Muslim di Inggris Meningkat, Industri Makanan Halal Maju Pesat

(gomuslim). Inggris memang akhir-akhir ini menjadi buah bibir umat muslim dunia. Selain menjadi negara yang sukses menerapkan perbankan  bersistem syariah, Inggris juga ramah terhadap makanan halal. Agama Islam benar-benar tumbuh subur di negara tersebut. Tercatat dalam empat tahun terakhir, jumlah muslim mencapai 2,7 juta. Pertumbuhan muslim di negeri Ratu Elizabeth itu tumbuh 80 persen. Hal ini merujuk pada sensus tahun 2015.

Tentu hal ini sangat dimanfaatkan oleh pengusaha penyedia makanan, untuk memenuhi kebutuhan konsumsi makanan halal di negeri tersebut. Pasalnya, sebelumnya banyak mahasiswa muslim disana yang mengaku frustasi karena tidak adanya makanan halal yang bisa di konsumsi. Hal ini tentu menjadi kesulitan tersendiri bagi umat muslim yang menjadi minoritas di negeri tersebut.

Setelah melihat pertumbuhan umat muslim yang begitu pesat. Tentu perlu adanya terobosan agar tersedianya makanan halal. Maka dari itu, salah satu jasa pemotong hewan di pinggiran Cotswolds, kota kecil berjarak sekitar 2 jam dari London, merubah bisnisnya ke pasar daging halal. Clifford Freeman, pemilik rumah potong keturunan Inggris asli itu menunjuk seorang muslim ahli memotong hewan secara Islam untuk menjadi konsultannya.

Dia merekrut orang-orang muslim dan diberikan training cara memotong hewan sesuai syariat Islam untuk bekerja di rumah potong miliknya. Dari hal ini, masyarakat di Inggris secara tidak langsung belajar bahwa Islam sangat serius dalam urusan memotong hewan. Memotong hewan secara halal dianggap umat Islam sebagai tugas yang sangat penting. Tidak sembarangan orang boleh melakukannya.

Break salat Jumat juga diberikan Clifford kepada pegawainya. Ia juga mengubah arah toilet agar tidak menghadap atau membelakangi Makkah. Dengan banyaknya perubahan-perubahan untuk memenuhi tutunan Islam, sejak menghususkan pada daging halal, produksinya melonjak menjadi 300 ribu ayam perminggu dibanding sebelumnya yang hanya 40 ribu ayam perminggu. Dengan pegawai lebih dari 250 orang, Clifford menjadi salah seorang pemilik rumah potong hewan halal terbesar di Inggris.

Berdasarkan pertimbangan peluang bisnis seperti Clifford, supermarket besar di Inggris kini juga menyediakan daging halal sebagai pilihan untuk konsumen muslim. Supermarket seperti ASDA, Tesco, Sainsbury, dan Somerfields, terutama cabang di kawasan permukiman muslim, banyak menjual ayam, daging, sosis serta salami berlabel halal pada deretan daging segar dan olahan.

Karena di Inggris konsumsi daging halal sangat tinggi dan peraturan pemotongan hewan tidak boleh di sembarang tempat, melainkan harus dilakukan di rumah pemotongan bersertifikat resmi. Inilah yang membuat semakin banyak rumah pemotongan daging halal didirikan. Dengan demikian, berarti semakin banyak kemudahan untuk mendapatkan makanan halal di Inggris. (mrz/dbs)

 

 

 


Back to Top