Waspadai Modus Penipuan Saat Ibadah Haji

Waspadai Modus Penipuan Saat Ibadah Haji

(gomuslim). Meskipun di Tanah Suci tetap masih ada orang yang hatinya tidak suci, itulah manusia. Manusia yang hatinya tertutupi dengan kotoran dosa, dia tidak akan segan-segan melakukan kejahatan, penipuan dan tindakan merugikan meskipun itu di Tanah Suci.

Orang yang melakukan kejahatan saat musim haji berlangsung, jika dilihat dari keuntungan, jelas musim haji adalah musim semi bagi mereka. Pasalnya jutaan orang akan hadir kesana, dan calon korban-korban akan banyak sekali. Terutama para Jemaah lanjut usia.

Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekkah, Arsyad Hidayat, menyerukan kepada petugas haji untuk memberikan perlindungan maksimal bagi jamaah haji Indonesia. Karena, menjelang puncak haji, banyak bermunculan para penipu haji.

Arsyad menambahkan bahwa mereka (penipu), sudah mulai mengamati pergerakan-pergerakann Jemaah haji untuk mencari peluang menipu dengan berbagai macam modus. Arahan ini disampaikan dalam apel pagi di Kantor Daker Mekkah, Aziziyah, Mekkah, Arab Saudi, Jumat (12/08/2016).

Terkhusus masyarakat Indonesia, mereka sangat senang sekali jika ada seseorang yang dapat berbicara Bahasa Indonesia, apalagi memakai bahasa daerah mereka. Mereka akan menyambut orang tersebut dengan ramah dan senang hati.

Tradisi kita juga sangat terbuka dengan orang lain yang baru dikenal. Kebanyakan Jemaah yang ramah itu ibu-ibu dan orang tua. Mereka akan mudah membantu orang asing yang sedang terlihat membutuhkan bantuan. Setelah Jemaah kita merasa dekat dengan orang asing tersebut, biasanya kita langsung percaya pada orang asing tersebut. Saat sudah di percaya inilah, para penipu melakukan aksinya.

Kebanyakan Jemaah yang sudah terlanjur percaya ini berani menitipkan barang-barangnya kepada orang tersebut. Menerima tamu di pemondokan, mengajaknya masuk ke kamar kita. Saat kita menyadari bahwa dia penipu, sudah terlambatlah kita.

Arsyad menganjurkan untuk prosedur penerimaan tamu Jemaah, agar menerima tamu mereka di ruang lobi, bukan di kamar. Hal ini juga untuk menghindari fitnah apabila terjadi kehilangan barang. Maka dari itu, Jemaah haji diharapkan mengedepankan sikap waspada selama di Tanah Suci.

Berikut adalah tips untuk para Jemaah haji saat bepergian :

  • Upayakan selalu bepergian bersama teman.
  • Beri tahu anggota keluarga atau rombongan lain, bila anda hendak bepergian.
  • Bawa selalu peta, ke mana pun anda pergi.
  • ID card dan gelang tangan harus selalu dibawa.
  • Pahami dengan baik setiap tempat yang anda kunjungi, juga rute jalan yang anda lewati.
  • Hubungi teman atau anggota rombongan melalui telepon bila anda tersesat.
  • Jika anda tersesat, cari petugas keamanan untuk bertanya.
  • Jangan mudah percaya pada orang yang belum dikenal. Jika terpaksa, carilah orang yang satu daerah atau satu negara dengan anda.
  • Jangan membawa perhiasan yang mencolok, karena bisa menimbulkan niat jahat orang untuk mencuri.
  • Tingkatkan selalu kewaspadaan.

Dari poin-poin himbauan ini, diharapkan para Jemaah haji dapat berhati-hati. Semoga dapat menjalankan ibadahnya dengan nyaman dan tanpa mengalami kendala apapun, termasuk penipuan. (mrz/dbs)

 

 

 

 


Back to Top