Jelang Idul Adha, Masjid Salman Bandung Beri Pelatihan Juru Sembelih Halal

(gomuslim). Pusat Halal Salman Institut Teknologi Bandung bekerja sama dengan Dinas Peternakan Jawa Barat dan Majelis Ulama Indonesia Kota Bandung  menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal di Bandung yang berlangsung sejak akhir tahun lalu. Pelatihan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber seperti drh Arif Hidayat (Kabid Kesmavet Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat), KH Maftuh Kholil (MUI Kodya Bandung), dan drh Akhmad Junaidi (Yayasan Produk Halal Indonesia).

"Kita melihat halal harus secara keseluruhan. Ketika Anda bicara zat, tentu ayam dan sapi adalah halal. Akan tetapi, apakah cara memperoleh dan menyembelihnya dengan cara yang baik dan sesuai kaidah," kata Ketua Pusat Halal Salman ITB Nashir Budiman, seperti dilansir dari siaran pers Masjid Salman ITB.

Nashir mengatakan penyembelihan yang sesuai kaidah mesti dibacakan dengan asma Allah. Ketika dia sudah menjadi daging, harus dikemas dan diangkut dengan cara yang halal juga. Khawatirnya, bisa saja sistem logistik daging bercampur dengan daging babi.

“Atau misalnya, kita lihat di pasar-pasar, ayam disembelih langsung dilempar ke air panas. Lalu, itu ayam mati karena disembelih atau air panas. Jadi kita mesti tahu dari hulu sampai hilirnya," tambahnya.

Dengan pelatihan ini, Pusat Halal Salman ITB ingin menanggulangi masalah yang krusial yaitu cara penyembelihan dan penanganan pasca penyembelihan dan Dinas Peternakan sendiri sudah punya SOP penanganan penyembelihan halal. "Jadi kita akan menyediakan workshopnya supaya para penyembelih mengerti cara menyembelih yang halal dan thayyib," kata Nashir.

Pada acara tersebut juga akan membahas Undang-Undang Rumah Potong Hewan (RPH) menurut sudut pandang pemerintah. Selanjutnya bagaimana pemotongan hewan dan unggas secara syariat Islam, pengenalan pelbagai mazhab yang mengatur tentang penyembelihan sebagai pengetahuan, dan mekanisme yang terjadi di RPH saat ini. Hal ini  sarana edukasi tentang sudah adakah RPH yang halal dan thayyib, serta seperti apa RPH halal itu. kata Nashir, diharapkan pada acara ini akan banyak masukan. Misalnya, ketika masyarakat menemukan ayam tiren dan RPH ilegal, mereka jadi tahu apa yang harus dilakukan.

Menurut dia kelanjutan dari workshop akan dilakukan oleh Dinas Peternakan Jawa Barat yang berencana memberikan beasiswa kepada beberapa juru sembelih untuk dilatih di Sukabumi dan mereka akan mendapatkan praktik secara langsung serta penanganannya. Pelatihan ini memang hanya dibuka untuk 80 orang. Tetapi, akan disediakan modulnya secara gratis bagi yang tidak bisa mengikuti pelatihan ini. Cukup dengan mendatangi langsung Kantor Pusat Halal Salman ITB di Lantai 3, Jalan Ganeca No 7 Kota Bandung atau Masjid Salman ITB.

Selain itu, Ketua Panitia Bandung Adha Fest 2016 Masjid Salman ITB  Bagus Putra mengatakan pelatihan kurban ini merupakan salah satu acara yang masuk ke dalam rangkaian Bandung Adha Fest 2016. Sekarang mahasiswa untuk bagian kurban jarang, kecuali kalau mereka  aktif di Masjid. Ia mengatakan di Indonesia, manajemen kurban pada hari raya Idul Adha dilangsungkan secara mandiri oleh masyarakat dan berbeda dengan Arab Saudi, di mana aparat pemerintah ikut disibukkan dengan prosesi pemotongan hewan kurban.

Di sisi lain, kata dia, tidak semua orang memiliki pengetahuan dan kemampuan mumpuni soal kurban padahal mulai dari pengumpulan hewan sebelum disembelih, sampai distribusi dagingnya harus benar-benar diperhatikan.

"Proses ini tidak boleh berjalan dengan asal, agar tidak berpotensi menimbulkan penyakit. Dan di sisi lain kebutuhan juru sembelih kurban yang handal terus meningkat. Kondisi ini berbanding terbalik dengan jumlah jagal ahli yang tersedia," tambah Bagus.

Menurut dia proses kurban dari tempat pengumpulan hewan sampai distribusi daging di Indonesia masih tidak profesional dan masjid-masjid yang diamanahi sebagai tempat sekaligus pelaksana penyembelihan pun kerap tidak dilengkapi sarana dan prasarana yang mumpuni.

Lebih lanjut, sedikitnya jumlah SDM yang mampu melangsungkan prosesi ini juga menjadi kendala tersendiri. "Harapannya peserta bisa membuka pelatihan di tempat masing-masing," katanya.

Masjid Salman lewat Pusat Halal Salman ITB sendiri telah menunjukkan kepeduliannya lewat pelatihan juru sembelih halal sejak awal tahun lalu. Pelatihan tersebut diselenggarakan bersama Dinas Peternakan Jawa Barat dan Majelis Ulama Indonesia Kota Bandung itu bertujuan untuk menyosialisasikan cara penyembelihan dan penanganan pasca penyembelihan yang halal dan baik. (fau/salman/dbs)


Back to Top