Haji 1437 H/ 2016 M

Selama Musim Haji, Anggota Pramuka Saudi Turun Dampingi Jemaah Haji Seluruh Dunia

(gomuslim). Ketika musim haji berlangsung kepadatan jemaah adalah hal yang tidak dapat dielak, sehingga perlu banyak orang yang harus mengawasi dan mengatur kondisi itu. Sehingga kondisi seperti ini tidak dibebankan pada satu unit petugas saja, hal ini dapat terlihat bahwa petugas keamanan juga meminta bantuan pihak lainnya dalam pelayanan atau pendampingan jemaah haji tahun ini.

Kondisi seperti ini mengundang minat organisasi  Pramuka Arab Saudi untuk turut andil dalam melakukan upaya pendampingan jemaah haji atau membantu mereka saat berada di Tanah Suci. Hal semacam ini kerap dilakukan oleh organisasi kepanduan atas dasar kemanusiaan terlebih untuk kepentingan ibadah.

Terkait dengan hal itu, Pembina Umum Pramuka Saudi Dr. Shalih bin Raja’ Al Haraby menegaskan bahwa organisasi kepramukaan akan andil untuk membantu jemaah haji selama mereka menjalankan ibadah di Tanah Suci. Anggota kepanduan ini akan melakukan tugas-tugas khusus untuk membantu jemaah haji yang datang dari berbagai negara.

Setiap anggota Pramuka sejatinya telah dilatih untuk kegiatan kemanusian baik di darat maupun di udara. Mereka menyukai pekerjaan ini,  sebab nilai kemanusiaan saat membantu sesama terwujud ketika melakukan tugas pendampingan atau pelayanan terhadap jemaah. Rencananya mereka akan dikirim berdasarkan regu untuk wilayah Mekkah dan Madinah, sedangkan pengawasan di Arafah ditangani langsung oleh aparat keamanan.

Menurut Dr. Al Harby, kegiatan yang akan dilakukan oleh organisasi ini adalah mempersiapkan hal-hal penting terkait pendampingan jemaah sejak dimulainya musim haji sampai berakhir. Kemarin Kamis adalah hari pertama dimulainya pengarahan anggota Pramuka di area Mekkah dan Madinah.

Kegiatan kepanduan seperti Pramuka ini, banyak menuai tanggapan positif. Pasalnya mereka adalah organisasi non profit yang rela membantu atas dasar kemanusiaan. Tidak hanya pada musim haji 2016 saja, pada tahun lalu pun hal yang sama juga dilakukan oleh organisasi ini. Bahkan pada musim umrah Ramadhan anggota Pramuka yang ditempatkan di Masjidil Haram membantu mendorong kursi roda jemaah serta turut membagikan air Zamzam.

jhklhlhl

Ketika musim haji berlangsung di musim panas ini, mereka pun diminta untuk peduli terhadap jemaah untuk meringankan beratnya menahan udara panas. Biasanya mereka menawarkan air untuk disiram ke kepala jemaah, hal semacam ini di kalangan bangsa Arab dipandang sebagai suatu kebaikan.

Manakala teriknya sinar matahari telah dirasakan sangat panas oleh seseorang lantas jika ada yang menyiramkan air ke kepala maka hal tersebut merupakan suatu amal baik bagi bangsa Arab, karena dalam situasi musim panas, air adalah hal yang sangat berharga di area gurun, sehingga jarang sekali yang ingin membuang air dengan cuma-cuma.

Selain itu para pandu atau anggota Pramuka dinilai dapat meringankan tugas para asykar dalam mengatur jemaah agar tidak terjadi tabrakan di tengah-tengah kerumunan. Mengingat jumlah asykar tidak berbanding lurus dengan jumlah jemaah yang ada di sana, maka sejatinya para asykar pun membutuhkan bantuan dari pihak lainnya.

Untuk ke sekian kalinya, Pramuka Arab Saudi menyatakan siap membantu dan melayani jemaah haji dari negara mana saja. Jemaah asal Indonesia pun pernah dibantu oleh anggota Pramuka ini yang pada dasarnya masih berumur 16-20 tahun. Bahkan manakala terjadi keramaian pada satu titik di Masjidil Haram, mereka dapat membantu jemaah untuk menunjukkan jalan alternatif agar tidak terjebak di kerumunan manusia. (fh/Almadina)


Back to Top