Food & Beverage Muslim

Kampoeng Bakery, Daya Tarik Baru Wisata Halal Bandung

(gomuslim). Bandung wisata belanja, Bandung wisata kuliner, dan Bandung wisata alam sudah sering menjadi brand promosi destinasi favorit di kota kembang ini. Untuk menambah variasi wisata di kota tersebut, kini kota yang memiliki julukan Paris van Java ini juga sedang mengembangkan paket destinasi wisata halal.

Setelah mengembangkan industri hijab di Tanah Air, Elgroup, brand lokal yang membawahi elzatta dan brand lainnya kini hadir memenuhi kebutuhan masyarakat akan wisata halal di Bandung. Melalui brand Elfood, produk ini melahirkan unit bisnis baru di bidang Food & Beverage Muslim dengan menghadirkan Kampoeng Bakery (KamBek).

Kampoeng Bakery hadir dengan aneka roti halal dan berkualitas dengan produk-produk unggulan seperti, Breadboy, Miss Donuts, Bolen KamBeK, Brownies KamBeK, Bolu KamBeK dan semua jenis “Roti Pakai Hati” yang menjadi ciri khas Kampoeng Bakery. Keseluruhan proses produksi di Kampoeng Bakery, mulai dari pemilihan bahan makanan dan pengolahannya dijamin halal. Outlet pertama Kampoeng Bakery dibuka untuk pertama kalinya pada (13/02/2016) yang bertempat di Kampoeng Bakery Pasteur, Istana Pasteur Regency CRA 51, Jalan Gunung Batu, Bandung. Bagi Anda yang berkunjung ke Kampoeng Bakery akan diberikan promo menarik up to 60% sampai dengan tanggal 21 Februari 2016 berupa gratis 1 boks kue cubit, aneka roti Rp 3.000, roti tawar Rp 5.000, ½ lusin Miss Donuts Rp 15.000 dan membership tanpa syarat.

Tidak hanya Kampoeng Bakery, Bandung juga menyiapkan wisata belanja bagi para wisatawan muslim dalam Hijab Factory. Perusahaan ritel busana muslim PT Shafco Multi Trading (Shafco) membuka outlet hijab pertamanya, bernama Hijab Factory di Bandung, Jawa Barat. Ritel yang membawahi label hijab Zoya, Shafira, Mezora, serta Encyclo ini mencoba menyajikan 'rumah belanja' untuk hijabers dengan harga serba terjangkau namun tetap berkualitas baik. Ragam produk yang ditawarkan berupa ciput, kerudung, manset, terusan panjang, gamis, rok, celana hingga berbagai luaran yang akan melengkapi penampilan wanita berhijab. Rangkaian produk tersebut merupakan koleksi dari brand Shafco mulai dari Zoya, Encyclo, hingga Mezora, kecuali Shafira dengan pertimbangan target pasar yang berbeda. Sejak pertama diluncurkan pada Februari 2015, Hijab Factory menjadi salah satu destinasi pilihan untuk para wisatawan yang berkunjung ke Bandung. Hijab Factory yang berlokasi Jalan Pelajar Pejuang 45 No. 25, Bandung, Jawa Barat ini tidak hanya menawari koleksi busana muslimah tapi juga baju anak, pakaian pria, serta oleh-oleh khas Bandung. Salah satunya baju dengan grafis ikonik Bandung yang dikeluarkan oleh brand Mahanagari.

Selain destinasi wisata, komunitas muslim di kota kembang ini juga aktif menggelar kajian tentang produk halal atau event sejenis yang tak jarang memikat para wisatawan untuk berakhir pekan ke Bandung. Seperti yang dilakukan oleh Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kepariwisataan (P-P2Par) Institut Teknologi Bandung (ITB) bekerja sama dengan Pusat Halal Salman ITB akan menyelenggarakan Seminar Internasional Pariwisata Halal bertajuk 'Anatomi Pariwisata Halal Global'. Acara ini rencananya akan berlangsung di Aula Barat ITB pada tanggal 1 sampai 2 September 2016 mendatang.

Kepala P-P2Par ITB Budi Faisal mengatakan, meski besarnya potensi pariwisata halal telah terbukti, pengetahuan dan wawasan akan konsep maupun prinsip pariwisata ini belum begitu menggaung di Tanah Air. Hal tersebut dapat terlihat, salah satunya dari fasilitas akomodasi di sejumlah destinasi pariwisata di Indonesia yang belum mendukung kebutuhan wisatawan muslim dalam beribadah, misalnya, tidak ada penanda arah kiblat dan belum tersedianya keran untuk berwudhu di tiap kamar, maupun mushola yang relatif tidak terawat.

Selain menggelar seminar internasional, Pusat Halal Masjid Salman ITB juga menggelar Olimpaide Halal pada (1/09/2016) mendatang di Masjid Salman. Olimpiade halal merupakan salah salah satu bentuk sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran tentang halal bagi remaja. Olimpiade halal ini akan diikuti oleh 1000 siswa SMA/sederajat di wilayah Jabar. (fau/dbs) 


Back to Top