Ubah 'Image' Muslimah Berhijab, Dua Cantik Ini Pilih Profesi Mekanik

(gomuslim). Berhijab kini sudah tidak menjadi halangan untuk para muslimah ‘pede’ mengembangkan bakat mereka di bidang masing-masing. Hal tersebut terlihat dari makin semaraknya profesi-profesi di dunia kerja yang melibatkan perempuan berhijab tanpa halangan apapun seperti dulu hijab belum diterima seperti sekarang. Tapi hal ini belum sempurna terealisasi bagi para muslimah yang tinggal di negara muslim minoritas, terkadang mereka harus mempunyai usaha yang lebih dengan membuktikan bahwa hijab juga bisa membuat mereka bersinar dengan passion mereka masing-masing.

Adalah Rajae dan Najlae Lashqar, dua muslimah bersaudara asal Maroko ini berusaha mengubah stereotip buruk terhadap hijab dan Islam lewat profesi mereka sebagai mekanik. Mereka berdua ini mempunyai mimpi yang besar dan mimpi tersebut adalah penuh dengan talenta mereka serta ketertarikan mereka terhadap mesin dan mobil.

Tidak hanya ingin mewujudkan mimpi-mimpi mereka, Lashqar bersaudara ini juga mengubah stereotip profesi mekanik juga bisa dilakukan oleh perempuan. Hal ini mereka buktikan dengan menjadi siswi di jurusan teknik mesin yang hanya mereka berdua saja murid perempuannya, yang lainnya adalah murid laki-laki. Saat ini mereka sedang menempuh pendidikan di tahun kedua dan setelah selesai mereka ingin membuka bengkel sendiri dengan konsep bengkel khusus perempuan dengan mekanik perempuan:  ‘by women for women’ yang akan diberi  nama Princess Auto. Mereka ingin perempuan bisa mengatasi kerusakan mobil mereka tanpa meminta bantuan siapapun jika mereka bisa melakukannya sendiri.

Seperti dilansir dari publikasi Muvslim, mimpi mereka ini akan terwujud dengan bantuan sebuah yayasan bernama Let Girls Learn Foundation dan tentu dengan usaha mereka sendiri untuk bisa bersaing di dunia kerja global. Yayasan Let Girls Learn tersebut juga berharap mimpi mereka bisa menjadi nyata demi perkembangan perempuan di Maroko menjadi lebih baik. Apalagi saat ini di Maroko sedang gencarnya kampanye terhadap kesetaraan gender perempuan yang lebih baik, khususnya pada akses di bidang pendidikan.

Upaya ini penting untuk mengatasi tantangan ekonomi dan budaya yang masih menghambat perempuan untuk mengakses pendidikan berkualitas, khususnya di Maroko. Dengan bantuan Let Girls Learn Foundation, perempuan-perempuan seperti Lashqar bersaudara ini memiliki kesempatan untuk membuat impian mereka menjadi nyata. Yayasan ini adalah sebuah inisiatif oleh Presiden dan Ibu Negara Amerika Serikat untuk membantu lebih dari 62 juta anak perempuan di seluruh dunia.

Selain itu, perempuan Muslim diletakkan pada standar yang tinggi dalam Islam. Tidak hanya mereka yang disebutkan dalam khotbah terakhir Nabi Muhammad SAW. yang harus diperlakukan dengan hormat. Dalam hidup mereka, perempuan didorong untuk dididik, mengajar, dan mengejar passion untuk berbuat lebih banyak. Bahkan ada Surah yang didedikasikan untuk perempuan dalam Alquran, yaitu Surah Annisa. Lashqar bersaudara ini tidak hanya mengejar atau merangkul semangat mereka dalam menggapai mimpi. Mereka menunjukkan kepada dunia bahwa perempuan Muslim tidak dicabut atau tertindas. Mereka pun melalui profesi mekanik membuktikan bahwa setiap Muslimah diberi kesempatan untuk berkontribusi di bidang yang sama seperti laki-laki. (fau/dbs)


Back to Top