Hari Ini Gelombang Pertama Haji Reguler Berakhir, Rombongan Haji Khusus Mulai Padati Madinah

(gomuslim). Ribuan Jemaah haji regular dari Indonesia sudah bergerak dari Madinah menuju Mekkah dan dalam waktu bersamaan Jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam kelompok penyelenggara ibadah haji khusus (PIHK)  berdatangan di Madinah.  Jemaah berada di Madinah untuk melaksanakan ‘arbain’ atau shalat berjamaah di Masjid Nabawi sebanyak 40 waktu.

"Sejak kemarin Senin, sudah ada 23 PIHK yang tiba, bersamaan dengan berakhirnya gelombang pertama jemaah haji reguler yang mendarat di Madinah, jemaah haji khusus akan terus berdatangan," kata Kepala Daker Airport Jeddah-Madinah, Nurul Badruttamam Makkiy, dalam keterangannya, Selasa (23/08/2016).

Kloter terakhir jemaah haji gelombang pertama dijadwalkan mendarat di Bandara Madinah pada Selasa hari ini, yaitu Kloter BDJ 14 dengan penerbangan Saudi Airlines SV 5901 dijadwalkan tiba pukul 12.25 waktu Saudi dengan jumlah jemaah 300 orang termasuk petugas kloter.

Selanjutnya, untuk kloter pertama gelombang kedua akan mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pada Selasa 23 Agustus 2016. Kloter SOC 35 dengan penerbangan Garuda Indonesia GA 6310 dijadwalkan mengawali kedatangan gelombang kedua pada pukul 09.40 waktu Saudi, dengan jumlah jemaah 360 orang termasuk petugas kloter.

 

 

Untuk kedatangan jemaah haji reguler gelombang I dari Tanah Air di Bandara Madinah hingga waktu yang sama sebanyak 201 kloter. Total jemaah 81.068 orang dengan petugas kloter 1.005 orang. Karena masih ada penerbangan yang tertunda (delay), seperti Garuda Indonesia yang rata-rata 2 jam 4 menit, petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan mengantisipasi waktu bagi jemaah yang akan melaksanakan arbain.

Berdasar data Kemenag, ada 12.831 CJH khusus yang berhak melunasi BPIH tahun ini. Kemenag juga menetapkan 642 jamaah yang masuk daftar cadangan. Mereka memenuhi daftar cadangan ketika ada CJH di daftar utama yang menunda, mengundurkan diri, atau yang lain. Selain itu, Kemenag bakal menetapkan daftar 769 petugas haji khusus.

Dengan demikian, kuota jamaah haji khusus 13.600 orang bisa tertutup. Sebagaimana diketahui, kuota haji khusus Indonesia adalah 17 ribu jamaah. Namun, karena ada pemangkasan kuota haji 20 persen, kursi jamaah haji khusus tinggal 13.600 orang.

Setelah melaksanakan arbain, Jemaah seluruh dunia akan menuju satu titik di kota Mekkah untuk melaksanakan ibadah umrah, kemudian bersiap menuju Arafah untuk melaksanakan wukuf dan seterusnya hingga prosesi haji selesai. (mm/bs)


Back to Top