Komunitas Muslim Indonesia Galang Dana Untuk Bangun Masjid di Kota Chiba Jepang

(gomuslim). Komunitas Muslim Indonesia di Chiba, Jepang (Chiba Islamic Cultural Center/CICC)  menggalang dana pembelian sebuah gedung di kawasan itu untuk dijadikan sebagai Masjid. Dana yang dibutuhkan untuk membebaskan bangunan tersebut sebesar 6,5 miliar rupiah. Hingga berita ini diturunkan, donasi yang terkumpul sudah mencapai 1,5 miliar. Proyek pembelian gedung untuk tempat ibadah yang diberi nama Masjid Nishi, dilakukan dengan mengumpulkan dana dari Masjid ke Masjid oleh para pemuda Indonesia pada tiap hari Jum’at.

Selain itu, panitia penggalangan dana juga menyebarkan proposal yang didistribusikan baik ke Indonesia maupun lembaga internasional, menempelkan poster donasi di masjid-masjid yang ada di Jepang dan melalui medsos atas nama CICC. Banyak muslim di tanah air pun ikut bersimpati dan menyumbang, karena itu mereka membuat sebuah kampanye penggalanangan dana sosial melalui platform crowfunding www.kitabisa.com.

“Biasanya para laki-laki yang pergi shalat Jumat ke masjid di luar wilayah Chiba sekaligus membawa kotak amal. Kami mengajak para jamaah shalat Jumat untuk turut berpartisipasi dalam proyek jariyah ini,” jelas perwakilan komunitas Muslim Chiba, seperti dilansir dari publikasi KitaBsa.

Penggalangan dana ini dilakukan menyusul karena pemilik bangunan telah setuju untuk memperpanjang batas waktu pembayaran hingga 30 September 2016. Namun jika panitia tidak bisa melunasi pembayaran di tanggal yang ditentukan, selain kontrak akan dibatalkan dan mereka juga akan kehilangan uang muka yang telah dibayarkan sebesar 400 juta rupiah, serta diharuskan keluar dari bangunan. Mereka masih butuh kurang lebih $200,000 untuk dapat melunasi pembayaran ini.

Sejak beberapa tahun yang lalu, donasi yang mereka kumpulkan baru mencapai 700 juta rupiah. Pada bulan Februari 2016 kami memberanikan diri untuk menandatangani kontrak untuk pembelian gedung dengan membayar uang muka sebagai tanda jadi. Selanjutnya pelunasan harus dilakukan hingga bulan Juli 2016. Total dana yang harus dibayarkan adalah 52 juta yen. Dengan donasi yang tercatat hingga 2 Mei 2016, CICC masih mengalami kekurangan dana sebesar 44 juta yen.

Penggalangan dana ini menjadi angin segar bagi komunitas muslim di kota tersebut. Pasalnya, selama ini warga Muslim di kota Chiba dan sekitarnya menyewa ruang lantai tiga dari gedung ini sebagai mushalla dan toko makanan halal (halal shop), dengan membayar uang sewa bulanan sekitar 10 juta rupiah per bulan dari donasi warga dan hasil penjualan toko. Masjid di Jepang jumlahnya terhitung sedikit, di kota Chiba pun hanya satu mushalla ini yang selama ini dipakai untuk kegiatan keagamaan. Ada masjid di Provinsi Chiba, tapi letaknya di kota lain.

Adapun, Chiba adalah kota yang terletak sekitar 40 km dari ibukota Jepang, Tokyo. CICC merupakan komunitas Muslim yang terdiri dari ratusan orang dari berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Pakistan, Uyghur, dan Arab dan sebagai mahasiswa (S1- S3), karyawan, ibu rumah tangga, dan lainnya. Sedangkan,  bangunan yang akan dibeli adalah bangunan 5 lantai dengan harga sekitar 6.5 miliar rupiah. Harga ini terhitung murah karena lokasi berdirinya masjid Nishi hanya 1 menit dari stasiun Nishi Chiba. Sebuah stasiun pada jalur kereta JR Sobu Line, penghubung Tokyo dengan Narita International Airport dan hanya lima menit dari kampus Chiba University. (fau/kitabisa/dbs)


Back to Top