Dorong Pengetahuan Generasi Muda, LPPOM MUI Gelar Olimpiade Halal Tingkat SMA

(gomuslim). Akhir-akhir ini banyak hal yang disematkan dengan label halal dari produk makanan hingga wisata. Bahkan dalam 2 tahun belakangan ini Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) telah mengadakan Olimpiade Halal untuk Siswa SMA di seluruh Indonesia.

Sejatinya penyelenggaraan olimpiade ini adalah bagian dari pendidikan terhadap generasi muda Islam untuk mengenal hal-hal yang halal dikonsumsi. Upaya pengadaan lomba ini merupakan ajang pendidikan terhadap siswa SMA, di mana mereka akan terdidik untuk mengerti apa saja yang halal untuk dikonsumsi, digunakan dan diraih. Sehingga dengan demikian nantinya mereka akan menjadi generasi yang cerdas dan jauh dari hal-hal yang diharamkan.

Sedangkan Direktur LPPOM MUI Osmena Gunawan menjelaskan bahwa diadakannya Olimpiade Halal ini adalah ajang untuk meningkatkan pengetahuan generasi muda tentang apa saja yang halal dan haram berdasarkan Alquran dan Hadis, “Materi lomba terdiri dari pengetahuan halal dan haram sesuai Alquran dan Hadis, prosedur mendapatkan Sertifikat Halal dan Sistem Jaminan Halal,” ujar Osmena

Dalam kompetisi ini, materi yang akan dilombakan terdiri dari pengetahuan halal dan haram sesuai Alquran dan Hadis, prosedur Sertifikasi Halal dan Sistem Jaminan Halal serta pengetahuan studi Islam serta pengetahuan umum tingkat SMA/SMK/MAN/ Sederajat. Selain itu ada juga materi tentang wisata halal yang nantinya turut dilombakan. Wisata halal akhir-akhir ini memang menjadi daya tarik tersendiri dan banyak dibahas oleh berbagai pelaku industri pariwisata maupun lembaga pemerintah.

Tema Olimpiade Halal tahun ini adalah “Mencetak Generasi Muda Berakhlak Mulia dengan Produk Halal dan Thayyib”. Tentu dari tema yang dibuat oleh LPPOM MUI tersebut sarat akan makna dan harapan bahwa generasi penerus bangsa ini harus memiliki akhlak mulia dan selalu mengkonsumsi produk yang halal secara zat dan halal juga dalam memperolehnya.

Adapun mengenai mekanisme lomba yang diselenggarakan di masing-masing kota adalah, perlombaan yang diselenggarakan dengan sistem online, di mana peserta memilih jawaban berbentuk pilihan ganda dengan materi yang telah disampaikan sebelumnya.  

Menurut Osmena, tahun ini babak penyisihan akan dilakukan secara terpusat di 15 kota besar antara lain di DKI Jakarta, Medan, Semarang dan lainya. Nantinya, lima besar dari tiap provinsi akan bertanding di final yang digelar bulan September di Global Halal Center, Bogor, Jawa Barat.

Adapun peserta yang berkompetisi di babak final adalah peserta yang telah memenangkan perlombaan di masing-masing provinsi sehingga nantinya merekalah yang akan maju sebagai delegasi dari provinsinya.

 

Kompetisi penyisihan dilakukan secara bertahap di lokasi berbeda. Mulai tanggal 22 Juli-3 September 2016. Adapun rincian waktu pelaksanaan unntuk masing-masing provinsi dapat dilihat di http://www.halolppommui.com/

Selanjutnya mengenai hadiah yang akan diberikan kepada pemenang Olimpiade Halal ini adalah tabungan bernilai jutaan rupiah, trofi dan sertifikat. Berikut rincian hadiah tabungan bagi masing-masing pemenang:

Juara I : Rp. 7,5 Juta
Juara II : Rp. 6 Juta
Juara III : Rp. 5 juta
Harapan I : Rp. 3 juta
Harapan II : Rp. 2 Juta
Harapan III : Rp. 1,5 Juta

Olimpiade Halal yang diselenggarakan oleh LPPOM MUI ini merupakan suatu kegiatan posistif untuk mendidik generasi muda bangsa ini. Sehingga dengan diselenggarakannya lomba ini dapat membuat para pelajar mengerti lebih banyak tentang pentingnya hal-hal yang halal untuk digunakan, dikonsumsi serta diraih. (fh)


Back to Top