Kemenag: Makin Membanggakan, Siswa Madrasah Menangi Olimpiade Matematika Internasional

(gomuslim). Sekolah Madrasah tak bisa dianggap remeh lagi, baru-baru ini Direktur Madrasah Nur Kholish Setiawan menyambut gembira prestasi yang diraih siswa-siswi madrasah peraih medali di ajang Singapura International Math Olympiad Challenge (SIMOC).

Siswa-siswi yang berprestasi ini telah menghadirkan sesuatu yang sifatnya inovatif dan melahirkan rasa bangga,” ujar Nur Kholish ketika menerima peraih juara SIMOC di Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta pada Selasa (30/08/2016).

Ia juga turut merasa bangga atas prestasi para siswa madrasah di ajang SIMOC di bawah bimbingan para pembina dan guru madrasah yang juga turut mendampingi siswa-siswinya.

Prestasi ini harus kita pertahankan dan tingkatkan, ujar Nur Kholish seraya meminta kepada jajaran Direktorat Pendidikan Madrasah agar terus mendukung perkembangan dan peningkatan prestasi siswa-siswi madrasah.

Nur Kholish juga berharap agar prestasi-prestasi yang telah diraih oleh madrasah dapat menjadi virus positif bagi siswa-siswa madrasah lain dan dapat menumbuhkan budaya prestasi di lingkungan madrasah.

Kreativitas dan inovasi akan membuat madrasah akan tampil beda dan mendapatkan pengakuan dari masyarakat, ujar Nur Kholish.

Salah satunya adalah Anisa Hayati, siswi kelas X MA NU Mathalibul Huda Mlonggo Kabupaten Jepara ini berhasil menyabet tiga gelar sekaligus di ajang Singapore International Mathematic Olympiad Challenge (Simoc), di Singapura.

Siswi asal desa Srobyong, Kecamatan Mlonggo, Jepara itu berhasil 2 meraih medali emas kategori individu dan kelompok serta dan the best over all.

Selain Anisa, kontingen Jawa Tengah yang diwakili Jepara juga memberangkatkan 4 siswa lain. Dedi Wahyudi kelas IX MTs Mathalibul Huda meraih medali perak (kelompok) dan dan medali perunggu (individu).

Tiga siswa lain dari SDUT Bumi Kartini, Ahmad Maulana Malik Ibrahim Akbar meraih medali perunggu (individu) dan Izzati Kayla Anandika serta Raihan Akmal Yusfi Zamroni hanya memperoleh juara harapan.

Pembina kompetisi Nanang Aries bersama kelima siswa tiba di Jepara pada Selasa (16/08/2016) pagi dan menghadap Bupati Jepara di Pendopo Jepara. Dalam sambutan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi merasa berbangga hati karena siswa dari YPI NU Mathalibul Huda dan SDUT Bumi Kartini telah memperoleh hasil yang luar biasa dari kompetisi tingkat internasional tersebut.

Marzuqi kesempatan itu mengingatkan menang lomba jangan terus menyombongkan diri tetapi aplikasi dari ilmu harus terus dipancarkan setiap saat. Atas raihan prestasi yang diperoleh dirinya bangga sebab itu menjadi salah satu ciri kemajuan Jepara.

Ini adalah hasil dari usaha keras, usaha cerdas, usaha tuntas dan usaha ikhlas kalian,” katanya menyemangati kelima anak ini.

Hal lain diucapkan Sugiwanto. Kepala MA Mathalibul Huda Mlonggo Jepara itu bersyukur dan berterima kasih kepada peserta didik yang telah memperoleh hasil yang memuaskan. Semoga ini menjadi amal baik untuk Jepara, harapnya.

Ia mengaku tidak ada target tetapi hanya ikhtiar yang dilakukan untuk mencapai keberhasilan tersebut. Senada dengan Sugiwanto, Ernawati Kepala SDUT Bumi Kartini menambahkan hasil tersebut tidak lepas dari pemerintah daerah. Ke depan pemerintah harapnya lebih memberikan support yang lebih agar hasilnya lebih membanggakan.

Sementara itu, Nanang Aries pembina lomba madrasah Mathalibul Huda dan SDUT Bumi Kartini mengaku usaha tanpa doa tidak mungkin menuai hasil yang terbaik.

Hasil ini tidak lepas dari doa Bupati karena sebelum lomba kami juga sowan ke sini. Sehingga Alhamdulillah dikabulkan hasil yang terbaik, papar Nanang. Ke depan saya akan menggunakan filosofi anjing. Semakin dikejar maka berlarinya akan semakin kencang. Sehingga akan banyak penghargaan yang diraih oleh anak-anak, imbuhnya.

Sebagai penghormatan, kelima anak tersebut bertepatan upacara HUT RI ke-71 akan mengikuti upacara di alun-alun Jepara dan menerima penghargaan dari Bupati Jepara.

Berikut ini peraih medali di ajang Singapura International Math Olympiad Challenge (SIMOC) :

  1. Anisa Hayati (15) siswi kelas X MA Mathalibul Huda Jepara peraih Gold Award SIMOC Math Olympiad Contest & Gold Award SIMOC Mind Sports Challenge
  2. Septiana (14) siswi kelas X MA Abadiyah Pati peraih SilverAward SIMOC Math Olympiad Contest
  3. Kholida Naili Muna (15) siswi kelas X peraih SilverAward SIMOC Math Olympiad Contest
  4. Muhamad Ulin Nuha (13) siswa kelas VIII MTs Abadiyah Pati peraih Silver Award SIMOC Math Olympiad Contest
  5. Dedi Wahyudi (14) siswa kelas XI peraih Bronze Award SIMOC Math Olympiad Contest & Silver Award SIMOC Mind Sports Challenge.

SIMOC merupakan ajang kompetisi matematika yang mengusung konsep unik, karena tidak hanya menguji kemampuan pesertanya dengan memecahkan masalah matematika melalui kertas dan pena akan tetapi juga menguji kemampuan untuk bekerja dalam tim untuk bermain game matematika interaktif dan memecahkan masalah teka-teki

SIMOC adalah ajang yang diperuntukkan siswa-siswi Sekolah Dasar kelas 2 (Primary 2) hingga Sekolah Menengah Atas Kelas 10 (Secondary 4), telah berlangsung tanggal 12 15 Agustus 2016 lalu diikuti tidak kurang dari 700 peserta yang berasal dari 15 negara, meliputi ; Singapura, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Hong Kong, Kamboja, India, Uzbekistan, Bulgaria, Myanmar, China, Mongolia, Laos, Brunei dan Russia.

Lebih jauh, SIMOC merupakan kelanjutan kompetisi tingkat Asia, Singapore and Asian School Math Olympiad (SASMO). Berkat hasil yang membanggakan tersebut, pelajar asal Jepara ini nantinya diperbolehkan kuliah di Singapura secara gratis. (mrz/dbs)


Back to Top