Menteri Baru, Harapan Baru Dunia Perbankan Syariah

(gomuslim). Membincang tentang ekonomi syariah memang selalu menarik. Sebab melihat sepak terjang ekonomi konvensional yang sekarang terlihat ambisius terhadap pertumbuhan ekonomi, namun nihil terhadap pemerataan kesejahteraan. Disinilah kesempatan ekonomi syariah untuk mengambil alih hati masyarakat dunia. Khususnya Indonesia.

Hal ini pernah dituturkan oleh seorang guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makasar, Prof Dr M Nasir Hamzah SE Msi. Ia menuturkan bahwa ekonomi kapitalis malah membuat kesenjangan ekonomi, individualisme, hedonisme dan konsumtif. Sebaliknya di ekonomi syariah itu mengejar pemerataan dan kesejahteraan.

Penggantian menteri baru-baru ini menjadi berita yang ramai diobrolkan, salah satunya kembalinya ibu Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan menggantikan baoak Bambang Brodjonegoro. Rata-rata pengamat ekonomi mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi akan menaik dibawah menteri Sri Mulyani. Dan masih banyak opini lain terkait naiknya menteri baru tersebut.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono. Dibawah menteri keuangan baru, diharapkan keuangan Syariah mendapat perhatian dan meningkatkan akselerasi yang dilakukan terhadap keuangan syariah. Singkatnya, harapan terhadap menteri baru agar keuangan syariah berkembang. Seperti yang terjadi di masa kementerian Bambang Brodjonegoro.

Tentu hal ini menjadi harapan yang baik, jika memang nantinya keuangan syariah berkembang menjadi lebaik baik. Mengingat keuangan syariah di tahun 2016 mendapatkan net growth-nya hingga Rp61 triliun. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satunya adalah adanya konversi dari Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Syariah. strategi logis ini juga pernah diungkapkan oleh Presiden Direktur Karim Consulting Indonesia, Adiwarman A. Karim, mengatakan upaya jitu untuk mendorong perbankan syariah adalah konversi bank umum menjadi bank syariah.

Maka dengan adanya pergantian menteri ini, diharapkan menteri Sri Mulyani dapat melanjutkan trend positif dari menteri sebelumnya. (mrz/dbs)

 


Back to Top