proyek Penulis Muda  atau Youth Writing Project (YWP), sebuah organisasi nirlaba di Vermont, Amerika Serikat yang membantu seniman muda mengembangkan kerajinan mereka dan menemukan jalan untuk menjadi pemuda kreatif. Penampilan puisis MGMC tersebut bisa dilihat di video sharing youtube: Youth Writing Project. (fau/dbs)

 

 

 

 


Back to Top