Tiga Hotel di Makassar Ini Bersaing Ketat dalam Kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016

(gomuslim). Kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016 masih berlangsung dan masa pemilihan online akan berakhir sampai (15/09/2016) mendatang. Salah satu daerah yang bersaing ketat dalam kompetisi ini adalah Makassar, Sulawesi Selatan. Pasalnya, tiga hotel dengan klasifikasi bintang di Makassar tengah bersaing untuk mendapatkan predikat terbaik dalam kompetisi pariwisata halal tingkat nasional.

Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Makassar Kwandy Salim, sebagian besar pelaku industri perhotelan di kota tersebut sebelumnya telah berpartisipasi pada kompetisi halal tourism, tetapi hanya tiga hotel yang terjaring untuk ikut bersaing mendapatkan predikat terbaik secara nasional. Tambah Kwandy Salim, manajemen hotel di Makassar sebenarnya antusias mengikuti kompetisi ini, ada ratusan hotel namun yang lolos seleksi hanya tiga. Hal ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin, apalagi ini bisa lebih menggairahkan pariwisata Makassar terutama dengan konsep halal tourism.

Tiga hotel yang masuk dalam kategori Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik tersebut adalah Hotel Kyriad Pesona Makassar, Makassar Grand Town Hotel, dan Hotel Aston Makassar. Hotel Kyriad Pesona Makassar adalah hotel yang berjarak lima menit berjalan kaki dari Benteng Rotterdam di Pantai Losari dan sepuluh menit berkendara dari Trans Studio, sebuah taman hiburan dalam ruangan. Bandara Internasional Sultan Hasanuddin hanya  butuh 30 menit berkendara dari hotel kami. Semua kamar kontemporer memiliki AC dan Wi-Fi gratis . Beberapa kamar menawarkan pemandangan kota. Makassar Grand Town Hotel adalah hotel berlantai enam dengan 52 kamar didominasi tipe deluxe yang berlokasi di Jalan Pengayoman, Makassar, atau berada di depan Toko Grand Toserba, tak jauh dari Mall Panakkukang. Desain hotel yang bergaya Eropa, Roma (Italia) menyajikan sebuah bangunan hotel yang tampil beda, dengan sentuhan seni tinggi. Sedangkan, Hotel Aston Makassar terletak di jantung kota, yaitu berjarak 30 menit dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, dekat dengan kantor pemerintah daerah, pusat perbelanjaan, dan tujuan wisata. Hotel ini adalah pilihan yang sempurna untuk wisatawan dengan bisnis, rekreasi, atau mereka yang ingin  tinggal permanen di Makassar.

Adapun, kompetisi pariwisata halal 2016 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata itu dipersiapkan menjaring pelaku industri pariwisata untuk mengikuti World Halal Travel Awards 16 yang akan berlangsung  pada akhir 2016 di Abu Dhabi. Selain dari sektor perhotelan, terdapat pula dua pelaku usaha asal Makassar yang ikut bersaing dalam kompetisi pariwisata halal yakni Kampoeng Popsa serta Gardi Tour, meski bertarung dalam kategori yang berbeda.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Badan Promosi Pariwisata Makassar (BP2M) Andi Ilhamsyah Mattalatta mengatakan dukungan secara massif melalui sosialisasi dukungan ke industri yang masuk dalam nominasi halal tourism juga terus digencarkan, lantara menggunakan skema voting lewat internet. Pihaknya juga sudah meminta tokoh sentral asal Makassar, pelaku usaha terkait serta seluruh elemen untuk berpartisipasi aktif memberikan voting untuk industri Makassar yang ikut dalam kompetisi halal tourism ini. “Pencapaian predikat terbaik dalam ajang tersebut bisa lebih mendorong pergerakan wisatawan ke Makassar terkhusus segmen wisatawan muslim nasional maupun mancanegara, “ ungkap Ilham.

Selain itu, secara keseluruhan, Kota Makassar juga telah masuk dalam nominasi destinasi wisata halal terbaik nasional 2016 bersaing dengan kota lainnya seperti Malang dan Padang. (fau/kemenpar/dbs)

Baca juga:

Inilah Nominasi Peserta Kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016

 

 


Back to Top