Reksadana Syariah Berbasis Efek Luar Negeri Diluncurkan untuk Tarik Investor Muslim Asing

(gomuslim). Sekali lagi, produk ekonomi Islam semakin diminati dunia. Buktinya, PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI)  meluncurkan produk reksadana saham syariah berbasis efek luar negeri, yakni Mandiri Global Sharia Equity Dollar Fund.

“Ini bertujuan agar investor dapat melakukan diversifikasi investasi dalam denominasi dolar AS sehingga dapat menghasilkan optimalisasi hasil," ujar Direktur Utama PT Mandiri Manajemen Investasi Muhammad Hanif di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (26/7).

Diantara berbagai produk investasi bank, reksadana menjadi salah satu pilihan investor untuk menitipkan dananya. Seperti yang dipaparkan Direktur PT Sucorinvest Aset Management (SAM), Juntrihary M. F, disela kegiatan peluncuran produk reksadana Sucorinvest Maxi Fund. "Mulai banyak yang paham jika produk reksadana dapat memberikan imbal hasil menarik."

Meskipun memang dalam berinvestasi di bank tetap ada resiko, namun investor semakin yakin untuk menginvestasikan dananya di Bank. hal ini tidak disia-siakan PT Mandiri Manajemen Investasi untuk mengeluarkan produknya dengan berbasis syariah. Mengingat produk syariah juga akhir-akhir ini sangat diminati.

Hal ini juga didukung dengan kebijakan OJK mengeluarkan peraturan Nomor 19/POJK.04/2015, tentang Penerbitan dan Persyaratan Reksadana Syariah. Yang mana salah satu isi peraturan tersebut adalah dengan diperbolehkannya produk reksa dana syariah berbasis efek syariah luar negeri untuk berinvestasi penuh pada pasar modal di luar negeri. Seperti yang dilansir Muhammad Hanif.

Keuntungan dari reksadana syariah ini juga terbilang banyak, Pertama, Dana yang diinvestasikan kecil.  Artinya, reksadana syariah dapat dibeli dalam nominal yang kecil.  Jika deposito ada batasan minimal, misalnya Rp 5 juta, dengan reksadana, Anda bisa mulai berinvestasi sebesar Rp 100 ribu. Kedua, Likuid atau likuiditas.  Kemampuan suatu aset untuk dicairkan sewaktu-waktu. Ketiga, Praktis, Untuk membelinya Anda cukup datang ke bank yang menjadi agen penjual atau langsung kepada perusahaan Manajer Investasi atau Aset Management. Keempat, Fleksibel,  Anda dapat menjual atau membelinya kapan saja. Kelima, Diversifikasi,  Tidak hanya  Manajer Investasi atau pengelola reksadana saja yang bisa mendiversifkasi suatu portofolio, tetapi Anda sebagai nasabah juga bisa mendiversifikasi berbagai macam tipe reksadana seperti reksadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran atau saham. Keenam, Keterbukan informasi.  Anda dapat melihat daftar reksadana syariah pada media online ataupun koran setiap harinya, begitupun dengan kinerja hariannya.

Semestinya hal ini menjadi daya tarik investor muslim untuk mengembangkan bisnisnya dan menginvestasikan dananya kepada bank-bank syariah yang dipercaya. (mrz/dbs)

 


Back to Top