Hari Ini Sidang Penentuan 1 Dzulhijjah, Idul Adha Muhammadiyah Diperkirakan Berbeda Lagi

(gomuslim). Mendekati bulan Dzulhijjah, semua elemen umat Islam berbenah menyiapkan datangnya bulan hari raya kurban tersebut. Yang di tanah suci menyiapkan diri untuk merayakan idhul adha disana dengan segala keperluannya, begitupun yang di tanah air, para peternak menyiapkan hewan kurban untuk di jual di kota-kota besar, lembaga kemanusiaan berbondong-bondong membuka gerai kurban di pusat perbelanjaan dan begitupun dengan warga kampung yang mempersiapkan hari raya kurban dengan kebiasaannya masing-masing.

Sementara itu, Kementerian Agama akan menggelar Sidang Itsbat untuk menetapkan awal bulan Dzulhijjah 1437 H atau Hari Idul Adha 1437H pada hari Kamis, 1 September 2016. Sidang Itsbat ini akan digelar di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat pukul 17.00 WIB.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, M. Thambrin, dalam keterangan pers Kemenag Selasa kemarin (30/08/2016) mengatakan, sidang isbat akan dihadiri pimpinan ormas Islam, Ketua MUI, Duta Besar Negara Sahabat, dan sejumlah tokoh Islam. 

Rencananya sidang diawali dengan sesi pra sidang berupa pemaparan posisi hilal awal Dzulhijjah 1437H oleh Anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya pada pukul 17.00 WIB. 

Setelah shalat Maghrib, sidang digelar dengan pembukaan Sidang Itsbat oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dilanjutkan dengan laporan data Hisab dan Pelaksanaan Rukyatul Hilal oleh Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais) M. Thambrin. 

Sidang Itsbat akan dilakukan secara tertutup seperti saat sidang penentuan awal Ramadhan dan 1 Syawal. Namun, media diberikan kesempatan untuk melakukan pengambilan gambar suasana sidang sebelum sidang resmi dimulai. 

Hasil sidang  itsbat akan disampaikan secara terbuka kepada masyarakat melalui konferensi pers. Sidang Itsbat dilakukan tertutup, dan setelahnya akan dilakukan konferensi pers hasil sidang Itsbat oleh bapak Menteri Agama, terang M. Thambrin.

Jika di tahun 2015 lalu, Wakil Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Ma'rifat Iman mengatakan, Muhammadiyah turut mengikuti sidang isbat walaupun pihaknya telah menetapkan 1 Dzulhijah atau Hari Raya Idul Adha sebulannya. 

Pihak ormas Muhammadiyah mengatakan bukannya selalu beda dengan pemerintah. Pihaknya menjelaskan disini karena beda kriteria yang ditetapkan Muhammadiyah dan pemerintah, pemerintah berlandas pada keputusan mabim ketinggian hilal 2 derajat. Muhammadiyah tidak memperhatikan berapa derajatnya, namun yang penting sudah berada di atas ufuk atau horizon atau 0 derajat lebih, tandasnya.

Di tahun 2016 ini, Muhammadiyah juga sudah menentukan sendiri yakni 1 Zulhijah 1437 H jatuh pada hari Sabtu Legi, 3 September 2016 M, begitupun dengan Hari Arafah (9 Zulhijah 1437 H) yakni hari Ahad Wage, 11 September 2016 M dan Idul adha (10 Zulhijah 1437 H) jatuh pada hari Senin Kliwon, 12 September 2016 M, seperti dikutip dari MAKLUMAT NOMOR: 01/MLM/I.0/E/2016 TENTANG PENETAPAN HASIL HISAB yang di keluarkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada 1 April 2016.

Meskipun telah menentukan sendiri, pihak Muhammadiyah rencananya akan menghadiri sidang Itsbat Kamis, 1 September 2016. Keindahan inilah yang harus dipertahankan di bumi pertiwi ini, yakni toleransi dengan keputusan yang berbeda. Semoga selalu terjaga keindahan toleransi di negeri tercinta Indonesia ini. (mrz/dbs)

 

 

 

 


Back to Top