Tahun Ini, Penerbangan di Bandara AMAA Madinah Meningkat Lima Persen

(gomuslim). Jika di Indonesia aktifitas di bandara sedang mempersiapkan embarkasi untuk pemberangkatan jemaah haji, demikian pula halnya dengan aktifitas Bandara Internasioanl Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah Al Munawwarah yang telah mempersiapkan penyambutan jemaah dari berbagai negara.

Otoritas bandara telah memprediksi keramaian akan terjadi mulai kedatangan awal jemaah haji. Sehingga dengan demikian pihak pengelola bandara menyatakan bahwa  penerbangan atau maskapai yang mendarat tahun ini meningkat 5% dari tahun lalu, dimana pada tahun ini diprediksi akan terjadi 2678 penerbangan yang menuju ke bandara madinah selama musim haji berlangsung.

Pada musim haji tahun 2016, aktifitas bandara  akan ditingkatkan dengan intensifitas kinerja pada setiap titik pelayanan yang dilalui jemaah haji. Otoritas  bandara menjelaskan bahwa ketika jemaah haji tiba di bandara sampai keberangkatan harus dipastikan dalam kondisi aman dan nyaman. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bandara, maka otoritas terkait akan menerapkan sistem kerja 24 jam dengan konsentrasi penuh dan standar pelayanan yang telah ditetapkan.

Selain itu lounge yang disiapkan di dalam bandara juga harus ditingkatkan fasilitas serta kualitas pelayanannya. Sehingga para jemaah dapat rileksasi sambil menunggu transportasi darat atau sekedar menghilangkan kepenatan selama perjalanan di pesawat yang memakan waktu berjam-jam.

Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz Madinah kerap menjadi tujuan pendaratan jemaah haji dan umrah selain bandara King Abdul Aziz Jeddah. Bandara di Madinah ini kerap disebut sebagai Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA). Bandar udara internasional ini pernah mendapat penghargaan pada 2015 dari Pemerintah Indonesia atas suksesnya pihak otoritas bandara dalam perencanaan dan mengelola Bandara tersebut terkait kedatangan jemaah haji gelombang I pada musim haji tahun lalu.

Pada musim haji tahun lalu, sistem pelayanan yang diterapkan oleh otoritas bandara berbeda dengan sistem kerja yang diterapkan di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Jika di Bandara AMMA Madinah, jemaah langsung diarahkan ke bus usai melewati pemeriksaan di imigrasi yang jaraknya tidak terlalu jauh dari bus. Kemudian jemaah langsung menuju ke pemondokan, sehingga sistem ini dapat meminimalisasi kelalaian calon haji saat berada di bandara.

Diprediksi jemaah haji mulai tiba di Bandara  Madinah maupun Jeddah pada 1 Dzulqa’dah atau hari ini (04/07/2016). Dengan persiapan yang telah dilakukan, maka seyogyanya jemaah haji yang merupakan tamu Allah mendapat pelayanan yang ramah dan baik dari pihak otoritas Saudi. (fh/Alriyad)


Back to Top