Aksi Cepat Tanggap Kembali Gandeng Bukalapak untuk Rangkul Donatur Kurban

(gomuslim). Menjelang Hari Raya Idul Adha, organisasi kemanusiaan melakukan berbagai macam inovasi untuk menyediakan kemudahan bagi donatur muslim yang ingin berkurban dan manfaatnya bisa dirasakan sampai jauh ke pelosok negeri dan mancanegara. Salah satunya adalah lembaga kemanusiaan global yang berbasis di Jakarta, Aksi Cepat Tanggap (ACT), kembali bekerja sama dengan pebisnis daring Bukalapak menggelar program pemasaran Global Qurban.

Kerjasama di tahun kedua ini dikukuhkan dalam acara bincang-bincang dengan media bertajuk “Qurban Mudah dan Tepat Sasaran di Bukalapak”,  di Kemang, Jakarta Selatan.

Hadir sebagai pembicara adalah Senior Vice President ACT, Imam Akbari, dan Brand Manager Bukalapak, Oci Ambrosia. Selain itu, hadir pula Ustad Bobby Herwibowo selaku Ketua Dewan Penasehat ACT yang mengupas hukum berkurban daring (online) secara syariat.

Dalam kaitan kerjasama dengan Bukalapak, Imam Akbari menjelaskan bahwa ACT melihat Bukalapak sebagai online marketplace dengan tingkat pertumbuhan yang baik dan merupakan mitra strategis untuk mewujudkan visi Global Qurban.

Dengan kerjasama ini, kami juga ingin jangkauan penerima manfaat daging kurban di Indonesia semakin tersebar luas. Semakin banyak pemberi kurban maka semakin jauh jangkauan sebaran distribusinya. Insya Allah. Tidak hanya nasional namun juga para penerima manfaat di negeri yang kondisinya tak kalah menderita seperti pada wilayah konflik di Timur Tengah dan Afrika, kata Imam.

Bekerjasama dengan mitra yang kuat dalam memanfaatkan teknologi digital online seperti Bukalapak, tambah Imam, akan memudahkan masyarakat untuk membeli hewan kurban secara daring dengan harga terjangkau tanpa mengabaikan kualitas hewan kurban serta pendistribusian daging kurban yang tepat sasaran.

Di tahun pertama kerjasama berjalan, Global Qurban online berhasil meningkatkan hasil penjualan hewan kurban sebesar 100%. Dari sana kami lihat antusias umat Muslim untuk membeli hewan kurban secara online sangat tinggi. Kemitraan yang kembali terjalin di tahun ini semata-mata demi mempermudah masyarakat untuk berkurban. Global Qurban juga tak hanya menyajikan kemudahan, tapi program ini juga memberdayakan peternak-peternak lokal di daerah yang  merupakan pelaku UKM. Inilah kesamaan visi yang kami rasakan. Selama ini Bukalapak sangat berkomitmen pada pengembangan UKM, ujar Oci Ambriosa.

Untuk berkurban, calon pemberi kurban cukup berkunjung ke situs Bukalapak. Di sana, mereka langsung bisa memilih paket kurban yang ditawarkan. Tak hanya itu, untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dari transaksi tersebut, pemberi kurban di Bukalapak mendapatkan sertifikat pembelian hewan kurban.

Laporan lengkap berupa foto hewan kurban sebelum dan sesudah dipotong, serta laporan pendistribusian hewan kurban yang dibelinya. Kami juga menjamin semua hewan kurban yang dijual di Bukalapak berkualitas, sehat, dan bebas dari kecacatan, kata dia.

Berkurban dengan cara daring adalah sebuah terobosan baru. Terkait dengan cara ini, Ustad Bobby Herwibowo menjelaskan bahwa berkurban secara daring diperbolehkan.

Soal teknologinya, selama kita menggunakan teknologi untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, hal tersebut tentu diperbolehkan, ungkapnya.

Program Global Qurban, tambah Ustadz Bobby, merupakan ijtihad fikih modern yang melipat gandakan manfaat.

Termasuk ijtihad karena manajemen pengelolaannya memunculkan terobosan fikih tanpa melanggar kaidah yang ada. Beribadah kurban secara langsung atau pun online memiliki kebaikan tersendiri. Para pemberi kurban hanya tinggal melihat maslahatnya. Cara ini untuk memudahkan masyarakat sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang turut berkurban, dengan begitu akan semakin banyak pula mereka yang menerima manfaatnya, papar Ustadz Bobby.

Semakin banyak umat muslim berkurban, maka semakin banyak pula peternak lokal terbantu perekonomiannya dan bertambah pula kebahagiaan yang dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Ini adalah salah satu cara memakmurkan para peternak lokal. (mrz/dbs)

 


Back to Top