Makin Serius Bidik Konsumen Muslim, Kini Jepang Produksi Bento Halal

(gomuslim). Peningkatan jumlah wisatawan Muslim yang datang ke Jepang membuat negeri bunga sakura ini makin serius mendekati konsumen muslim. Selain dengan produk-produk perjalanan wisata, produk makanan, kosmetik, dan sektor-sektor lain pun dilakukan dengan sertifikat halal. Seperti baru-baru ini, area pelayanan daerah Okazaki, Jepang di Jalur Ekspres Shin Tomei memastikan akan mulai menjual bento atau makanan di dalam kotak, terhitung mulai bulan ini. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi para wisatawan muslim.

Staf Agensi Pariwisata Jepang mengatakan kebanyakan bus wisata untuk menggunakan jalur ekspres, tetapi pihaknya belum pernah mendengar adanya area pelayanan yang menyediakan makanan halal. Penggunakan produk yang dihasilkan petani dan peternak lokal, makanan-makanan tersebut akan disiapkan berdasarkan aturan Islam, yaitu dengan memastikan wisatawan Muslim tidak perlu mengkhawatirkan makanan mereka ketika berlibur di Jepang.

Untuk bento yang disediakan bus-bus wisata akan diproduksi dan dijual oleh Toyotan Honpo Corp., yang adalah anak perusahaan Toyota. Seperti dilansir dari publikasi Japan Times, perusahaan tersebut akan membuka toko mereka di area pelayanan Okazaki. Tempat peristirahatan jalur tersebut adalah lokasi yang strategis tepat di tengah antara Kansai dan Kanto, di mana Toyotan Honpo mengurus kebutuhan makanan khusus kelompok-kelompok turis yang melakukan perjalanan panjang.

Menu-menu yang ditawarkan antara lain chicken teriyaki, gyukakuni atau rebusan daging. Semua menu tersebut dibuat dengan bahan-bahan yang telah mendapatkan sertifikasi halal. Untuk bento halal tersebut, dipatok harga 2,000 yen per porsi, atau sekitar 225 ribu rupiah. Selain itu, sebuah toko bernama Zemmai sudah mulai menjual bento halal. Hal ini tentu saja akan semakin memanjakan wisatawan muslim ketika berada di Jepang. Mereka kini bisa membeli makanan halal sebelum melanjutkan perjalanan ke kota lain dari Stasiun Tokyo JR.

Toko ini beroperasi mulai pukul 6 pagi dan bento halal mulai dijual sejak pukul 10 pagi setiap harinya. Kebab Bento dijual dengan harga 980 yen dan Turkey bento dibanderol 1.100 yen. Jika para wisatawan muslim akan berlibur ke Jepang dalam waktu dekat ini, dan tertarik untuk membeli bento halal di Zemmai yang berlokasi di 106 meter dari pusat Kota Tokyo.

Sejak tiga tahun terakhir, Jepang mulai menggencarkan pariwisata halal untuk memikat lebih banyak pengunjung muslim ke Jepang. Pemerintah Jepang memulai hal itu dengan mempermudah visa bagi para wisatawan muslim, khususnya Malaysia dan Indonesia. Selain itu, pada tahun 2015 lalu, Tokyo ditunjuk menjadi tuan rumah pertemuan Forum Ekonomi Yayasan Dunia Islam dan Aliansi Forum Yayasan yang menyuarakan dukungan bagi pertumbuhan industri makanan halal di Jepang.

Lebih dari itu, banyaknya penduduk asing yang beragama Islam dan juga jumlah muslim Jepang yang terus meningkat adalah adalah alasan lain untuk pertumbuhan sektor ini. Meskipun hanya tumbuh di sebagian kecil dari 126 juta jiwa penduduk Jepang, komunitas muslim di Jepang menjadi salah satu komunitas yang berpengaruh bagi perkembangan ekonomi di negeri sakura tersebut.

Direktur Japan Muslim Association Toshio Endo mengatakan bahwa meskipun tidak ada data kuat untuk fiksasi jumlah umat Islam di negara ini, pihaknya memperkirakan populasi Muslim Jepang sekitar 150.000 orang dan 10 persen dari mereka adalah penduduk asli Jepang. Untuk itu, wisata halal menjadi sangat berkembang di Negara ini. Apalagi sebanyak 70 Masjid tersebar di seluruh Jepang dan kebanyakan berada di Kota ini, serta kota-kota besar lain seperti, Fukuoka, Kyoto, Kobe, Osaka, Nagoya, Sapporo dan Sendai. (fau/japantimes/dbs)


Back to Top