Islamic Development Bank Siap Kelola Hewan Kurban di Musim Haji 2016

(gomuslim). Ketika musim haji berlangsung pemerintah Arab Saudi biasanya telah menyediakan ratusan ribu hewan kurban untuk disembelih pada 10-13 Dzulhijjah. Namun penyediaan ratusan ribu hewan kurban tersebut tidak terlepas dari keterlibatan Islamic Development Bank (IDB) sebagai pihak yang berkontribusi dalam program penyembelihan hewan kurban (adhahi).  

Terkait hal ini, Ahmad Mohamed Ali selaku Presiden IDB mengadakan pertemuan dengan pihak penanggung jawab urusan haji Kerajaan Arab Saudi, Kamis, (04/08/2016) di Kantor IDB Jeddah.  Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai pengaturan musim haji 2016 serta proyek pengadaan hewan kurban, selain itu pertemuan ini juga membahas tentang peluncuran situs www.adahi.org sebagai media yang menyampaikan seputar hewan kurban yang dikelola IDB.

Proyek pengadaan hewan kurban tidak terbatas pada penyediaannya saja, dalam pertemuan diselenggarakan kemarin, pihak IDB dan otoritas Saudi juga membahas mengenai kelayakan hewan sesuai dengan persyaratan syariah, standar kesehatan dan kebersihan selama pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di sekitar Tanah Suci. Selain itu sistem distribusi daging kurban pun menjadi persoalan penting untuk dibahas.

Rencananya distribusi daging kurban akan tersalurkan ke masyarakat miskin di berbagai negara Muslim, sejak tahun 1983 pendistribusian ini telah dikelola oleh IDB yang bekerjasama dengan otoritas di Arab Saudi.

Setiap tahunnya  tidak kurang dari satu juta ekor kambing dibutuhkan IDB untuk disembelih dan dagingnya disalurkan kepada umat Islam di berbagai negara. Pendistribusian tersebut dilakukan dalam bentuk daging beku untuk menjaga kesegarannya, mengingat waktu pendistribusian berlangsung selama beberapa hari untuk sampai ke umat Muslim di berbagai negara.

Selain pendistribusian dalam bentuk daging beku, ada pula hewan kurban yang disembelih di negara-negara lainnya namun sumber dananya disalurkan oleh IDB yang diambil dari dari dam (denda) bagi jamaah haji yang berhaji tamattu’ (umrah dulu baru haji), sehingga mereka dikenakan dam 1 ekor kambing. Dana itulah yang digunakan untuk membeli kambing dari seluruh dunia terutama Australia, New Zeeland, Somalia, Sudan dan negara Amerika Latin.

Sebagaimana yang dilansir dari situs adahi.org, selama musim haji tahun lalu terdapat 840,000 paket daging kurban yang didistribusikan ke masyarakat miskin di sekitar Tanah Suci, paket tersebut berasal dari sumbangan berbagai organisasi di Saudi adapun selebihnya paket daging kurban didistribusikan ke 23 komunitas negara Muslim. (fh/an)


Back to Top