Kosovo

Negara Pendatang Baru di Olimpiade Brasil Ini Berpenduduk Muslim Terbesar di Eropa

(gomuslim). Olimpiade Rio de Janeiro Brasil akan menjadi saksi partisipasi perdana negara Islam dengan persentase terbesar di Eropa, yakni Kosovo. Kosovo dipastikan akan mengkuti perhelatan akbar Olimpiade Musim Panas 2016, di Rio de Janeiro, Brasil setelah proposal yang mereka ajukan resmi diterima pada beberapa tahun yang lalu dan menjadi negara ke-205 yang tergabung dengan IOC. Olimpiade musim panas Brasil nanti, rencananya akan dibuka mulai tanggal 5 Agustus 2016 dan akan ditutup pada tanggal 21 Agustus 2016, dengan mempertandingkan 306 partai dalam 28 cabang. Selain itu, diperkirakan nantinya akan dimeriahkan oleh 206 negara dengan jumlah total atlet diperkirakan sebanyak 12.600 atlet.

Kosovo sendiri adalah negara yang tergolong masih seumur jagung, yakni baru berusia sekitar delapan tahun terhitung sejak 17 Februari 2008 silam, setelah memerdekakan diri secara sepihak dari negara Serbia yang hingga kini masih menolak kemerdekaan Kosovo. Negara dengan populasi Islam terbanyak di Eropa tersebut, dengan populasi Islam mencapai 95,3 persen pada beberapa tahun yang lalu, kemudian didukung kemerdekaannya oleh mayoritas negara-negara beraliran kanan serta ditolak oleh mayoritas aliran kiri.

Dengan bergabungnya Kosovo pada perhelatan Olimpiade musim panas ini, mereka telah melengkapi 34 negara Islam lainnya yang telah terlebih dahulu bergabung dalam ajang internasional ini, seperti Sudan, Mesir, yaman, Palestina, Indonesia, Malaysia, dan lain sebagainya.

Terkait dengan bergabungnya Kosovo, sebetulnya negara ini telah terbiasa dengan ajang internasional empat tahunan yang terakhir kali diselenggarakan di inggris ini. Sejak masih bergabung dengan Serbia, banyak atlet yang ternyata berasal dari daerah Kosovo, kala itu. Bahkan, mundur lebih jauh lagi ke belakang, Kosovo juga ternyata rajin menyumbangkan putra-putri daerahnya untuk terjun dalam Olimpiade yang pertama kali digelar tahun 1896 itu, di bawah bendera Yugoslavia.

 

Baca juga: Menjelang Olimpiade Musim Panas, Jumlah Restoran Halal di Brasil Masih Terbatas


Dalam olimpiade Rio nanti, Kosovo telah terdaftar sebagai bagian di enam federasi cabang olahraga, yaitu tenis meja, panahan, judo, berlayar, angkat besi, dan pentathlon modern. Sebagai negara baru, rupanya Kosovo mempunyai atlet senior yang juga pernah tampil dalam Olimpiade musim panas sebelumnya, yakni Majilinda Kelmendi yang mewakili Albania di cabor judo empat tahun lalu. Di Olimpiade Rio nanti, Kelmendi sudah bulat akan membela Kosovo dan telah didaulat menjadi pembawa bendera, sebagai sebuah bentuk penghormatan pada keputusannya membela Kosovo.

Sekilas tentang negara baru ini, meskipun konstitusi Kosovo menetapkan Kosovo sebagai negara sekuler yang tidak memihak pada agama apapun dan juga menjamin kebebasan beragama. Menurut penelitian tahun 2013 dan 2014, Kosovo menempati peringkat pertama di Balkan dan kesembilan di seluruh dunia sebagai negara yang "bebas dan setara" terhadap agama dan ateisme. Sensus 2011 menyatakan bahwa 95.6% dari penduduk Kosovo beragama Islam (tanpa menspesifikasi sekte Bektashisme atau Sufisme) dan minoritas 3.69% yang mengikuti Kekristenan (mayoritas Kristen Ortodoks pada penduduk Serbia dan Kristen Katolik pada penduduk Albania).

Menurut Survei Kantor Statistik Kosovo pada beberapa tahun yang lalu, jumlah penduduk Kosovo diperkirakan antara 1,9 hingga 2,2 juta dengan komposisi suku sebagai berikut: 92% bangsa Albania, 4% bangsa Serbia, 2% suku Bosnia dan Gorani, 1% bangsa Turki, 1% orang Rom.

Kosovo telah didominasi oleh bangsa Albania sejak abad ke-19, namun demografi kuno Kosovo tidak diketahui secara pasti. Selain di negara Albania, bangsa Albania tersebar secara tidak merata di daerah Balkan dan tidak mencakup seluruh wilayah Kosovo. Sebagai contoh, daerah utara Kosovo didominasi oleh bangsa Serbia, sementara terdapat lebih banyak bangsa Albania yang berada di luar wilayah Kosovo dan Albania, seperti di daerah barat laut Makedonia dan Lembah Preševo di selatan Serbia.

Dengan pertumbuhan penduduk yang mencapai 1.3% per tahun, bangsa Albania Kosovo memiliki perkembangan penduduk yang paling pesat di seluruh benua Eropa. Penduduk Kosovo telah berkembang 460% kali lipat dari tahun 1921 hingga di awal-awal era millenium dan bangsa Albania sendiri membentuk 80% jumlah penduduk pada tahun 1991, jauh dari 60% yang dicapai pada tahun 1931. Hal ini juga dipengaruhi oleh migrasi bangsa Serbia dari daerah Kosovo karena adanya operasi pembersihan etnis pada masa Perang Kosovo. (alp/dbs)

 

Baca juga: Inilah Muslimah Selebritis Amerika Yang Bakal Nyanyi di Olimpiade Brasil

 


Back to Top