Rombongan Haji Pertama Tiba di Madinah, Pemeriksaan Jemaah dari India Lancar

(gomuslim). Berdasarkan informasi yang telah disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, hari ini rombongan jemaah haji yang pertama tiba di Saudi adalah jemaah asal India. Sesuai jadwal penerbangan, jemaah asal India ini tiba di Madinah pada pukul 17:00 namun sebelum sore hari Jemaah haji dari India telah tiba pagi ini.

Kedatangan rombongan jemaah pertama ini mendapat sambutan hangat dari otoritas bandara, pejabat pemerintah dan juga Kedubes India di Arab Saudi. Para jemaah tersebut diberikan hadiah dari pihak bandara dalam acara sambutan bertema “Kami Menyintaimu Wahai Tamu Allah”.  Dalam prosesi pemeriksaan di bandara Madinah tergolong cukup cepat dan lancar dengan adanya pemberlakuan sistem baru, setelah melewati proses pemeriksaan di bandara jemaah langsung diangkut dengan transportasi darat menuju pemondokan yang telah ditentukan.

Sistem pelayanan di Bandara AMMA Madinah tergolong lebih baik dari Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAA) Jeddah . Namun berdasarkan keterangan dari petugas Bandara KAA, pemeritah Saudi telah melayangkan perintah untuk memperlakukan jemaah haji dengan sambutan hangat, ramah dan menyenangkan, karena mereka merupakan tamu Allah yang harus dihormati. Dengan demikian pihak Bandara KAA pun akan meningkatkan kualitas pelayanan untuk menyambut jemaah haji.

Pada musim haji tahun 2016, aktifitas bandara di Madinah akan ditingkatkan dengan intensifitas kinerja pada setiap titik pelayanan yang dilalui jemaah haji. Otoritas  bandara menjelaskan bahwa ketika jemaah haji tiba di bandara sampai keberangkatan harus dipastikan dalam kondisi aman dan nyaman. Untuk meningkatkan kualitas pelayanan di bandara, maka otoritas terkait akan menerapkan sistem kerja 24 jam dengan konsentrasi penuh dan standar pelayanan yang telah ditetapkan.

Terkait dengan kedatangan jemaah asal India, tentunya tidak terlepas Jemaah Haji Asia Selatan yang telah memiliki persatuan kuat di Arab Saudi, mereka telah lama membentuk Organisasi Haji Asia Selatan dengan beberapa cabang yang tersebar di sana. Bahkan pada musim haji 2016, Pemerintah Saudi lewat Kementerian Haji dan Umrah melakukan kerjasama manajamen pelayanan jemaah dengan organisasi dari Asia Selatan ini.

Jika di Saudi, organisasi pelayanan jemaah haji dapat berdiri dan mendapat dukungan serta perhatian khusus dari pemerintah setempat, maka sudah seharusnya juga dengan organisasi haji Indonesia untuk dapat menancapkan pondasi agar memungkinkan bagi organisasi haji untuk menggalang persatuan di Saudi dengan tujuan membantu atau sebagai counselor  jemaah haji Indonesia saat musim haji seperti sekarang ini. (fh/Alriyad)


Back to Top