Mulai Hari Ini Dua Bandara Internasional Saudi Siap Sambut Kedatangan Jemaah Haji

(gomuslim). Hari ini telah memasuki bulan Dzulqakdah, otoritas bandara internasional di Saudi telah disibukkan dengan aktivitas penyambutan kedatangan jemaah. Terminal Haji Bandara International King Abdul Aziz di Jeddah dan Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah telah menyatakan kesiapan untuk menerima jemaah haji yang akan tiba di bandara mulai hari ini (01/11/1437) atau (04/08/2016).

Selama musim haji berlangsung, aktifitas kedatangan jemaah haji di bandara berlangsung selama dua setengah bulan,  selama itu pula bandara diprediksi menerima sekitar 1,4 juta jamaah haji dari seluruh dunia. Untuk meningkatkan kapasitas pelayanan, maka otoritas bandara menyiapkan lebih dari 7.000 staf yang merupakan perwakilan dari 27 instansi pemerintah maupun swasta. Mereka dilibatkan untuk menyambut dan melayani kedatangan jemaah haji.

Pada musim ini, semua lounge di terminal haji akan diubah menjadi lounge kedatangan dari 4 Agustus sampai dengan 5 September  sedangkan selanjutnya akan diubah menjadi lounge keberangkatan dari 17 September sampai dengan  16 Oktober.

Adapun mengenai rombongan jemaah yang pertama kali tiba di Saudi adalah jemaah haji dari New Delhi. Berdasarkan jadwal keberangkatan dan kedatangan, jemaah haji dari New Delhi, India akan tiba di Bandara Madinah hari ini pukul 17:00 waktu setempat. Jumlah jemaah dari India yang melaksanakan ibadah haji pada tahun ini sebanyak 136.020 orang.

Untuk dapat melakukan penertiban terkait penerbangan, maka Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah serta lembaga lainnya di Saudi. Dengan demikian pihaknya telah menyiapkan rencana kerja sejalan dengan arahan dari pimpinan Saudi, di mana otoritas Saudi menginginkan adanya jalur cepat pada prosedur kedatangan dengan penerapan e-track system.

Kemudian setelah melewati e-track system dan lain-lain, petugas dari Kementerian Kesehatan Saudi akan memberikan panduan dan layanan kesehatan yang diperlukan bagi jemaah haji kemudian para jemaah akan melewati proses pemeriksaan paspor untuk kepentingan prosedur imigrasi yang berlaku di Saudi.

Terminal haji yang telah tersedia di bandara Saudi memiliki luas 9 ha atau 90.000 meter persegi dengan 142 counter paspor dan 120 counter Kementerian Haji dan Umrah. Pada musim haji tahun ini terdapat dua sistem baru yang diterapkan dalam penyelenggaraan haji di Saudi yaitu, adanya gelang GPS dan e-track system yang diterapkan dibandara. Harapannya sistem baru yang diterapkan dapat membantu efisiensi dan efektifitas kerja yang berdampak positif terhadap jemaah haji seluruh dunia. (fh/SG)


Back to Top