Dengan Aplikasi Ini, Penguasaan Masjidil Haram Sudah dalam Genggaman

(gomuslim). Untuk mengatasi berbagai masalah ‘klasik’ seperti tersesat di Masjidil Haram yang kerap dialami banyak Jemaah haji dan umrah dari seluruh dunia, kini ada aplikasi baru melalui smartphone yang dapat dijadikan panduan untuk mengetahui lokasi-lokasi di Masjidil Haram. Penguasaan lokasi di Masjid dari semua lantai yang selalu padat oleh Jemaah dan memiliki banyak pintu itu kini lebih mudah dan cepat.

Aplikasi ini diberi nama Al Maqsad dan memiliki kelebihan khusus karena  tidak membutuhkan koneksi internet seperti aplikasi lain yang selama ini kita kenal. Aplikasi ini menggunakan teknologi bluetooth untuk di dalam Haram dan GPS untuk di luar Masjid, dilengkapi delapan fitur dan pengaturan bahasa Arab maupun Inggris.

Sejak diluncurkan beberapa waktu lalu, banyak  Jemaah yang merasakan mudahnya bernavigasi di Masjidil Haram. Berbagai ulasan pun bermunculan di media social. Sementara itu pihak  Pengurus DKM Masjidil Haram baru menyampaikan aplikasi ini melalui pengumuman di media internal yang kemudian disambut media nasional setempat. Demikian dipublikasikan Saudi Gazette Selasa (23/08/ 2016).

Amjad Al Hazmy selaku Direktur Proyek Masjdil Haram dan Masjid Nabawi menjelaskan, aplikasi tersebut secara istimewa memang ditujukan untuk memandu Jemaah haji dan umrah menuju tempat-tempat di Masjidil Haram.

“Pengguna dapat dengan mudah menentukan lokasi dan arah ke area penting dan pusat pelayanan di seluruh lantai Masjidil Haram. Aplikasi ini dalam sebulan pertama telah diunduh oleh 30 ribu pengguna dari berbagai perangkat Android, iPhone dan iPad,” jelasnya.

Sementara itu Nabil Kowshak selaku Ketua Bidang Bisnis, Kreativitas dan Informasi Universitas Ummul Qura menerangkan bahwa aplikasi ini menggunakan teknologi milik Wadi Makkah for Technology yang didedikasikan untuk mempermudah navigasi pengunjung di Masjidil Haram. Aplikasi ini memberikan informasi lengkap mengenai layanan yang ditawarkan dari tingkat dasar masjid, yang dikembangkan bersama perusahaan Internal Navigation.

Adapun mengenai sistem kerjanya, pihak CEO Internal Navigation yang diwakili Saleh Basalamah menjelaskan bahwa otak dari aplikasi ini berada pada sensor energi inti biru yang akan mengirimkan sinyal ke ponsel guna menentukan lokasi pengguna. Selain menunjukkan arah lokasi yang diinginkan, aplikasi ini juga dilengkapi dengan perintah suara dan peta 3D.
Guna mendukung aplikasi tersebut, pihaknya kini menanamkan 1500 sensor yang tersebar di lantai pertama Masjidil Haram.

Selain itu, aplikasi ini juga dapat membantu dalam menentukan lokasi yang ada di dalam Masjidil Haram, aplikasi ini juga memberikan fasilitas navigasi jalan utama di Mekkah, halte bus, pelayanan untuk difabel dan yang lainnya.


Bagi yang ingin mendownload aplikasi navigasi Masjidil Haram, bisa langsung menuju link berikut ini:

Untuk pengguna I-Phone, donlot aplikasi di sini:

https://appsto.re/sa/Ca05cb.i

Untuk pengguna Android silahkan unduh di sini:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.navibees.alharam

Sebagai penanda awal, wajib diketahui bahwa setiap pintu di Masjidil Haram mempunyai nomor dan nama serta lampu penanda. Pintu 01  adalah  Pintu King Abdul Aziz dengan penanda lampu warna hijau, demikian seterusnya dapat ditanyakan melalui aplikasi ini. (mm/bs)


Back to Top