Event ‘International Rapa’i Festival’ Perkuat Potensi Aceh Jadi Destinasi Wisata Halal Indonesia

(gomuslim). Aceh menjadi satu dari tiga destinasi pilihan terkait wisata halal Indonesia oleh Kementrian Pariwisata (Kemenpar) menyusul Lombok dan Padang. Untuk itu banyak hal yang dilakukan Aceh demi menggapai predikat Besat Halal Tourism versi Nasional agar bisa menju kancah Internasional seperti Lombok Nusa Tengga Barat tahun lalu. Aceh pun semakin kreatif mendesain event dengan didukung oleh Kementerian Pariwisata RI, provinsi yang biasa disebut dengan Serambi Mekkah itu menggelar kegiatan berskala internasional yang bertajuk Aceh International Rapa’i Festival.

Acara festival ini resmi diluncurkan pada (04/08/2016) di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jalan Merdeka Barat, Jakarta. Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh Reza Fahlevi, melalui kegiatan ini pula, wisatawan yang berkunjung diharapkan merasakan suasana tradisi orang Aceh dalam mengenal Rapa’i yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Aceh, baik secara filosofis maupun kultural.

Kegiatan ini nantinya akan ada suguhan full alat musik tradisional perkusi Aceh berupa Rapa’i, seperti Rapa’i Pasee, rapa’i Daboih, Rapa’i Geurimpheng, Rapa’i Pulot, dan Rapa’i Geleng. Tentu, akan seru, heboh dan semarak. Peserta dari Aceh akan menampilkan Rapa’i Uroh Deng (Pasee), Rapai Uroh Duk, Rapai Grimpheng, Rapai Geleng, Perkusi Gendang Melayu Tamiang, Seni nandong Simeulu, dan ragam seni tradisi lainnya. Selain itu akan ditampilkan pula alat musik perkusi etnik dari provinsi lain dan juga dari mancanegara yang pastinya akan menjadi tontonan menarik. Selain itu, festival yang akan berlangsung pada tanggal (26-30/08/2016) ini juga akan diisi dengan seminar dan coaching clinic yang dipandu langsung oleh musisi dan perkusian ternama di antaranya Gilang Ramadhan, Steve Thornton, dan Daood debu.

“Peserta yang sudah memastikan diri untuk hadir adalah para turis asing dari Cina, Thailand, Malaysia, Jepang, dan Iran. Dari dalam negeri kita kedatangan tamu dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Makassar, dan Surabaya,” tambah Reza.

 

Pemerintah Aceh mengharapkan dengan kegiatan ini mampu menghidupkan aura Aceh. Kesan religius yang selama ini melekat hendaknya semakin mantap agar ke depan Aceh menjadi daerah tujuan wisata halal yang benar-benar bebas dari pengaruh budaya asing yang juga perlu dukungan semua pihak dengan menjaga dan melestarikan seni budaya Aceh hal ini bisa dicapai.

Berdasarkan data dari tahun 2014 sampai 2015 jumlah wisman yang datang ke Aceh juga mengalami kenaikan hingga 20%. Semuanya berkat branding Aceh sebagai destinasi wisata halal. Pada tahun 2015 kunjungan wisatawan ke Aceh mencapai 1,7 juta, terdiri 1,6 juta wisnus dan 54 ribu wisman atau meningkat sekitar 20% dibandingkan tahun 2014. Melihat peluang dan kelebihan yang dimiliki Aceh, pihak Kemenpar pun tengah mempersiapkan Aceh untuk berkompetisi dalam ajang wisata halal dunia. Bukan tidak mungkin kalau Aceh dapat meraih prestasi bergengsi dalam wisata halal seperti Lombok tahun lalu.

Tak hanya itu, wisata budaya religi, kuliner, keindahan masjid dan rumah adat, serta keindahan Tari Saman dan Rapai, sukses menambah kesempurnaan Aceh. “Daya pikat, kuliner Aceh luar biasa. Dari kopi tarik, mi Aceh, dan lainnya. Inlah yang harusnya dipromosikan di mancanegara,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Arief juga berharap Aceh harus bisa memenangkan The Best Halal Tourism In The World. Dia pun akan mempromosikan Aceh ke seluruh dunia, bahkan ada musik Aceh yang menjadi iklan promosi Indonesia yang disiarkan ke seluruh dunia dan seluruh televisi mainstream dunia. Katanya, video promosi wisata halal Aceh yang diluncurkan pada hari pembukaan festival Rapa’I Internastional tersebut sudah masuk level dunia dan sudah tersebar di NatGeo, Discovery Channel, Baidu, dan lainnya.

Adapun event Aceh International Rapa'i Festival ini akan berlangsung di ebebrapa tempat di Aceh mulai tanggal (26/08/2016) dengan opening ceremony di Sulthanah Safiatuddin Park, kegiatan Rapa'i Tour The Banda Aceh akan berlangsung di Banda Aceh dan Aceh Besar, acara International Percussion Concert di Sulthanah Safiatuddin park, Rapa'i on the city di Putroe Phang Park & Aceh Art and Culture, Rapa'i seminar and percussion clinic di Indoor Aceh Art and Culture, dan Rapa'i Fest art and culture expo di Sulthanah Safiatuddin Park. Informasi lebih lanjut mengenai wisata halal Aceh dan juga festival ini bisa diakses melalui laman: www.acehrapaifest.com. (fau/dbs)

 

 

 


Back to Top