Entaskan Kemiskinan, Uni Eropa Tahun Ini Bantu Warga Miskin Palestina

(gomuslim). Lembaga-lembaga kemanusiaan dari seluruh dunia bersimpati kepada Palestina agar dapat merasakan kemerdekaan yang sama seperti negara-negara lainnya. Tak luput juga organisasi keagamaan di seluruh dunia juga melakukan hal yang sama. Namun layaknya organisasi multinasional lainnya, Uni Eropa (UE) menyalurkan bantuan € 10 juta untuk kedua kalinya pada tahun ini yang diberikan kepada warga Palestina kurang mampu khususnya di Tepi Barat dan Gaza.

Dalam keterangannya yang dirilis pada Senin (29/08/2016) kemarin, UE mengungkapkan, saat ini ada sekitar 115 ribu penduduk Palestina yang hidup di bawah garis kemiskinan. Dana itu nantinya akan dikirim ke pemerintah Palestina.

Ia mencatat bahwa penerima bantuan itu adalah warga yang hidup di bawah garis kemiskinan dan terdaftar dalam program transfer tunai dari Kementerian Pembangunan Sosial Palestina.

Program ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi warga Palestina miskin dan paling rentan di Tepi Barat dan Gaza, melalui kas dan dalam bentuk bantuan. Dari 115 ribu warga Palestina yang terdaftar dalam program ini, hampir dua-pertiga berasal dari Gaza.

Bantuan yang diberikan melalui program bantuan tunai ini adalah untuk memastikan orang-orang Palestina memiliki akses terhadap layanan dasar dan jaminan penghasilan minimum. Selain juga untuk memerangi kemiskinan dan pengucilan, kata David Geer, Wakil Uni Eropa.

Pembayaran dilakukan melalui jaringan bank lokal. Penerima bantuan yang tinggal di Gaza dan Tepi Barat akan menerima tunjangan mereka mulai dari tanggal 28 Agustus.

Bantuan ini merupakan tahap kedua dari dukungan UE untuk program transfer tunai tahun 2016. Lebih dari € 42 juta tersedia untuk mendukung anggaran dari program transfer tunai pada tahun ini. Sebanyak € 40 juta diambil dari anggaran UE dan kontribusi dari Pemerintah Austria, Irlandia dan Portugal.

Setelah sebelumnya, Komisi Eropa di Brussel menyetujui paket bantuan 252,5 juta euro untuk mendukung Otoritas Palestina dan pengungsi Palestina pada bagian pertama dari paket bantuan tahunan Uni Eropa (EU) 2016 dalam mendukung Palestina.

Dalam paket pertama ini, sejumlah 170,5 juta euro akan disalurkan langsung kepada Otoritas Palestina, melalui mekanisme PEGASE, yang merupakan mekanisme utama Uni Eropa untuk mendukung pembangunan negara Palestina dan pelaksanaan Rencana Pembangunan Nasional Palestina, untuk mendukung bidang-bidang seperti kesehatan dan pendidikan.

Sisanya 82 juta euro akan dikontribusikan kepada UNRWA (United Nations Relief and Works Agency Palestina Refugees in the Near East), organisasi PBB yang mengelola bantuan pengungsi Palestina di Timur Tengah, yang menyediakan layanan penting bagi para pengungsi Palestina di seluruh wilayah.

Kepala urusan luar negeri EU Federica Mogherini mengatakan ini adalah langkah-langkah nyata di lapangan yang dapat meningkatkan kehidupan orang-orang Palestina. Tapi langkah ini tidak cukup, lembaga Palestina harus terus tumbuh lebih kuat, menjadi lebih transparan, lebih akuntabel dan lebih demokratis.

Apa yang kita ingin capai adalah pembentukan Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat berdampingan, damai dan aman, dengan Negara Israel dan tetangga lainnya, kata dia. Karena kekayaan yang berlimpah dan cita-cita kedaulatan tak akan bisa dinikmati tanpa adanya kemerdekaan. (mrz/dbs)


Back to Top