Saudi Tunjuk Yayasan Haji Asia Selatan Bantu Tingkatkan Kualitas Pelayanan Haji

(gomuslim).  Musim haji tahun 2016 ini semakin dekat, persiapan pemberangkatan di masing-masing negara pun telah dilakukan. Namun bagi Arab Saudi sebagai tuan rumah tentunya harus mempersiapakan langkah strategis yang lebih efektif, mengingat jutaan jemaah nantinya akan datang ke negera tersebut. Karena hal inilah, Kementerian Haji dan Umrah di Saudi mengkoordinasi jajarannya untuk menyiapkan langkah terbaik terkait pelayanan jemaah haji tahun ini.

Menyikapi hal tersebut, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Dr. Muhammad Shalih bin Tahir Bantan menggandeng Yayasan Tawaf Haji Asia Selatan (YTHAS). Kerjasama antar kedua lembaga ini merupakan bentuk upaya peningkatan layanan terhadap jemaah. Bantan pun akan mengadopsi sistem operasional yang selama ini diterapkan oleh yayasan tersebut terkait pelayanan jemaah haji.

Setiap tahunnya  jumlah jemaah haji Asia Selatan tercatat 420 ribu jemaah yang terdiri dari seluruh negara di Asia Selatan, mereka dilayani oleh YTHAS dan pelayanan yang dilakukan itu dipandang oleh Kementerian Haji dan Umrah Saudi sebagai upaya positif terlebih sistemnya telah terorganisasi dengan baik, karena itulah maka tak heran jika yayasan ini pun telah memilki kantor sebanyak 118 tempat di kota Mekkah.

Ketua Dewan Administrasi YTHAS Dr. Rakfat bin Ismail Badar menjelaskan bahwa langkah strategi yang akan diambil nantinya adalah membantu pelayanan jemaah haji baik yang berasal dari Arab Saudi maupun dari luar Arab Saudi. Selanjutnya mereka juga akan membantu mekanisme kerja baik bersifat aminstrasi pencatatan dengan sistem komputerisasi maupun penggunaan alat elektronik canggih dan sistem koordinasi yang dibangun, kemudian peningkatan akselerasi layanan terhadap jemaah.

Selanjutnya anggota dewan administrasi yayasan tersebut Umar bin Saraj Akbar juga menambahkan bahwa jumlah kantor mereka yang telah tersebar terdiri dari 118 dan tersebar di seluruh Mekkah Mukarramah, setiap kantor cabang akan bekerja untuk mengedepankan pelayanan jemaah haji mulai dari kedatangan di Mekkah sampai kembali ke kampung halamannya. Tentunya untuk menunjang efektifitas kerja, mereka akan menggunakan alat penunjang yang telah mereka miliki seperti 472 unit mobil, 590 unit sepeda motor, 236 unit komputer desktop, 140 titik jaringan internet nirkabel dan 118 mobil golf.

Meskipun Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menggandeng YTHAS, namun semua pengawasan berada di kantor lembaga pemerintah terkait dalam hal ini Kementerian Haji dan Umrah. Persatuan Muslim di Asia Selatan terkait pelayanan haji tergolong sangat baik sehingga organisasi ini menjadi suatu yayasan yang berkembang di Mekkah. Mereka aktif membantu jemaah yang berasal dari Asia Selatan, namun karena sampai saat ini jumlah mereka tergolong banyak maka lembaga pemerintahan Saudi pun menggandeng mereka untuk membantu pelayanan haji.

Tawaran maupun keputusan kerjasama dari Menteri Haji dan Umrah Saudi Dr. Muhammad Shalih bin Tahir Bantan merupakan suatu penghargaan tersendiri bagi Muslim Asia Selatan. Pada musim haji  tahun ini Yayasan Tawaf Haji Asia Selatan akan mengerahkan sedikitnya 6 ribu relawannya untuk membantu jemaah haji seluruh dunia. Harapannya tidak terjadi pilih kasih dalam menjalankan tugas sehingga mereka benar-benar  membantu jemaah haji dari seluruh negara dengan berasaskan ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama agama Islam, pen).  (fh/alriyad)


Back to Top