Haji 1437 H/ 2016 M

Belum Sepekan, Dua Jemaah Wafat dan 14 Dirawat

(gomuslim). Belum sepekan kelompok terbang rombongan calon jemaah haji Indonesia gelombang pertama berada di Madinah, dua Jemaah dilaporkan wafat pada Sabtu (13/08/2016). Data resmi yang dikeluarkan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah menyebut, jemaah yang meninggal adalah Nurhayati binti Saib berasal dari kloter 2 embarkasi Banda Aceh (BTJ) dan Senen Dono Medjo (79) asal Ponorogo Jatim.

Almarhum Senen Dono diketahui wafat di dalam Masjid Nabawi akibat dehidrasi dipapar panas tinggi hingga di atas 45 derajat Celsius sejak kedatangannya Rabu lalu (10/08/2016). Selama empat hari di Madinah, Senen Dono melakukan aktivitas padat ‘ibadah arbain’. Ia bolak balik dari pemondokan ke masjid sebanyak lima kali sehari di bawah paparan terik matahari dan suhu udara panas tanpa disertai konsumsi air yang memadai.

Kepala Seksi Kesehatan Haji Daerah Kerja Madinah dr. Tjetjep Ali Akbar menjelaskan, almarhum sebenarnya sudah memiliki riwayat penyakit bawaan dari tanah air yakni penyakit jantung dan hipertensi yang dideritanya sejak lama. Disamping kurang minum dan aktivitasnya berlebihan. Akibat dehidrasi itulah kemudian kondisi melemah.

 

“Meninggalnya disebabkan jantung dan hipertensi, disamping itu kurang minum dan aktivitasnya berlebihan. Almarhum diketahui sudah meninggal di dalam Masjid Nabawi pada malam Sabtu sekitar selesai melaksanakan shalat isya' berjemaah agak malam sedikit,” kata Tjetjep, Sabtu malam (13/8/2016). Almarhum berasal dari kloter SUB-07 dan memiliki nomor paspor B-3252724.

Sementara itu, Jemaah wafat kedua adalah Nuhayati Saib. Nurhayati wafat dalam usia 68 tahun. Almarhumah yang bernomor paspor B3171611 itu wafat di RS King Fahd setelah dirujuk dari KKHI.

" Dia sakit perut akut.  Dia diperiksa sebentar, nah ini enggak bisa ditangani di KKHI harus dirujuk ke RS King Fahd, kemudian wafat pada Sabtu siang," ujar Kasi Kesehatan Daker Madinah dr Tjetjep Ali Akbar, seperti diberitakan Media Center Haji Madinah, Sabtu malam.

Dengan demikian, dalam sepekan pertama berada di tanah suci sejak keberangkatan dari tanah air secara serentak dari Sembilan embarkasi pada Selasa (09/08/2016),  ada dua jemaah yang meninggal dunia di Madinah,  yaitu Senen bin Dono Medjo asal Ponorogo dan Nurhayati binti Saib dari Band Aceh.

Menurut dr. Tjetjep, proses pemakamannya dibutuhkan waktu sehari dari dikeluarkannya Certificate Of Death (COD) atau dikubur pada Ahad har ini. Jenazah disalatkan di Masjid Nabawi dan dimakamkan di pemakaman Baqi, sebelah kiri Masjid Nabawi.

Hingga Ahad hari ini (14/09/2016), di luar dua Jemaah yang wafat, jumlah Jemaah yang dirawat di KKHI sebanyak 14 orang. Mereka umumnya terkena dehidrasi, patah tulang, dan kaki melepuh akibat panas tinggi dan tidak memakai sandal saat menuju masjid.

Sebelumnya, pihak Kementerian Agama RI selaku penyelenggara perjalanan haji menganjukan kepada seluruh calon Jemaah haji agar menyiapkan diri berada di suhu udara ekstrim di Saudi. (mm/mch).


Back to Top