Pemeluk Islam Meningkat, Jemaah Haji Asal Cina Juga Makin Banyak

(gomuslim). Seperti calon Jemaah haji dari seluruh dunia, sebanyak 14.500 Muslim Cina juga berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji tahun 2016 ini. Jumlah jemaah haji dari Cina meningkat dari tahun ke tahun seiring makin banyaknya anak muda Cina yang memilih Islam sebagai jalan hidup. Demikian dipublikasikan  otoritas Administrasi Negara untuk Urusan Agama di Cina (SARA).

Sejak hari  Jumat (19/08/2016) hingga  Rabu hari ini (24/08/2016),  Pemerintah Cina telah memberangkatkan  37 penerbangan untuk membawa Muslim Cina menunaikan ibadah haji, dan  lebih dari 11.000  jemaah telah tiba di Mekkah.

Dilansir Xinhua, Wakil Ketua SARA Zhang Yantong mengatakan, pemerintah Cina menaruh perhatian yang besar terhadap ibadah haji. SARA bekerjasama dengan otoritas terkait untuk membuat pengaturan pelayanan kesehatan, tindakan pengamanan, akomodasi dan transportasi bagi mereka yang akan berangkat haji.

Zhang mengatakan agar mereka yang berangkat haji untuk menjaga diri mereka baik-baik dan memberi kesan positif Muslim Cina

Sebelumnya, juga ada penerbangan dari Provinsi Ganzu di bagian barat-laut Cina pada Senin (15/8) untuk menunaikan ibadah haji. "Sebanyak 297 muslim naik pesawat carteran di Ibu Kota Gansu, Lanzhou, pada hari Senin (15/8) sekitar pukul 14.45 waktu setempat," kata Biro Karantina dan Pemeriksaan Imigrasi Ganzu.

 



Itu adalah pesawat pertama yang disewa Pemerintah Ganzu tahun ini untuk orang Muslim yang ingin melaksanakan ibadah haji. Hingga Senin (15/8), lebih dari 2.900 calon haji dari Ganzu, Wilayah Otonomi Tibet dan bagian lain di Cina dijadwalkan terbang ke Arab Saudi dengan menggunakan 10 pesawat sewaan yang berangkat dari Lanzhou.

Setiap tahun jumlah umat Islam di Cina yang berangkat haji terus bertambah. Islam datang ke negeri tirai bambu ini sudah sejak zaman Khekahlifahan atau beberapa tahun setelah periode Nabi. Salah seorang sahabat Nabi, Saad Bin Abi Waqas, berdakwah ke Cina dan dimakamkan di Cina, yang hingga hari ini petilasannya masih dapat disaksikan.  Berkat dakwahnya, Islam terus berkembang di Cina hingga hari ini.

Duta Besar China untuk Indonesia, Xie Feng, membeberkan data umat Muslim Cina yang mencapai puluhan juta orang. Dia juga mengatakan bahwa Pemerintah China selalu mendukung kebebasan beribadah umat Islam.

"Di China, ada lebih dari 20 juta Muslim. Di Xinjiang ada lebih dari 3.000 masjid. Para warga Muslim sekarang sedang berpuasa seperti di Indonesia," ujar Xie Feng dalam buka puasa bersama Pengurus Besar Nadhlatul Utama (PBNU) dan anak yatim piatu di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Ramadhan 2016 lalu.

Kabar gembiran lain, sebuah survei terbaru menemukan bahwa Islam memiliki jumlah pengikut terbesar di antara orang Cina di bawah umur 30 tahun, melampaui pengikut Buddha dan Katolik di negara Asia tersebut. Demikian lansir OnIslam pada Rabu (24/08/2016).

 Anak-anak muda banyak menjadi Muslim sedangkan sangat langka untuk menemukan orang dewasa berpindah ke Islam.

Berdasarkan Survei Agama Cina tahun 2015, Islam memiliki jumlah pengikut tertinggi dari kalangan kaum muda, 22,4% dari mereka berusia dibawah 30 tahun.

Setelah Islam, Katolik diikuti oleh 22% dari pemuda Cina. Di sisi lain, lebih dari setengah orang Cina berusia di atas 60 tahun mengikuti Budisme dan Taoisme.

Survei yang dirilis oleh National Survei Research Center (NSRC) di Renmin University of China itu berdasarkan wawancara dari 4.382 di lokasi keagamaan di 31 daerah yang dikumpulkan pada 2013 hingga 2015.

Keberangkatan umat Islam Cina ke tanah suci yang makin bertambah menjadi bukti Islam di Cina menuai simpati sehingga makin banyak yang memeluk agama rahmat bagi semua mahluk ciptaan Allah. (mm/bs)


Back to Top