Lewat MTQN, Nusa Tenggara Barat Libatkan Tujuh Museum untuk Promosi Wisata Halal

(gomuslim). Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi tuan rumah ajang Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) tahun 2016 ini. Banyak hal yang dipersiapkan untuk lomba membaca Alquran ini yang akan berpusat di Arena Utama Islamic Center di Kota Mataram pada 30 Juli sampai 6 Agustus 2016. Selain persiapan untuk acara, Pemerintah Provinsi NTB juga mempersiapkan banyak hal untuk promosi destinasi wisata halal melalui event MTQN ini.

Salah satunya adalah dengan menghadirkan tujuh museum di Indonesia dengan penampilan koleksi-koleksinya di pameran MTQN Nusa Tenggara Barat ini. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal mengatakan koleksi yang akan ditampilkan tujuh museum ini, lebih kepada tentang bagaimana peradaban Islam di Indonesia. Mulai dari masuk hingga proses penyebarannya di seluruh Indonesia. Faozal menyebutkan, ketujuh museum yang memastikan akan berpartisipasi itu, adalah Museum Jakarta, Museum NTB, Museum Aceh, Museum Jawa Tengah, Museum Riau, Museum Sulawesi Tengah, dan Museum Sumatra Selatan.

“Museum-musem itu sudah resmi terdaftar dan terkonfirmasi kepada panitia untuk ikut berpartisipasi memamerkan koleksi yang mereka miliki," tambah Faozal.

Mantan Kepala Museum NTB ini, menjelaskan ada sebanyak 170 koleksi peradaban Islam di Idonesia akan di pamerkan di arena MTQ Nasional tersebut. Dengan penampilan museum-museum ini beserta koleksinya tersebut masyarakat dan kafilah peserta lomba, juga tamu undangan yang menyaksikan bisa lebih memahami dan menjadi tahu tentang sejarah Islam di Indonesia. Karena kata Faozal, benda-benda yang akan ditampilkan nanti, ada juga dari beberapa peninggalan kesultanan di tujuh provinsi itu.

Sementara untuk pengamanan benda museum, pihak panitia nantinya menyiagakan personil keamanan. Bahkan, pengamanan tersebut tidak hanya di seputar pameran, tetapi di luar pameran pun juga akan di jaga personil keamanan. Katanya, dalam areal pameran tidak hanya koleksi dari benda-benda tujuh museum yang akan ditampilkan di penyelenggaraan MTQ Nasional, tapi ada sebanyak 250 stand dari produk UMKM dan IKM dari seluruh Indonesia, termasuk NTB juga akan di pamerkan.

MTQN Provinsi NTB ini akan diisi sebanyak tujuh cabang dan 18 golongan. Terdapat satu lomba baru pada gelaran MTQN tahun ini, yaitu Khat Kontemporer yang sebelumnya telah dicanangkan pada MTQ XXV tahun 2014 di Kota Batam Kepulauan Riau. Berbagai kegiatan pun sudah disiapkan dalam rangkaian pembukaan MTQN XXVI, seperti Pawai Ta’aruf dan Malam Ta’aruf (29 Juli 2016), Pelantikan Dewan Hakim (30 Juli 2016), dan Pembukaan Pameran (30 Juli 2016). MTQN XXVI akan diikuti oleh 34 Provinsi dengan total 1.496 peserta.

Pemilihan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Nasional XXVI Tahun 2016 atas hasil keputusan MUNAS LPTQ Tahun 2016 di Kota Bandung, Jawa Barat. Menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Nasional Tahun 2016, bukan hal baru bagi Nusa Tenggara Barat karena sebelumnya pernah menjadi tuan rumah event yang sama tahun 1973. Hal ini menjadi angin segar bagi destinasi-destinasi wisata di Provinsi NTB yang bisa memanfaatkan event MTQN 2016 ini untuk promosi wisata halalnya dan mempertahankan Lombok yang menyabet World`s Best Halal Tourism Destination dan World`s Best Halal Honeymoon Destination dalam ajang bergengsi World Halal Travel Award 2015 di Uni Emirat Arab (UEA) dan sedang dalam tahap untuk kompetisi di tahun 2016 ini. (fau/dbs)

 


Back to Top