Haji 1437 H/ 2016 M

500 Unit Ambulan Siaga di Madinah Selama Musim Haji

(gomuslim). Ketua Organisasi Bulan Sabit Merah di Madinah Khalid As Sahly menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan Ambulan selama musim haji berlangsung. Ambulan ini disiapkan untuk berjaga-jaga jika terdapat jemaah yang membutuhkannya. Jumlah mobil ambulan yang disediakan oleh Bulan Sabit Merah Madinah sebanyak 500 unit. Selain transportasi untuk keadaan darurat medis, organisasi kemanusiaan ini juga menyediakan tenaga medis serta para supir ambulan yang telah terlatih untuk mengahadapi situasi darurat.

 “Ambulan disiagakan di setiap batas-batas kota Madinah khusus untuk melayani jemaah haji. Dengan demikian pelayanan jemaah dapat dilakukan secara cepat, 512 relawan bersedia melayani jemaah haji di mana untuk jemaah pria ditangani oleh 265 relawan pria dan 247 relawan khusus untuk menangani jemaah wanita. Mereka di sebar ke seluruh titik Masjid Nabawi baik tempat jemaah wanita maupun tempat jemaah pria,” ujar Sahly seperti yang dikutip Harian Riyadh.

Insiden apa pun tidak dapat diprediksi terjadi atau tidaknya, namun langkah antisipatif perlu dilakukan untuk menangani persoalan diluar prediksi. Meski Organisasi Bulan Sabit Merah merupakan organisasi non-profit, namun inisiatif serta kepekaan sosialnya tergolong tinggi khususnya dalam membantu jemaah haji yang sakit.

jlkadjlajl

Meskipun jemaah haji seluruhnya mencapai 2 juta jiwa, namun penyediaan 500 unit ambulan tergolong jumlah yang banyak bagi satu organisasi terlebih organisasi yang bekerja atas dasar kemanusiaan. Sejatinya Bulan Sabit Merah merupakan organisasi layaknya Palang Merah, namun dalam penggunaan lambang, negara-negara Timur Tengah lebih menyepakati lambang bulan sabit berwarna merah sebagai bentuk organisasi kemanusiaan seperti Palang Merah.

Terlepas dari perbedaan tersebut, kepedulian terhadap sesama merupakan hal yang seyogyanya ditanamkan pada setiap individu mengingat manusia adalah makhluk sosial yang pada dasarnya tidak dapat bergerak sendiri.

Terkait dengan bantuan penyediaan Ambulan di Masjid Nabawi, Bulan Sabit Merah belum menempatkan bantuan serupa di Masjidil Haram. Namun otoritas Saudi juga tidak tinggal diam untuk menyediakan tenaga medis, karena Dinas Kesehatan setempat telah menyepakati pelayanan kesehatan untuk jemaah haji dengan fasilitas penunjang yang memadai. Bahkan belum lama ini, Dinas Kesehatan Riyadh telah menyiapkan anggotanya untuk bersiaga menangani jemaah haji yang sakit baik di Mekkah maupun Madinah bahkan di Arafah, Mina, dan Muzdalifah.

Tidak hanya kesiapan tenaga medis yang diperhatikan dalam penanganan jemaah haji, namun unit rumah sakit di beberapa tempat khususnya yang berdekatan dengan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi juga telah disiapkan untuk perawatan jemaah yang sakit. Semua itu dilakukan berdasarkan sinergi antara Kementerian Haji, Dinas Keamanan dan Dinas Kesehatan.

Sejatinya ibadah haji merupakan pelaksanaan rukun Islam yang kelima, maka sudah sepantasnya hal-hal yang berkenaan dengan pelaksanaan ibadah tersebut mendapat perhatian dan juga dukungan dari segenap pihak. (fh)


Back to Top