Seminar Internasional YPI Al Azhar

B.J. Habibie: Ada Tiga Pilar Penting Masjid Jadi Benteng Umat Islam

(gomuslim). Mantan Presiden RI Prof. Dr. Ing. B.J. Habibie hadir sebagai salah satu pembicara ada forum Seminar Internasional “Peran Masjid Dalam Membentengi Umat Islam Dari Pemikiran Menyimpang” pada Kamis (4/08/2016) di Aula Buya Hamka Komplek Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan. Pada kesempatan tersebut, B. J. Habibie mengatakan bahwa Masjid dalam hal ini tempat ibadah umat Islam harus tampil menjadi garda depan dalam mendidik umat dan juga memakmurkan umat.

“Ada tiga pilar atau elemen penting yang patut kita perhatikan dalam membangun sebuah peradaban manusia, dalam hal ini juga dalam memakmurkan masjid. Tiga elemen itu adalah agama, budaya, dan ilmu pengetahuan. Jika ketiga pilar ini tumbuh dan ditingkatkan secara bersamaan, maka sumber daya manusia Indonesia bisa kuat dan juga unggul, “ jelas Presiden ke-3 Republik Indonesia ini.

Tapi, lanjut B. J. Habibie, jika tiga elemen ini ada yang tidak berjalan dengan baik, maka satu ditambah satu dan ditambah satu lagi bukan sama dengan tiga tapi bisa minus 30.000. Lain hal jika berjalan dengan baik dan bersinergi positif, maka satu ditambah satu dan ditambah satu lagi menjadi sama dengan plus 3.000, 30.000, bahkan 3 juta. “Hal apa yang bisa mengurangi nilainya? Tentu banyak, salah satunya korupsi, “ pungkasnya.

Untuk itu, Habibie yang akrab disapa Eyang Habibie juga mengajak semua masyarakat khususnya para anak muda untuk tidak melupakan ajaran agama di manapun dan kapan pun, saat kaya, saat miskin, dalam kondisi apapun. “Jadilah anak muda yang produktif, sehingga menjadi pribadi yang profesional dengan tidak melupakan dua hal, yaitu iman dan takwa, “ tambah Eyang Habibie.

Seminar Internasional ini adalah forum diskusi yang berlangsung atas kerjasama antara Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar dengan Rabithah Al-A’lam Al-Isami (Liga Dunia Islam) Cabang Indonesia. Selain menghadirkan B. J. Habibie, seminar ini juga menghadirkan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla yang secara resmi membuka seminar beserta pembicara lain, yaitu Sekjen Liga Dunia Islam Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdul Muhsin Al-Turki dan Wakil Ketua MPR RI DR. Hidayat Nur Wahid.

Forum ini bertujuan menegaskan pentingnya peran masjid sebagai wadah pemersatu umat Islam dan wadah penyebaran dakwah yang konstruktif agar umat Islam tidak terpengaruh oleh pemikiran yang destruktif bagi kemajuan umat dan dakwah Islam di Indonesia. Untuk itu, para pembicara tersebut masing-masing menyampaikan gagasan dan pemikiran mereka tentang topik tersebut. Acara seminar internasional ini dihadiri oleh sekitar 500 tamu undangan yang berasal dari kalangan akademisi, cendikiawan muslim, para pengurus Masjid di seluruh Indonesia, pengurus Masjid kampus se-Indonesia, lembaga, individu pemerhati, dan praktisi dakwah Islam. (fau)

 

 


Back to Top