Dua Jam Diguyur Hujan Deras, Kota Madinah Dilanda Banjir

(gomuslim). Sore hari kemarin (08/08/2016) beberapa daerah di Saudi diguyur hujan deras. Hujan yang turun selama dua jam menyebabkan banjir yang melanda Kota Madinah. Jalan protokol di utara dan barat tergenang air akibat saluran drainase meluap sehingga air pun menggenangi sejumlah jalan di beberapa titik Kota Madinah. Petugas pertahanan sipil bergegas memberikan maklumat kepada para warga setempat agar berhati-hati pada kondisi seperti ini khususnya terhadap tumbangnya pohon di beberapa tempat.

Banjir yang terjadi sore kemarin telah merendam kantor-kantor yayasan dan pemerintah, khususnya proyek penanggulangan banjir di Madinah yang baru saja berlangsung. Tanggul penahan banjir yang ada di sana tidak dapat menahan arus air hujan yang deras. Sehingga banjir pun sempat terjadi khususnya di wilayah dataran rendah yang ada di Madinah. Selain itu banjir telah melanda tempat-tempat penting seperti universitas dan rumah sakit yang ada di kota tersebut.

kjjgk

Dari peristiwa banjir kemarin tercatat aliran air deras juga masuk di gerbang timur Universitas Thayyibah dan Universitas Islam Madinah, serta Kantor Departemen Kesehatan Madinah. Aktifitas kerja pun terganggu akibat peristiwa banjir yang melanda, mobil ambulan di kota ini diminta untuk segera bersiaga menangani warga yang terkena banjir. Banjir pun  melanda jalan Imam Bukhari dan Imam Muslim di area barat Madinah karena saluran air drainase di sana meluap akibat derasnya air hujan yang terjadi pada sore hari kemarin.

Hingga saat ini, satuan petugas keamanan kota Madinah menyampaikan data yang menunjukkan 11 pohon tumbang pada saat peristiwa hujan deras yang melanda Madinah, kemudian berdasarkan rilis resmi dari Dinas Pejabat Pertahanan Kota Naqib Raid bin Audah Al Ahmady  menyampaikan bahwa tidak terjadi korban pada peristiwa tersebut.

Banjir yang melanda kota madinah kemarin tidak berdampak serius di Masjid Nabawi, namun akses masuk jemaah haji terganggu mengingat sejumlah area di Madinah tergenang air. Sementara itu Sekjen Departemen Penyelematan Sipil Madinah Al Lahiby mengatakan bahwa terdapat 500 infrasuktur yang rusak akibat terjangan banjir di Madinah kemarin, namun Lahiby menjelaskan bahwa penanganan pasca bencana ini akan segera diatasi, “Mekanisme penanganan bencana ini, yang telah disebar dengan cepat secara profesional untuk menangani lokasi di mana banjir terjadi khusus di jalan protokol Madinah, selanjutnya dilakukan penyedotan air dengan tangki dan peralatan khusus untuk menyelesaikan persoalan ini,” ungkap Lahiby seperti yang dikutip dari Al Madina.

hkhklhlk

Sebagaimana yang telah diketahui bahwa Madinah merupakan suatu kota yang menjadi destinasi jemaah haji seluruh dunia. Peristiwa banjir ini tentunya mendapat perhatian khusus dari seluruh pemangku kepentingan, karena hal ini terkait dengan akses kemudahan jemaah haji tahun ini. Peristiwa banjir bukanlah hal baru yang pernah melanda di negara Saudi yang pada dasarnya adalah negara padding pasir, beberapa bulan lalu Masjidil Haram Mekkah juga pernah digenangi air setinggi 10 cm.

Namun hal terpenting dari semua itu adalah penanganan serius atau penyelamatan manusia dalam peristiwa banjir tersebut. Jika tidak ada ditemukan korban dari peristiwa ini, maka harapan banyak pihak agar jemaah haji tahun ini dapat selamat dari hal-hal yang tidak diharapkan. (fh)

gkhk


Back to Top