Susul Lombok dan Aceh, Kota Malang Kembangkan Destinasi Wisata Halal Indonesia

(gomuslim). Tahun ini menjadi kabar gembira bagi kota yang mempunyai julukan kota apel ini. Pasalnya, salah satu kota asri di Jawa Timur ini akan mendapatka predikat baru dari Kementerian Pariwisata sebagai Kota Wisata Halal. Predikat tersebut merupakan wujud dari pengakuan bagi eksistensi dunia kuliner yang ada di kota ini. kota tersebut adalah  Kota Malang yang mempunyai beragam destinasi wisata dan juga pilihan kuliner khas yang menggugah selera.

Menurut Walikota Malang M. Anton, pihaknya sedang berupaya agar predikat Kota Wisata Halal dapat diterima Kota Malang. Karena kata Anton, Kota Malang pantas menerima predikat tersebut sebagai bentuk perwujudan dari visi menjadi kota yang bermartabat. Anton juga berharap predikat Kota Wisata Halal yang akan disematkan kepada Kota Malang dapat meningkatkan potensi ekonomi kreatif di bidang kuliner.

Seperti diketahui, Lombok adalah kota pertama di Indonesia yang mengukuhkan diri sebagai Kota Wisata Halal. Lombok berhasil menyabet penghargaan destinasi Best World Halal Tourism dan World Best Halal Tourism dari The World Halal Travel Summit-Exhibition pada 2015 silam. Untuk itu, Kota Malang yang akan menyusul menjadi Kota Wisata Halal dipastikan menambah daftar pilihan wisata halal bagi para wisatawan. Mulai menjamurnya hotel dan penginapan syariah turut mendukung atmosfer Kota Wisata Halal di kota berpenduduk tiga juta jiwa ini.

Selain itu, di sisi lain, Kota Malang dikenal sebagai kota wisata pendidikan dan bisnis. Predikat ini diikuti dengan munculnya budget hotel atau kost-kostan eksklusif yang fasilitasnya memadai. Namun, maraknya hotel dan penginapan murah ini berpotensi menimbulkan prostitusi. Sehingga, untuk menjaga citra Malang sebagai kota wisata yang bersih, sejumlah pengusaha memilih mendirikan penginapan syariah.

Wakil Walikota Malang Sutiaji mengatakan pada bulan ini tim dari Kementerian Pariwisata sudah melakukan penilaian untuk memverifikasi wisata halal di Kota Malang. Pada September 2016 mendatang, Kota Malang bisa mendapatkan reward sebagai kota dengan wisata halal.

Menurut Sutiaji, wisata halal yang dimaksud adalah wisata yang menyediakan destinasi yang nyaman  dan safety. Katanya, Halal ini bukan miliknya umat Islam saja. Halal dalam artian aman dan safety. Kalau halal dan aman, higienitas terjaga.

Sementara itu, untuk menjadi wisata halal, Kota Malang harus memiliki sejumlah destinasi yang halal dan aman. Seperti mal yang halal, pasar yang halal, restoran dan hotel yang halal. Sudah ada sejumlah restoran dan hotel yang mendaftar menjadi wisata halal. Salah satunya adalah Hotel Pelangi, Hotel Kalpataru dan Hotel Tugu. Jika kelak Kota Malang sudah ditetapkan sebagai Kota Wisata Halal, tak hanya industri kuliner yang akan berkembang. Para pengusaha penginapan syariah juga berharap bisnisnya akan lebih berkembang dengan makin banyak  wisatawan yang datang.(fau/dbs)


Back to Top