Inilah Oleh-Oleh Khas Destinasi Wisata Halal di Lombok

(gomuslim). Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah salah satu destinasi wisata halal yang paling favorit bagi para turis domestik maupun turis asing. Apalagi, Lombok juga adalah peraih World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination dalam ajang The World Halal Travel Summit Exhibition yang diumumkan di Uni Emirat Arab pada tahun 2015 lalu. Hal ini menjadikan NTB terus bebenah dalam banyak proyek pembangunan tempat wisata untuk memberikan yang terbaik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara, terutama wisata halal yang memberikan layanan sesuai syariah. Salah satunya adalah halal food.

Setiap destinasi wisata di manapun biasa mempunyai oleh-oleh atau buah tangan khas. Begitupun dengan Lombok.  Untuk mendukung promosi wisata halalnya, Lombok juga menyiapkan beberapa makanan untuk oleh-oleh bagi para turisnya. Adalah makanan, terutama dodol rumput laut dan kerupuk kulit sapi. Hal ini sesuai dengan program pemerintah Lombok yang ingin mengangakt kembali potensi produk lokal dengan mengembangkan sapi, jagung, dan rumput laut (Pijar).

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB Affan Ahmad mengatakankan untuk program pengembangan oleh-oleh dari jagung belum terlalu berkembang seperti rumput laut dan sapi. Karena itu, saat ini yang paling menonjol adalah rumput laut yang bisa dibuat bermacam-macam makanan, terutama dodol dan kue. Oleh-oleh lain yang sangat khas dan menonjol dari Lombok adalah mutiara. Kata Affan, Lombok dikenal sebagai salah satu produsen mutiara terbaik di dunia.

Selain itu, Direktur Promosi BPPD NTB Uji Gaffar menambahkan mutiara Lombok memiliki mutu sangat bagus, terutama karena temperatur air laut di Lombok sangat mendukung untuk budi daya mutiara. Apalagi, jelas Uji Gaffar, perairan Lombok merupakan pertemuan antara Samudera Hindia dan Laut Jawa. Hal itu menghasilkan temperatur perairan di Pulau Lombok ideal untuk budi daya mutiara.

Hal itu menghasilkan temperatur ideal untuk budi daya mutiara. “Budidaya mutiara di perairan Lombok hanya membutuhkan waktu lima tahun dengan hasil yang sangat baik. Sedangkan untuk budi daya mutiara di wilayah-wilayah atau negara-negara lain butuh waktu lebih lama,” tambah Uji gaffar, seperti dilansir dari publikasi halhalal. Hal ini juga diperkuat dengan ada beberapa produsen utama mutiara di Lombok. Salah satu yang terkenal adalah Autere, sebuah perusahaan pembudidaya mutiara asal Italia yang berbasis di Australia. Farm mutiara milik Autere di Lombok merupakan satu-satunya farm mutiara yang mereka miliki di Asia. Hal ini karena temperatur di perairan Lombok merupakan yang terbaik untuk budi daya mutiara. Adapun mutiara yang dijual di pusat-pusat penjualan mutiara di Lombok pada umumnya gradenya B+ hingga A- dengan variasi harga mulai dari Rp 700 ribu sampai Rp 2 juta per gram.

Selain dengan oleh-oleh dan pilihan destinasi wisata halalnya yang menarik, Lombok juga dituntut untuk berkonsentrasi dengan kedatangan para turis lewat dua event penting di tahun 2016 ini. Pertama, kata Affan, Lombok yang menyabet World`s Best Halal Tourism Destination dan World`s Best Halal Honeymoon Destination dalam ajang bergengsi World Halal Travel Award 2015 di Uni Emirat Arab (UEA) dan sedang dalam tahap untuk kompetisi di tahun 2016 ini. Kedua, tahun ini Lombok menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Nasional ke-26 yang akan digelar di Islamic Center Mataram pada 28 Juli hingga 7 Agustus 2016.

“Momentum Best Halal dan MTQ Nasional ini harus dimaksimalkan untuk mempromosikan wisata halal di Lombok dan Sumbawa, baik bagi para turis lokal maupun turis asing,” pungkas Affan. (fau/dbs) 


Back to Top