Dua Kegiatan MTQN 2016 Ini Pecahkan Rekor MURI

(gomuslim). Perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQN) 2016 baru akan dibuka secara resmi oleh Presiden Jokowi pada Sabtu malam (30/07/2016). Tapi, kemeriahan acara sudah terlihat pada Kamis (28/07/2016) di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan tuan rumah kompetisi membaca Alquran ke-26 ini. Kemeriahan tersebut adalah tercatatnya NTB dengan menggelar event pembukaan MTQN di dua rekor MURI sekaligus.

Rekor pertama adalah Kota Mataram NTB berhasil memecahkan rekor menyanyi dengan peserta terbanyak. Lebih dari 93 ribu peserta yang berasal dari siswa siswi di Kota Mataram memadati Taman Sangkareang. Tidak hanya siswa-siswi Muslim, pemecahan rekor ini  juga diikuti siswa-siswi yang beragama non-Islam. Semua tampak riang dan bergembira saat melantunkan lagu Indonesia Raya, Mars MTQ, dan Syukur. Pemecahan rekor MURI dilaksanakan di ruas Jalan Pejanggik hingga pusat kegiatan di teras Taman Sangkareang Mataram pada Kamis siang dan para siswa berbaris sampai 1,5 kilometer.

Pemecahan rekor tersebut disaksikan oleh Walikota Mataram Ahyar Abduh, Wakil Walikota Mataram Mohan Roliskana bersama Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Amin dan Ketua Umum DPP Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Said Aldi Al Idrus.

Sedangkan rekor kedua adalah kegiatan pembacaan Barzanji (asyraqalan) massal yang diikuti ribuan peserta dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), pelajar, remaja masjid se-Kota Mataram, dan santri putera pondok pesantren se-Lombok. Kegiatan ini melibatkan ribuan warga NTB yang berkumpul di sepanjang jalur Islamic Centre hingga Kantor Walikota Mataram menggelar dengan tema: “Gema Shalawat dan Selakar Barzanji". Gema Shalawat dan Barzanji yang dilantunkan oleh sepuluh ribu peserta tersebut bertujuan untuk memeriahkan MTQ Nasional ke-26 yang akan dilaksanakan pada 30 Juli mendatang sekaligus memecahkan Rekor MURI dengan peserta terbanyak yang melantunkan Shalawat secara bersama-sama.

Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Barat yang juga Ketua Panitia Pelaksana H. Rosyiadi Sayuti menyebutkan, kegiatan yang bertajuk “Gema Selakar Barzhanji" ini dihajatkan untuk memeriahkan pra MTQ Nasional XXVI. Kegiatan ini bertujuan untuk semakin menumbuhkan kecintaan Ummat Islam akan Nabi Muhammad SAW. Sementara Wali Kota Mataram, H. Ahyar Abduh yang turut memandu Serakalan menyatakan, Kota Mataram selaku tuan rumah berupaya memberikan kesan positif terhadap penyelenggaraan MTQ Nasional. Ahyar menegaskan, kegiatan Nasional ini menjadi upaya jajarannya untuk memberikan yang terbaik tidak hanya dari sisi penyelenggaraan namun juga dari sisi prestasi. Kata Ahyar, ada tiga sukses yang hendak dicapai dalam setiap perhelatan kegiatan baik skala Nasional maupun Internasional di Kota Mataram yakni sukses pelaksanaan, sukses pencitraan dan sukses ekonomi.

MTQN Provinsi NTB ini akan diisi sebanyak tujuh cabang dan 18 golongan. Terdapat satu lomba baru pada gelaran MTQN tahun ini, yaitu Khat Kontemporer yang sebelumnya telah dicanangkan pada MTQ XXV tahun 2014 di Kota Batam Kepulauan Riau. Berbagai kegiatan pun sudah disiapkan dalam rangkaian pembukaan MTQN XXVI, seperti Pawai Ta’aruf dan Malam Ta’aruf (29 Juli 2016), Pelantikan Dewan Hakim (30 Juli 2016), dan Pembukaan Pameran (30 Juli 2016). MTQN XXVI akan diikuti oleh 34 Provinsi dengan total 1.496 peserta.

Pemilihan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Nasional XXVI tahun 2016 atas hasil keputusan MUNAS LPTQ Tahun 2016 di Kota Bandung, Jawa Barat. Menjadi tuan rumah MTQ Tingkat Nasional Tahun 2016, bukan hal baru bagi Nusa Tenggara Barat karena sebelumnya pernah menjadi tuan rumah event yang sama pada tahun 1973. (fau/dbs)

 

 

 

 

 

 

 


Back to Top