Dinas Kesehatan Jeddah Siap Lakukan Perawatan Terhadap Jemaah Haji yang Sakit

(gomuslim). Usia jemaah haji yang berbeda-beda serta kondisi kesehatannya pun tidak dapat disamaratakan. Dengan demikian persyaratan kesehatan menjadi hal penting yang harus diperhatikan secara serius. Karena hal ini dapat mempengaruhi kelancaran pelaksanaan ibadah haji.

Berkenaan dengan hal itu, Ketua Dinas Kesehatan Jeddah Dr. Mubarak Usairy menyampaikan bahwa pihaknya siap bertugas untuk membantu jemaah haji secepat mungkin. Ia pun menjelaskan bahwa petugas dari Dinas Kesehatan Jeddah akan dikirim ke Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAA) Jeddah dan Mina. Jika ditemukan jemaah haji yang sakit maka akan segera dibawa ke rumah sakit umum dan rumah sakit khusus untuk penanganan penyakit tertentu.

Kantor pengawasan kesehatan berfungsi sebagai upaya penyuluhan untuk mencegah penularan penyakit di Arab Saudi selama berlangsungnya musim haji. Upaya ini dilakukan di sejumlah tempat seperti, terminal kedatangan di bandara, penyediaan peraturan terkait kesehatan, dan syarat kesehatan bagi jemaah haji dari negara-negara endemik sebagaimana yang telah dilakukan di Bandara KAA Jeddah.

Dinas Kesehatan Jeddah menyatakan bahwa pihaknya telah menugaskan 595 pegawai sipil serta klinik kesehatan untuk pertolongan pertama bagi jemaah haji yang terkena penyakit akut. Selain itu, di dalam klinik ini terdapat beberapa ruangan isolasi untuk mencegah penularan penyakit dengan adanya alat sterilisasi udara. Petugas yang dipilih pun merupakan tenaga terampil yang telah melewati tahap pelatihan dalam penangan persoalan daruat terkait penanganan pasien.

Pada Bandara KAA Jeddah telah disiapkan 6 kelompok kesehatan yang disebar pada tiap terminal bandara dan mereka telah dilatih untuk dapat bekerja secara maksimal selama 24 jam untuk menangani penyakit serius.

Hingga saat ini tercatat sekitar 100,000 jemaah haji dari Banglades yang telah melintasi pemeriksaan di Bandara KAA Jeddah. Namun pada sisi lain jemaah haji yang melewati jalur laut dan telah masuk pelabuhan lantas menuju Jeddah tercatat jumlahnya telah mencapai 14.475 orang. Adapun pemeriksaan kesehatan bagi jemaah haji yang melintasi jalur laut dilakukan oleh 97 petugas Pengawasan Kesehatan Mina-Jeddah Islamy.

Usairy menegaskan bahwa pelayanan kesehatan jemaah haji yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Jeddah,  dimulai sejak kedatangan jemaah yang melewati jalur bandara atau pun pelabuhan sampai pada waktu kepulangan ke negara mereka masing-masing. Selanjutnya pengawasan kesehatan terhadap jemaah tidak dilakukan dalam bentuk pencegahan saja melainkan upaya pengobatan, vaksinasi, kampanye sadar kesehatan dengan penyediaan beragam instrumen informasi yang disampaikan dengan berbagai bahasa bahkan jika diperlukan, pelayanan upaya pembedahan atau operasi juga siap dilakukan untuk mengatasi penyakit. (fh/Alriyad)


Back to Top