Waktu Keberangkatan Haji Makin Dekat, Sementara Baru Dua Embarkasi Dinyatakan Siap

(gomuslim). Tidak lama lagi, jemaah haji akan berangkat menunaikan panggilan Allah dalam rangka melaksanakan rukun Islam yang kelima. Berbagai persiapan tentunya harus segera dilakukan agar niat baik calon jemaah haji dapat terlaksana. Sementara itu, mulai (09/08/2016) sebagian jemaah sudah siap diberangkatkan menuju Tanah Suci. Terkait hal ini, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar PT Angkasa Pura II dan Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia dapat meningkatkan mutu pelayanannya.

“Kami minta pada PT AP (Angkasa Pura) II dan Garuda Indonesia supaya meningkatkan pelayanannya dan tidak hanya mengandalkan fasilitas yang ada dari Kementerian Agama," ujar Menhub Budi.

Selain menekankan peningkatan mutu pelayanan jemaah haji, Menhub juga menginstruksikan Dinas Perhubungan Udara untuk terus berkoordinasi dengan Kemenag agar tidak ditemukan calon jemaah haji yang terlantar di bandara akibat persoalan visa yang belum selesai dari Kedutaan Besar Arab Saudi. Pasalnya keterlambatan visa adalah pemicu terlantarnya jemaah yang hendak berangkat haji.

Terkait hal kesiapan visa haji, Kabid Pengelolaan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kalsel H. Syukeriansyah, baru-baru ini mengungkapkan, dari kuota haji sebanyak 3.050 orang Calhaj Embarkasi Banjarmasin yang diberangkatkan tahun ini terdapat 500 orang yang visanya belum selesai atau belum diterbitkan. "Ya, sekitar 500 orang lah yang masih belum beres itu, sekarang ini masih tahap pembuatannya diupayakan pihak Kemenag pusat," papar Syukeriansyah.

Meski terdapat 500 visa yang belum diterbitkan, namun Syukeriansyah meyakinkan kepada jemaah bahwa hal tersebut dapat diselesaikan sebelum tiba waktu pemberangkatan pada (09/08/2016). Sementara dari kesiapan bandara pemberangkatan jemaah, sejauh ini baru 2 bandara yang menyatakan siap memberangkatkan jemaah haji pada tahun ini. Keduanya adalah Bandara Halim Perdana Kusuma dan Bandara Internasional Hang Nadim Batam yang siap melayani penerbangan 21 kloter jamaah calon haji Embarkasi Batam dari sejumlah daerah di Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Riau, dan Jambi.

Sedangkan menurut Menhub Budi, Bandara Halim Perdanakususma telah dinyatakan siap memberangkatkan 48.186 calon jamaah haji yang terdiri dari 114 kloter menuju Tanah Suci. Adapun terkait pelayanan jemaah selama di embarkasi tidak terlepas dari peran Kemenag dan juga PT. Angkasa Pura II. Namun Menhub Budi menugaskan perusahaan yang menanungi Bandara di seluruh Indonesia itu harus terus memperhatikan fasilitas yang tersedia tanpa melemparkan persoalan ke Kemenag.

"Meski layanan land side (sisi darat) merupakan ranah Kemenag, saya menugaskan PT AP II untuk take care (memperhatikan) juga. Kalau fasilitas sudah cukup ya cukup. Kalau kurang harus ditambah," kata Menhub Budi yang dilantik baru-baru ini.

Jelang pemberangkatan jemaah diharapkan 12 embarkasi yang telah ditetapkan pemerintah dinyatakan siap memberangkatkan jemaah. Semua ini demi terwujudnya kelancaran penerbangan calon haji agar tidak ada lagi haji yang terlantar di bandara. Sejauh ini proses persiapan tergolong baik dengan adanya sistem komputerisasi pendataan, untuk itu semoga pemberangkatan haji tahun ini tidak terjadi hal-hal negatif yang tidak diinginkan. (fh)


Back to Top